Categories
Gempa Donggala gempa palu Jokowi Nasional

Jokowi ke Sulteng Lagi Pagi Ini, Tinjau Pengungsian Korban Gempa Bareng Zulhas dan Bamsoet

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo bakal kembali melakukan kunjungan ke daerah terdampak gempa disertai tsunami di Sulawesi Tengah.
Berdasarkan informasi, Presiden Joko Widodo akan meninjau langsung lokasi pos pengungsian korban. Jokowi Dijadwalkan tiba pukul 09.00 WITA.
Bersama dengan kunjungan Jokowi, tiga pimpinan parlemen pun akan meninjau lokasi bencana. Ketiganya adalah Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan; Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo dan Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang.
Presiden Joko Widodo sebelumnya meninjau lokasi gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). Presiden tiba pukul 13.00 WITA.
Sehari sebelumnya, Sabtu (29/9), Menko Polhukam Wiranto, Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian telah berada di Palu.
(jto/rmol/pojokstu)

Categories
Gempa Donggala gempa palu Nasional

Nasdem Usul Gaji DPR Bulan Oktober Disumbangkan buat Gempa Palu dan NTB, Setuju?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Fraksi Partai Nasdem di DPR mengusulkan agar seluruh wakil rakyat di Parlemen menyumbangkan gaji bulanan untuk membantu korban bencana alam di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat.
Demikian disampaikan Anggota Fraksi Nasdem, Akbar Faizal saat menyampaikan intrupsi saat Sidang Paripurna DPR.
“Saya usul agar gaji kita di Oktober disumbangkan saja ke Palu dan NTB,” ujar Akbar di Ruang Paripurna II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/10).
Akbar mengatakan, dengan mendonasikan gaji maka sudah ada aksi nyata dari wakil rakyat bagi korban.
Menurutnya, hal itu lebih baik dari pada banyak mendramatisir dengan komentar.
“Jika ini dianggap pencitraan biarkan saja itu apa adanya,” tegas Akbar.
(rus/rmol/pojoksaatu)

Categories
Gempa Donggala gempa palu Nasional

Pernyataan Ketum PPP Diprotes Lantaran Minta Aturan Bandara di Palu Jangan Diperketat

POJOKSATU.id, JAKARTA – Slot penerbangan ke Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, wajar saja diatur karena keterbatasan infrastruktur dan kondisi bandara.
“Jangan diperkeruh suasana dengan komentar-komentar yang tak pada tempatnya soal situasi bandara dan penerbangan di Palu. Walau kondisi darurat ada aturan harus diperhatikan terutama dari aspek keselamatan,” tegas pengamat penerbangan Alvin Lie, Selasa (2/10/2018).
Menurutnya, sesuatu yang salah kaprah jika ada pernyataan otoritas bandara di Palu menolak sebuah pesawat yang membawa bantuan luar negeri.
“Bukan menolak. Itu hanya diatur saja kan sekarang ini kondisi darurat, sehingga fasilitas kurang mendukung. Makanya kedatangan dan keberangkatan pesawat diatur sedemikian rupa, sekalipun pesawat yang datang akan mendrop bantuan logistik,” jelas anggota DPR dua periode dari Fraksi Partai Amanat Nasional ini.
Ia sepakat pengaturan slot harus diberlakukan mengingat runway menjadi pendek dan apron terbatas. Justru lanjut dia, kalau tidak diatur malah akan membahayakan keselamatan.
“Pihak berwenang dalam hal ini pengelola bandara baik Ditjen Perhubungan Udara melalui Otoritas bandara sudah memiliki protap khusus. Untuk kondisi kayak begini, sudah ada standar operasionalnya. Jadi yang tidak tahu jangan ikut mengomentari,” kata dia, menekankan.
Lebih jauh Alvie mengatakan, mekanisme penyaluran bantuan asing juga pasti sudah diatur oleh BNPB. “Soal bantuan logistik, itu sudah diatur. Kita serahkan saja kepada yang kompeten,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy berharap jalur birokrasi di tingkat bawah tidak kaku dalam menangani penyaluran bantuan di lokasi bencana gempa dan tsunami Palu, apalagi kondisi saat ini sangat darurat.
“Koordinasi sangat perlu dimudahkan, karena menengok situasi penduduk di sana dari berbagai televisi nasional dalam kondisi yang sangat membutuhkan. Sementara bantuan dari mana-mana masih butuh waktu,” kata Romi, dalam keterangan tertulis, Senin (1/10)
Romi, misalnya, menyayangkan adanya bantuan asing melalui pesawat yang ditolak mendarat. Padahal, menurutnya, Presiden Joko Widodo telah membuka diri kedatangan SAR asing yang berpengalaman dari dari sisi kemampuan ataupun peralatan teknis.
Pemerintah sendiri telah mengeluarkan Flight Clearance bagi dua pesawat asing ke Palu pada 1 Okotber 2018 untuk membawa bantuan.
(wid/rmol/pojoksatu)

