Categories
hubungan sedarah incest Lampung Nasional

Genjot Kakak, Kambing dan Sapi, Si Bungsu Malah Cengengesan Diperiksa Polisi

POJOKSATU.id, LAMPUNG – Kelakuan YG membuat polisi geleng-geleng kepala. Remaja 15 tahun ini tampak santai dan cengengesan saat diperiksa terkait kasus pemerkosaan kakak kandungnya, AG (18).
YG ditetapkan sebagai tersangka lantaran menggenjot AG sebanyak 60 kali dalm setahun. AG melakukan incest alias hubungan sedarah dengan kakaknya sejak awal 2018 hingga 2019.
Selain menyetubuhi kakak kandung, warga Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, ini juga pernah genjot kambing dan sapi tetangganya.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila menduga para pelaku YG mengalami kelainan. Saat diperiksa, YG tak menampakkan rasa malu atu pun menyesal.
“Dia sempat meniduri kambing dan sapi milik tetangga. Kenapa kita bilang agak kelainan, karena tidak ada rasa penyesalan. Hanya senyum cengengesan, nggak ada muka menyesal atau merasa malu, merasa berdosa, santai aja,” ucap Ipda Primadona.
Selain YG, kakak laki-lakinya SA (23) dan ayahnya JM (45) juga melakukan incest alias hubungan sedarah dengan AG.
YG memperkosa AG sebanyak 60 kali, sementara SA melakukannya 120 kali dan ayahnya JM melakukan lima kali. Perbuatan biadab itu dilakukan selam satuhun terakhir.
Dikatakan Ipda Primadona, ketiga pelaku saling mengetahui satu sama lain saat memperkosa korban. YG dan SA pernah melihat ayahnya JM memperkosa AG. Begitupun sebaliknya, JM juga pernah melihat anaknya memperkosa korban. Namun, JM tidak melarang, bahkan terkesan dibiarkan.
“Bapaknya tahu anak-anaknya itu menyetubuhi anak kandungnya tapi dibiarkan saja. Saling tahu tapi dibiarkan. Waktu itu adiknya yang bungsu (YG) ini melihat kalau saudara perempuannya ditiduri bapaknya, dibiarin. Jadi saling tahu mereka ini,” pungkasnya.
Skandal incest atau hubungan sedarah ini terkuak berkat kepedulian tetangga korban yang juga Satgas Merah Putih Perlindungan Perempuan dan Anak, Tarseno (51).
Tarseno curiga melihat ketidakwajaran bentuk tubuh korban AG yang tampak semakin kurus sejak tinggal bersama ayah dan saudaranya sejak 2018 lalu.
Kejadian ini bermula pada awal tahun 2018. Saat itu ibu korban yang berdomisili di Pekon Teba Bunuk, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus meninggal dunia.
Korban kemudian dibawa ayahnya ke Pekon Panggung Rejo Sukoharjo. Dari situlah kelakuan bejat para tersangka dimulai.
Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 81 ayat 3 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancamn hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.
“Ancaman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun ditambah 1/3 dari ancaman maksimal sebab dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan darah,” ucap Ipda Primadona.
Selain itu, pelaku juga juga dijerat Pasal 46 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun.
Pelaku juga disangka melanggar Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.
(hms/rmol/pojoksatu)

