Categories
jakarta selatan Nasional papan reklame rubuh Video

Pengendara Tertimpa Papan Reklame Warung Buncit, Ini Videonya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Papan reklame di Jalan Warung Buncit, Pancoran, Jakarta Selatan, ambruk menimpa seorang pengendara, Minggu (1/12/2019) malam.
Berdasarkan informasi, ambruknya papan reklame yang berada tepat di depan Rumah Sakit JMC itu menimpa seorang pengedara motor yang tengah melintas.
Hal itu dibenarkan Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Selatan, Hendra dikutip dari detik.com, Minggu (1/12/2019).
“Informasi dari sana ada korban, ada pengendara yang lewat tertimpa,” kata
Salah seorang sakti mata, Sandi menyebut, pengendara motor dimaksud tidak mengalami luka dan langsung pulang.
“Cuma motornya doang, orangnya nggak apa-apa,” tutur Sandi.
Sementara, Anggota Polsek Pancoran, Aiptu Sarjimin menyatakan, selain motor, papan reklame juga menimpa sebuah mobil.
Akan tetapi, ia juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Korban jiwa nggak (ada). Yang jelas ada korban mobil Innova tertimpa tapi nggak parah, selamat. Motor juga. Satu Kijang Innova,
sudah ke Polsek,” kata dia. kepada wartawan di lokasi.
Saat ini, petugas gabungan langsung melakukan evakuasi papan reklame tersebut.
Berikut videonya:


(ruh/pojoksatu)

Categories
angkasa pura II jakarta selatan Nasional OTT KPK

OTT KPK di Jakarta Selatan, Pejabat Angkasa Pura Ditangkap

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (31/7/2019) tengah malam.
Kali ini, operasi senyap itu dikabarkan menangkap sejumlah orang dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Informasi yang beredar, mereka yang ditangkap adalah lima orang Direksi PT Angkasa Pura II.
Selain itu, OTT KPK juga menangkap pihak dari PT INTI, serta pegawai dari masing-masing BUMN terkait.
Selain menangkap sejumlah orang, tim penindakan lembaga antirasuah tersebut juga mengamankan sejumlah barang bukti.
Diantaranya, uang tunai dalam pecahan dolar Singapura yang ditaksir setara Rp1 miliar.
OTT KPK itu sendiri akhirnya dibenarkan Komisioner KPK, Basaria Pandjaitan saat dikonfirmasi, Kamis (1/8) dini hari tadi.
“KPK mengkonfirmasi adanya kegiatan tangkap tangan yang dilakukan malam ini di daerah Jakarta Selatan,” ujarnya.
Basaria menyatakan, operasi senyap itu dilakukan berdasarkan adanya laporan masyarakat.
“Kami telusuri dan cek kondisi lapangan, ditemukan bukti-bukti awal bahwa telah terjadi transaksi antara dua pihak dari BUMN,” terangnya.
Ia menjelaskan, operasi tersebut dilakukan setelah terjadi penyerahan uang tunai terkait sebuah proyek.
“Diduga telah terjadi penyerahan uang untuk salah satu Direksi di PT. Angkasa Pura II terkait dengan proyek yang dikerjakan oleh PT. INTI,” katanya.
Ia menambahkan, sebagian pihak yang diamankan itu saat ini sudah berada di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sedangkan status hukum mereka yang telah diamankan akan ditentukan sampai dengan 24 jam ke depan.
“Sesuai dengan Hukum Acara yang berlaku, maka KPK akan memaksimalkan waktu 24 jam ini sebelum menentukan status hukum perkara dan pihak-pihak yang diamankan tersebut,” jelasnya.
Sayangnya, Basaria tak memberikan penjelasan rinci terkait proyek apa yang mendasari OTT KPK itu.
“Informasi lebih lengkap akan disampaikan besok melalui konferensi pers secara resmi di KPK,” tutupnya.
(ruh/pojoksatu)

Categories
jakarta selatan jambret korban pejambretan Nasional

10 Kali Lakukan Penjambretan, Polisi Tembak Mati Pelaku

POJOKSATU.id, JAKARTA- Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya melakukan tindak tegas tehadap pelaku jambret berinisial MSA yang beraksi di depan Wisma Tugu 66, Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Pelaku jambret ini, menyebabkan seorang mahasiswi berinisial RN (22) tewas beberapa waktu lalu.
“Kita tindak tegas karena sempat melakukan perlawanan terhadap petugas,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (8/4).
Menurut Argo, kala itu pelaku sempat ditanyakan oleh petugas, tempat mana saja yang telah pelaku satroni untuk menjambret.
Pasalnya, pelaku diketahui sudah beraksi di 10 lokasi berbeda yang ada di kawasan Jakarta.
“Pelaku ini sempat kita larikan ke rumah sakit. Tapi di tengah jalan sudah meninggal,” tutur Argo.
Sebelumnya, seorang mahasiswa bernama Ria Nurhayati (22) dan mahasiswa merangkap sebagai driver ojol Ajeng Hendrarthi menjadi korban penjambretan di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Korban atas nama Ria, meninggal dunia setelah terjatuh dari kendaraannya. Begitu juga dengan satu pelaku jambret yang berinisial HZ juga tewas terjatuh dari motornya.
(fir/pojoksatu)