Categories
Gempa Donggala gempa palu gempa sulteng Nasional Sulsel

Video Detik-detik Tim Basarnas Evakuasi Atlet Paralayang di Hotel Roa-roa Palu

POJOKSULSEL.com, PALU – Tim Basarnas menemukan mayat atlet paralayang di gedung reruntuhan Hotel Roa-roa Palu, Sulteng.
Korban diketahui bernama Ardi Kurniawan asal Jawa Timur.
Humas Basarnas Makassar mengatakan, korban tersebut dievakuasi dari reruntuhan hotel Roa-roa, Palu, siang ini.
“Korban di hotel roa-roa bernama Ardi Kurniawan atlet paralayang asal Jawa Timur,” kata Dewi Selasa (2/10).
Selain Hotel Roa-roa, Basarnas juga melakukan pencarian Balaroa, Petobo, mamboro,Pantai Talise, Pantoloan, Donggala dan Sigi. (herman kambuna/pojoksulsel)
Berikut video Basarnas saat mengekuasi atlet paralayang di Hotel Roa-roa Palu:

Categories
Gempa Donggala gempa palu Jokowi Nasional

Agak Aneh Jokowi Gak Mau Tetapkan Bencana Nasional, tapi Bantuan Asing Diterima Hanya Gara-gara…

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sikap pemerintah yang tidak menetapkan status bencana nasional gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) disesalkan. Padahal, pihak Istana sudah menyatakan menerima bantuan internasional untuk penanganan bencana itu.
“Penetapan status bencana nasional harus dilakukan jika pemerintah hendak meminta bantuan internasional. Agak aneh, dana asing dibuka tapi tidak ada pernyataan bencana nasional,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Sodik Mudjahid, Senin (1/10/2018).
Sodik menduga, tidak adanya penetapan status bencana nasional di Sulteng seperti halnya di Lombok, karena pemerintah khawatir hal itu mempengaruhi kunjungan wisatawan manca negara ke Indonesia.
“Sejak bencana di Lombok, kami mendorong menjadi bencana nasional. Ada argumen yang lemah (dari pemerintah), takut nanti wisata,” keluhnya.
Sodik yakin, bencana nasional nasional tidak akan mempengaruhi kunjungan wisata. Buktinya, di Bali, meski pemerintah pernah menetapkan status siaga saat peristiwa bom atau letusan Gunung Agung, kunjungan wisatawan tetap ada.
“Jadi, tidak masuk akal ketika menetapkan bencana nasional akibat kekhawatiran turis-turis,” pungkasnya.

(lov/rmol/pojoksatu)

Categories
Gempa Donggala Kriminal MAKASSAR Sulsel

Donggala Kembali Diguncang Gempa 5,3 SR Pagi Ini

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Tidak hanya Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diguncang gempa bumi pada Selasa (2/10/2018) pagi ini.
Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) juga terjadi gempa berkekuatan 5,3 SR. Gempa bumi di Donggala berlokasi di 0,57 Lintan Selatan, 119,87 Bujur Timur atau pada jarak 16 km bagian Tenggara Kabupaten Donggala.
Gempa bumi yang terjadi pada pukul 06.46 WIB ini terjadi di kedalaman 10 km.
Sementara, dua kali gempa yang terjadi di Sumba Timur berada pada lokasi yang sama yakni di laut Barat Dara Sumba Timur pada jarak 66 km dengan kedalaman 10 km. Dikutip laman @infoBMKG, gempa pertama terjadi pada pukul 06.12 WIB dengaan kekuatan 5,2 SR.
Pada pukul 06.59 WIB, Gempa dengan kekuatan 6,2 SR kembali mengguncang Sumba Timur. Getaran gempa bumi di Sumba Timur ini dirasakan di wilayah Waingapu dan Tambolaka.
Gempa bumi  di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sumba Timur tidak berpotensi tsunami.
(muh fadly/pojoksulsel)