Categories
hubungan sedarah incest Lampung Nasional

Pemerkosa Sapi dan Kambing Jadi Tersangka Bersama Kakak dan Ayahnya

POJOKSATU.id, LAMPUNG – YG (15), pemerkosa sapi dan kambing tetangganya di Lampung ditetapkan sebagai tersangka bersama kakaknya, SA (23) dan ayahnya JM (45).
Namun YG jadi tersangka bukan karena kasus pemerkosaan sapi dan kambing tetangganya. Ia menjadi tersangka karena memperkosa kakak kandungnya sendiri, AG (18).
SA dan JM juga ikut mempekosa AG berulang kali. Karena itu, ketiganya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mengatakan, JM bersama dua anaknya telah ditahan.
YG diketahui memperkosa AG sebanyak 60 kali, sementara SA melakukannya 120 kali dan ayahnya JM melakukan lima kali. Perbuatan biadab itu dilakukan selam satuhun terakhir.
Perbuatan biadab itu dilakukan di rumah mereka di Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.
“Sudah, ketiganya sudah jadi tersangka. Korban merupakan penyandang disabilitas atau ada keterbelakangan mental,” ucap AKP Edi Qorinas, Sabtu (23/2/2019).
Para pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 81 ayat 3 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancamn hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.
Selain itu, pelaku juga juga dijerat Pasal 46 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun.
Pelaku juga disangka melanggar Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila menduga para pelaku mengalami kelaian, terutama YG. Saat diperiksa, pelaku YG tampak santai dan nyeleneh.
Menurut Ipda Primadona, saat ditanya, tidak ada penyesalan yang terlontar dari mulut YG. Padahal di mengku pernah memperkosa sapi dan kambing tetangganya.
“Dia sempat meniduri kambing dan sapi milik tetangga. Kenapa kita bilang agak kelainan, karena tidak ada rasa penyesalan. Hanya senyum cengengesan, nggak ada muka menyesal atau merasa malu, merasa berdosa, santai aja,” ucap Ipda Primadona.
Dikatakan Ipda Primadona, ketiga pelaku saling mengetahui satu sama lain saat memperkosa korban. YG dan SA pernah melihat ayahnya JM memperkosa AG. Begitupun sebaliknya, JM juga pernah melihat anaknya memperkosa korban. Namun, JM tidak melarang, bahkan terkesan dibiarkan.
“Bapaknya tahu anak-anaknya itu menyetubuhi anak kandungnya tapi dibiarkan saja. Saling tahu tapi dibiarkan. Waktu itu adiknya yang bungsu (YG) ini melihat kalau saudara perempuannya ditiduri bapaknya, dibiarin. Jadi saling tahu mereka ini,” pungkasnya.
(one/pojoksatu)

Categories
abg lampung hubungan sedarah incest Nasional

Pemerkosa Sapi dan Kambing Tak Menyesal Genjot Kakak Kandung 60 Kali

POJOKSATU.id, LAMPUNG – Remaja Lampung berinisial YG (15) diduga memiliki kelainan. Selain memperkosa sapi dan kambing tetangga, YG juga melakukan incest alias hubungan sedarah dengan kakak kandungnya sendiri, AG (18).
Saat diperiksa polisi, YG tampak santai. Ia tidak malu maupun terbebani meski memperkosa sapi, kambing, dan kakak kandungnya sebanyak 60 kali.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila mengatakan, YG tampak nyeleneh saat diperiksa.
Menurut Ipda Primadona, YG terlihat santai saat diperiksa. Saat ditanya, tidak ada penyesalan yang terlontar dari mulutnya, meski telah berulang kali memperkosa kakak kandung sendiri.
“Dia sempat meniduri kambing dan sapi milik tetangga. Kenapa kita bilang agak kelainan, karena tidak ada rasa penyesalan. Hanya senyum cengengesan, nggak ada muka menyesal atau merasa malu, merasa berdosa, santai aja,” ucap Ipda Primadona, Sabtu (23/2/2019).
Polisi berencana memanggil psikolog untuk memeriksa YG beserta kakaknya, SA (23) dan ayahnya, JM (45). Pasalnya, satu keluarga ini tega melakukan incest alias hubungan sedarah dengan AG selama setahun terakhir.
YG memperkosa AG selama 60 kali, sementara SA melakukannya 120 kali dan ayahnya JM melakukan lima kali.
Bahkan, ketiga pelaku saling mengetahui satu sama lain. YG dan SA pernah melihat ayahnya JM memperkosa AG. Begitupun JM, pernah melihat anaknya memperkosa korban. Namun, tindakan itu dibiarkan saja tanpa ada larangan.
“Bapaknya tahu anak-anaknya itu menyetubuhi anak kandungnya tapi dibiarkan saja. Saling tahu tapi dibiarkan. Waktu itu adiknya yang bungsu ini melihat kalau saudara perempuannya ditiduri bapaknya, dibiarin. Jadi saling tahu mereka ini,” tambah Ipda Primadona, sebagaimana dilansir detik.com, Sabtu (23/2/2019).
Kelakuan biadab satu keluarga ini membuat para tetangganya di Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, geleng-geleng kepala.
Bahkan polisi yang menangani perkara tersebut ikut terheran-heran. Polisi menduga keluarga ini memiliki kelainan seksual.
“Keluarga ini ada kelainan sepertinya karena adiknya ada pengakuan bahwa dia pernah berhubungan juga dengan binatang, kambing, sapi,” ucap Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas.
Menurut AKP Edi, berdasarkan pengakuan pelaku SA dan YG, keduanya sering nonton film porno lewat HP. Hal itulah yang membuat kakak beradik ini berhasrat melampiaskan birahinya kepada AG.
Sedangkan ayahnya, JM, ikut melampiaskan nafsu syahwatnya karena melihat kondisi AG yang mengalami kekurangan.
“Ketidakberdayaan itu motif ayah kandung korban melakukan persetubuhan itu,” tambah AKP Edi Qorinas.
(one/pojoksatu)

