Categories
ditahan DPD RI grabwheels Nasional pelaku Polda Metro Jaya sumatera barat

Akhirnya, Anak Anggota DPD RI Penabrak GrabWheels Dapat Fasilitas Nginap Gratis di Polda Metro Jaya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Akhirnya, setelah hanya dikenakan wajib lapor, polisi resmi melakukan penahanan terhadap pengemudi Toyota Camry penabrak pengguna GrabWheels hingga tewas.
Hal itu dilakukan setelah penyidik melalukan gelar perkara pada Senin (18/11) dan total memeriksa delapan saksi.
Demikian disampaikan Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy Pramono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (18/11/2019).
“Yang bersangkutan (DH) memenuhi melanggar unsur pidana,” ujar Gatot.
Selain menetapkan tersangka terhadap DH, penyidik juga langsung melakukan penahanan.
“Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan,” sambungnya.
Dalam kasus tersebut, DH dijerat Pasal 310 juncto Pasal 311 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Ancaman hukuman di atas lima tahun,” jelasnya.
Untuk diketahui, insiden penabrakan itu terjadi di Jalan Raya depan Pintu 1 Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (10/11).
Saat itu, pelaku menyalip mini bus lewat jalur kiri dan menabrak tiga pengguna GrabWheels.
Menurut keterangan saksi, pelaku saat itu bahkan sempat melarikan diri.

Categories
kampar Nasional Riau sumatera barat surat suara

Heboh Surat Suara Sumatera Barat Tercecer di Bawah Jembatan, Penemunya Misterius

POJOKSATU.id, RIAU – Satu koli surat suara tambahan untuk Sumatera Barat ditemukan di bawah jembatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (14/4/2019).
Sayangnya, tidak diketahui jelas siapa orang yang pertama kali menemukan dan mengangkat surat suara tersebut dari bawah jembatan.
Dikonfirmasi, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan membenarkan temuan itu.
Saat itu, Bawaslu Kampar mendapatkan informasi terkait adanya surat suara yang tercecer.
“Mendapatkan informasi itu, Bawaslu Kampar langsung ke lokasi. Di sana ditemukan satu koli surat suara tambahan untuk Provinsi Sumbar tepatnya Kabupaten Tanah Datar,” katanya, Minggu (14/4) petang.
Surat suara tersebut, lanjutnya, adalah untuk pemilihan anggota DPD RI dan DPR RI Dapil Sumatera Barat 1.
Setibanya di lokasi, masyarakat sudah ramai berkerumun di dekat jembatan.
“Menurut laporan Panwascam Salo bahwa surat suara ini diangkat dari bawah jembatan oleh masyarakat setempat yang saat itu tengah melaksanakan gotong royong,” terangnya.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, surat suara itu kemudian diamankan di Kantor Bawaslu Kampar dan hingga kini belum dibuka.
“Temuan ini juga dikoordinasikan dengan Kapolres Kampar dan Ketua KPU Kampar,” jelasnya.
Sementara itu, hingga kini Bawaslu Kampar belum mengetahui siapa penemu pertama surat suara itu yang bisa dimintai keterangannya.
“Untuk kronologis awal siapa penemu awal masih simpang siur, namun saat ini kami bersama pihak kepolisian terus melakukan pencarian dan menggali informasi,” pungkasnya.
(jpg/ruh/pojoksatu)