Categories
Gempa Donggala gempa palu Nasional

Seharusnya Pemerintah Batalkan Pertemuan IMF di Bali, Duitnya buat Korban Gempa, Eh Malah…

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB) menggelontorkan dana triliunan rupiah dari APBN, harus dibatalkan. Sebab Indonesia sedang dilanda duka di tengah beberapa wilayah Indonesia mengalami musibah gempa, bahkan tsunami.
Pertemuan tersebut segera digelar pada pekan depan, adapun rincian biaya adalah akomodasi yang mencapai Rp569,9 miliar; diikuti makanan dan minuman sebesar Rp190,5 miliar; transportasi sejumlah Rp36,1 miliar; hiburan sebesar Rp57 miliar; dan suvenir senilai Rp90,2 miliar.
“Seharusnya pemerintah membatalkan pertemuan WB-IMF di Bali, karena dana untuk pertemuan yang hanya berlangsung dari 8 sampai 14 Oktober 2018 itu menelan biaya yang terlampau fantastis,” tegas Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto dilansir rmol, Selasa (2/10/2018).
Pasalnya, menurut Andri, lebih elok jika dana triliunan rupiah itu dipakai untuk membantu korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Tengah (Sulteng).
“Malu kita bila harus ‘ngemis’ bantuan dengan negara lain. Apa juga urgensinya pertemuan dengan para lintah darat itu,” pungkas aktivis mahasiswa tahun 1998 ini.
(jto/rmol/pojoksatu)

Categories
Gempa Donggala gempa palu Nasional

Daftar Atlet Asian Games yang Hilang di Palu Terkena Gempa, Ini Mereka yang Selamat

POJOKSATU.id, PALU – Sebanyak lima WNA masih dinyatakan hilang di Palu. Seorang di antaranya, atlet Paralayang asal Korea Selatan, diyakini tertimbun reruntuhan sebuah hotel. BNPB masih mencari keberadaanya.
Sebanyak 66 warga asing yang terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala dinyatakan berada dalam kondisi aman.
Namun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih mencari lima warga negara asing yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Dari kelima WNA tersebut, tiga di antaranya berasal dari Perancis, satu asal Malaysia dan seorang warga negara Korea Selatan yang diduga ikut tertimbun reruntuhan hotel Roa Roa di Palu.
Seperti dilaporkan Tribunnews, warga Korsel tersebut bernama Dongjin Lee dan berprofesi sebagai atlet paralayang. Dia dinyatakan hilang bersama 6 atlet paralayang Indonesia saat gempa berkekuatan 7,4 skala richter yang disertai Tsunami menggoyang Palu dan merobohkan hotel tempat mereka menginap, Jumat (28/9).
Adapun atlet Indonesia yang ikut menghilang adalah Reza Kambey, Ardi Kurniawan, Fahmi Malang, Glen Mononutu, Franky Kowas, dan Petra. Reza Kambey dan Ardi Kurniawan adalah dua atlet yang ikut dalam Asian Games 2018.
Kepala BNPB, Sutopo Purwo Nugroho memaparkan sebanyak delapan tim SAR sudah dikerahkan di Hotel Roa-roa yang roboh. Menurut perkiraan BNPB, masih ada 50 sampai 60 orang yang masih tertimbun di sana.
“Yang pertama di Hotel Roa-roa, Mal Ramayana, Restoran Dunia Baru, Pantai Talise, Perumahan Balaroa, dan pencarian di setiap puing-puing bangunan yang hancur,” jelasnya seperti dilansir Detikcom, Minggu (30/9).
Menurutnya segala sesuatu yang berkaitan dengan warga asing nantinya akan diurus oleh Kementerian Luar Negeri. Pada saat terjadinya gempa, Sutopo mengatakan terdapat 144 warga asing di Palu.
Namun berbeda dengan bencana Lombok, Kemenlu belum akan membuka layanan telepon khusus untuk warga asing yang terdampak gempa di Sulawesi.
Dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (1/10), Sutopo memastikan pihaknya diberi tugas mengkoordinasikan penyaluran bantuan dari luar negeri, antara lain berupa perlengkapan berat untuk membangun landasan pacu, tenda pengungsi, perangkat pengolahan air bersih, rumah sakit darurat dan tenaga medis.
Ia mengklaim sejauh ini sudah ada 10 negara yang menyampaikan tawaran bantuan. Hingga berita ini diturunkan jumlah korban telah mencapai 832 orang.
BNPB meyakinin jumlah korban jiwa akan terus bertambah, seiring dengan kedatangan alat-alat berat untuk mencari korban di balik reruntuhan bangunan.
Melalui akun Twitternya Sutopo, mengatakan hari ini (1/10) sejumlah pesawat Hercules milik TNI AU telah diterbangkan membawa genset dan perlengkapan teknis untuk memulihkan pasokan listrik di kawasan bencana.
(rzn/jpc/pojoksatu)