Categories
abg lampung hubungan sedarah incest Lampung Nasional

Remaja Lampung Kawini Sapi dan Kambing sebelum Perkosa Kakak 60 Kali

POJOKSATU.id, LAMPUNG – Remaja Lampung berinisial YG (15) mengaku pernah bersetubuh dengan kambing dan sapi sebelum melampiaskan birahinya kepada kakak kandungnya sendiri AG (18).
Selama satu tahun terakhir, remaja Lampung ini genjot kakaknya sebanyak 60 kali. Ia melakukan incest alias hubungan sedarah dengan kakak kandungnya karena terpengaruh video porno yang sering dia tonton di HP.
Selain YG, kakak laki-lakinya, SA (23) dan ayah kandungnya, JM (44) juga ikut memperkosa AG. JM memerkosa AG lima kali. Sedangkan SA melakukannya 120 kali dan YG (15) 60 kali.
Kelakuan biadab satu keluarga ini membuat para tetangganya di Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, geleng-geleng kepala.
Bahkan polisi yang menangani perkara tersebut ikut terheran-heran. Polisi menduga keluarga ini memiliki kelainan seksual.
“Keluarga ini ada kelainan sepertinya karena adiknya ada pengakuan bahwa dia pernah berhubungan juga dengan binatang, kambing, sapi,” ucap Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, Sabtu (23/2/2019).
Tiga pemerkosa ABG Lampung berinisial AG ditangkap.
Menurut AKP Edi, berdasarkan pengakuan pelaku SA dan YG, keduanya sering nonton film porno lewat HP. Hal itulah yang membuat kakak beradik ini berhasrat melampiaskan birahinya kepada AG.
Sedangkan ayahnya, JM, ikut melampiaskan nafsu syahwatnya karena melihat kondisi AG yang mengalami kekurangan.
“Ketidakberdayaan itu motif ayah kandung korban melakukan persetubuhan itu,” tambah AKP Edi Qorinas.
Dikatakan Edi, pihaknya akan memanggil psikolog dan pemerhati untuk memeriksa kondisi kejiwaan para pelaku.
Menurutnya, para tersangka sudah menyetubuhi korban berulang kali sejak 2018. Korban tidak kuasa melawan karena takut dan mengalami keterbelakangan mental.
“Kakaknya itu sudah menyetubuhi 120 kali dalam setahun, adiknya 60 kali. Kalau bapaknya (JM) sudah berulang kali,” tambahnya.
JM dan dua anaknya ditangkap polisi karena melakukan hubungan sedarah dengan AG
Skandal incest atau hubungan sedarah ini terkuak berkat kepedulian tetangga korban selaku Satgas Merah Putih Perlindungan Perempuan dan Anak, Tarseno (51).
Tarseno curiga melihat ketidakwajaran bentuk tubuh korban AG yang tampak semakin kurus sejak tinggal bersama ayah dan saudaranya sejak 2018 lalu.
Kejadian ini bermula pada awal tahun 2018. Saat itu ibu korban yang berdomisili di Pekon Teba Bunuk, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus meninggal dunia.
Korban kemudian dibawa ayahnya ke Pekon Panggung Rejo Sukoharjo. Dari situlah kelakuan bejat para tersangka dimulai.
Atas perbuatan itu, ketiga tersangka dijerat Pasal 81 ayat 3 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
“Ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun ditambah 1/3 dari ancaman maksimal sebab dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan darah,” ucap Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila.
(hms/rmol/pojoksatu)

