Categories
istri pelaut Marita Sani Nasional PT Pelni

Emak-emak Bongkar Korupsi di Pelni, Ngaku Punya 1.000 Bukti

POJOKSATU.id, GRESIK – Video emak-emak diduga istri pelaut marah-marah di dalam mobil sambil membongkar borok para perwiara di PT Pelni, viral di media sosial.
Emak-emak itu diketahui bernama Marita Sani (38). Ia membongkar dugaan korupsi yang melibatkan para perwira di PT Pelni.
Dalam video berdurasi 3 menit 47 detik yang direkam di dalam mobil, Marita menyebut semua perwira di PT Pelni korupsi.
Karena itu, warga Perum Graha Bunder Asri (GBA), Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu meminta kepada para istri perwira dan bintara di PT Pelni agar tidak banyak bergaya.
“Saya cuma mau bilang, buat istri-istri pelaut, perwira, bintara di Pelni, saya cuma mau bilang satu hal, jangan kebanyakan gaya. Kenapa? karena saya tahu betul gitu lho. Gaji suami kalian berapa. Kalian bergaya dengan uang yang seharusnya tidak menjadi milik kalian,” ucap Marita.
Marita mengaku tahu betul permainan para perwira dan bintara di kapal Pelni. Ia mengingatkan kepada para istri pelaut untuk tidak sombong dan berpikir dengan otak. Ia mengaku tahu semua borok para perwira dan bintara di Pelni.
“Saya punya bukti, 1.000 bukti untuk membuktikan korupsi semua di Pelni. Saya tahu,” tuturnya sambil terus menyetir mobil.
“Jadi kalo istri-istri perwira mau gaya, mau sombong, mikir ya. Apalagi mau gaya di depan gue, gue sikat lu. Karena saya tau semua, kelakuan orang Pelni semua saya tahu. Dan saya tidak asal ngomong, saya punya bukti,” bebernya.
Marita Sani
Marita mengklaim memiliki bukti semua pelanggaran kapal Pelni, dari mulai kapal kecil sampai kapal besar.
“Jadi istri pelaut, istri perwira, bintara gak usah banyak gaya. Gak usah songong, gak usah banyak ngatur,” katanya.
“Di kapal juga gak usah berlagak kayak istri jenderal yang seolah-olah dia pemilik Pelni. Kalian bukan siapa-siapa di Pelni, suami kalian pegawai di Pelni,” tegasnya.
Berikut ini video Marita membongar borok perwira dan bintara di PT Pelni:

(one/pojoksatu)