Categories
Berita Nasional Gempa Donggala Nasional tsunami palu

Pengungsi Tsunami Teriak Kelaparan dan Kedinginan, Puluhan Titik Belum Tersentuh

POJOKSATU.id – Hari ke empat pascagempa dan tsunami menghantam Sulawesi Tengah, yang terpusat di Kota Palu dan Donggala banyak pengungsi mengaku kelaparan.
Hal itu diketahui setelah jaringan seluler di lokasi bencana mulai pulih. Dalam grup media sosial facebook Info Kota Palu, puluhan orang menyampaikan kondisi mereka.
Di grup itu, sedikitnya ada dua puluh titik masih belum tersentuh bantuan. Mereka mulai dilanda lapar yang hebat, belum lagi mereka tidur tanpa tenda dan juga selimut.
Terparah, dari beberapa akun mengungkap jika kondisi anak-anak dan balita sudah sangat memprihatinkan. Mereka kekurangan susu dan juga obat-obatan di tengah pengungsian.
“MOHON KERAHKAN TIM SAR/TNI UNTUK MEMBANTU WARGA YANG ADA DI DESA KEC. SIRENJA, KAB. DONGGALA, DESA TOMPE. RATUSAN WARGA YANG MENGUNGSI DI PEGUNUNGAN DESA SIBADO (PANTAI BARAT), KEC. SIRENJA, KAB.DONGGALA. DI TV HANYA MENGINFORMASIKAN BANTUAN KE KOTA PALU TAPI DI DESA SIRENJA (2 JAM DARI KOTA PALU) TIDAK ADA SAMA SEKALI INFORMASI DAN BANTUAN.
DI SIRENJA SANGAT BUTUH BANTUAN. ADA 13 DESA DI SIRENJA. DIANTARANYA TOMPE, SIBADO, LOMPIO, LENDE,TONDO,TG.PADANG, DLL. SEMAKIN BANYAK DISEBARKAN INFORMASI INI SEMAKIN BANYAK ORANG YANG INGIN MENOLONG.
SEMAKIN BANYAK ORANG INGIN MENOLONG SEMAKIN BANYAK NYAWA TERTOLONG. DAN SEMAKIN BANYAK PULA PAHALANYA. ” tulis akun Priska Pris.

Selain itu, akun Raz’Wan Baron menuliksan jika pesisir Pantai Barat sangat parah. Banyak pengungsi yang masih tertahan di hutan dan sangat membutuhkan batuan.
“Utk para wartawan,, tolong di liput juga kasian daerah pesisir pantai barat. Jangan cuman Kota Palu dan daerah Donggala doang yg di perhatikan. Di pantai barat juga banyak korban gempa kasian. banyak rumah yg hancur dan kejadian tanah longsor khususnya di Kecamatan Balaesang Tanjung. Akses jalan terputus. Banyak warga yg pada mengungsi ke hutan perbukitan. Mereka juga butuh makan minum dan perobatan. Tolong salurkan bantuan lewat udara bila perlu..! Sudah 4 hari saya tidak mendengar kabar dari keluarga saya dipantai barat kasian! berhubung saya berada di perantauan di Kaltim.
Hanya ini yg bisa saya lakukan… TOLONGLAH KASIAN… TOLONG…!!!” tulis akun Raz’Wan Baron.