Categories
abg lampung hubungan sedarah incest Lampung Nasional

Cewek Lampung Diperkosa Ayah, Kakak dan Adik Sejak Ibu Kandung Meninggal

POJOKSATU.id, LAMPUNG – Kasus pemerkosaan cewek Lampung menggegerkan publik. Remaja putri berinisial AG (18) itu diperkosa oleh ayah, kakak, dan adik kandungnya sendiri sebanyak 185 kali selama satu tahun terakhir.
Hasil gelar perkara yang dilakukan kepolisian, diketahui para pelaku menggenjot AG karena pengaruh video porno dari handphone.
Selama setahun ini, sang ayah JM (44) memerkosa anak kandungnya, AG sebanyak 5 kali. Sedangkan kakak korban, SA (23, melakukannya 120 kali dan adiknya YG (15) 60 kali.
Para tersangka melakukan persetubuhan di dalam rumahnya di Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo.
SA menuturkan bahwa ia dan adiknya sering nonton film porno lewat handphone. Hal itulah yang membuat keduanya berhasrat melakukan incest alias hubungan sedarah dengan AG.
“Sering nonton film di HP jadi praktek sama adik saya itu,” ucapnya.
Sedangkan ayahnya, JM, ikut melampiaskan birahinya karena melihat kondisi AG mengalami kekurangan.
“Ketidakberdayaan itu motif ayah kandung korban melakukan persetubuhan itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, Sabtu (23/2/2019).
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila menambahkan, pihaknya menerima pelimpahan pelaku persetubuhan dalam keluarga berikut barang bukti pada Jumat (23/2/19) kemarin.
BACA: Gila! ABG Lampung Digenjot Ayah, Kakak dan Adik 185 Kali Setahun
Skandal incest ini terkuak berkat tetangga korban selaku Satgas Merah Putih Perlindungan Perempuan dan Anak yang melihat ketidakwajaran bentuk tubuh korban, dimana sebelumnya berbadan gemuk dan saat ini badannya kurus.
Kejadian ini bermula pada awal tahun 2018. Saat itu ibu korban yang berdomisili di Pekon Teba Bunuk, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus meninggal dunia.
Korban dibawa ayahnya ke Pekon Panggung Rejo Sukoharjo. Dari situlah kelakuan bejat para tersangka dimulai.
Atas perbuatan itu, ketiga tersangka dijerat Pasal 81 ayat 3 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.
“Ancaman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun ditambah 1/3 dari ancaman maksimal sebab dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan darah,” pungkasnya.
(hms/rmol/pojoksatu)

Categories
abg lampung Berita Pemerkosaan hubungan sedarah incest Lampung Nasional

Gila! ABG Lampung Digenjot Ayah, Kakak dan Adik 185 Kali Setahun

POJOKSATU.id, LAMPUNG – Anak baru gede atau ABG Lampung berinisial AG (18), diperkosa setiap hari oleh ayah, kakak, dan adiknya selama setahun terakhir. ABG Lampung itu digenjot banyak 185 kali selama setahun.
Kasus incest alias hubungan sedarah itu terjadi Pekon Pangungrejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.
Skandal ini terkuak ketika psikolog Satgas Merah Putih Perlindungan Anak Pekon Panggungrejo, Tarseno (51), curiga melihat AG yang tampak semakin kurus sejak tinggal bersama ayah dan saudaranya sejak setahun lalu.
“Korban menceritakan bahwa hidupnya sangat tertekan,” kata Tarseno.
Kepada Tarseno, ABG Lampung itu menceritakan secara gamblang perlakukan tidak senonoh ayah, kakak, dan adiknya kepada dirinya.
Tarseno lantas melaporkan kasus itu ke polisi. Petugas kepolisian kemudian meringkus ketiga terduga pelaku incest atau hubungan sedarah tersebut di rumah mereka.
Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto melalui Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, menjelaskan para terduga pelaku adalah ayah kandung korban berinisial M (45), kakak berinisial SA (24), dan adik berinisial YF (15).
Menurutnya, terduga pelaku bergantian menggenjot korban setidaknya lima kali dalam sehari. Hal itu berulang hampir setiap hari selama setahun terakhir.
Tiga pemerkosa ABG Lampung berinisial GA ditangkap.
AKP Edi Qorinas mengungkapkan sang kakak telah menyetubuhi adiknya sampai 120 kali dalam setahun, sedangkan adiknya 60 kali. Ayahnya pun melakukan perbuatan biadab itu 5 kali.
Dengan demikian, korban AG telah melayani birahi ayah, kakak, dan adiknya sebanyak 185 kali selama setahun terakhir.
Tarseno mengungkapkan, korban awalnya tinggal bersama ibunya sejak usia tiga tahun lantaran cerai. Dari empat bersaudara, hanya AG yang dibawa ibunya.
Setelah ibunya meninggal, korban diasuh neneknya, yaitu ibu dari ibu korban, yang tinggal di Tanggamus.
Ayah kandungnya, M lalu menjemput korban untuk tinggal bersamanya di Sukoharjo, Pringsewu.
Setelah 17 hari tinggal bersama ayah kandungnya, M memperkosa darah dagingnya sendiri. Kakak dan adiknya juga ikut memerkosa GA.
(hms/rmol/pojoksatu)