“KAMI DI SIGI BELUM MENERIMA SUPLAY BANTUAN. TOLONG KAMI JUGA LAPAR,” tulis akun Nilamessilonista.
“Assalamualaikum semua warga palu terutuk relawan atau basarnas atau apa lah, tolong ini POSTINGAN jangan cuma dihaga kasian sdh hampir 150 kali sy posting minta bantuan jangankan itu selimut, makanan, susu,dll tapi biar air 1 gelas juga belum ada yang datang Tolong kasian jangan sampe ada yg mati karna kelaparan!!
MEREKA butuh bantuan di MESJID AL HIDAYAH BESUSU palu.
Disanah sangat banyak anak kecil, lansia, bumil, dan lain lain. Ingat nah banyak warga bukan cuman 1 sampe 10 tapi banyak banyak orang!!!
Sama sekali tidak ada tempat mau ambil makanan!! Tau sendiri to dekat pantai jadi semua rata Tolong semua bantu up bantu share biar relawan baca dan bergerak kasian,” tulis Andi Mutmainnah di grup facebook Info Kota Palu,” tulis Andi Mutmainnah.
(sms/pojoksatu)

Categories
Gempa Donggala gempa palu Nasional tsunami

Gempa Palu Seret Kampung Petobo 2 Kilometer sampai Hilang Ditelan Bumi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gempa Palu dan Donggala membuat porak-poranda banyak wilayah. Dua wilayah yang terdampak cukup parah adalah Kelurahan Petobo, Kota Palu, dan Desa Jonooge, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi.
Dua wilayah tersebut, selain terdampak gempa, juga diterjang tsunami yang cukup dahsyat.
Muhammad Sutomo, salah seorang warga Masamba mengaku nekad mendatangi Petobo karena ingin mencari sanak saudaranya yang hilang.
BACA:
Pilu Gempa Palu, Ibu-Anak Meninggal Berpelukan di Balaroa, Relawan Sampai Menangis
Ilmuwan Internasional Tercengang, Gak Nyangka Tsunami Palu Sebesar Itu
Kampung Petobo Hilang Terkubur Tanah, Tak Ada yang Tersisa
Di lokasi itu, kondisi sangat memprihatinkan.
Ia menggambarkan, lumpur seperti dimuntahkan dari dalam perut bumi dan menenggelamkan bangunan rumah dan jalan, serta semua yang ada di atas tanah.
Bahkan, kampung Petobo itu sampai hanyut terseret sampai dengan dua kilometer jauhnya.
“Daratan seperti hanyut dan tergeser dua kilo dari posisi semula. Rumah tenggelam,” jelasnya.
BACA:
Jenazah Korban Gempa Sulteng Mulai Ganggu Kesehatan Warga, Siap Dikubur Massal, 1000 Lubang Digali
Polri Tegaskan Larang Korban Gempa Jarah Barang-barang Minimarket, Kecuali…
Gak Becus Tangani Gempa, Andi Arief Hantam Keras Puan Maharani, “Ini Tanggung Jawab Anda”
Senada, demikian juga Arman (45), salah satu pengungsi yang ditemui JawaPos.com di rumah dinas Gubernur Sulteng, Jalan M. Yamin, Minggu (30/9).
Dia mengatakan kampung itu sudah lenyap. Gempa bumi yang mengguncang Palu membuat kontur tanah bergeser hingga menimbulkan longsor.
“Itu kasihan satu kampung habis ditimbun sama longsor pas gempa sama tsunami itu datang. Jalan lubang, putus semua, rumah-rumah penduduk sampai tidak kelihatan karena sudah tenggelam ditutup tanah langsung. Hilang itu kampung,” ujar Arman.
BACA:
Beredar Pesan Berantai 14 Polisi Gugur di Palu, Ini Kata Mabes Polri
Gugur Saat Tolong Korban Gempa, Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Sukamiarta
Brigadir Sukamiarta Meninggal Saat Sibuk Tolong Korban Gempa, Ibu Kandung Minta Ini
Sesuai dengan arah yang ditunjukkan oleh Arman, kampung itu berada di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan.
Arman sendiri sempat mendatangi lokasi kampung yang sudah kehilangan peradaban tersebut.