Categories
Gempa Bumi Malang Jawa Timur Nasional

Gempa M 4,9 Mengguncang Malang, BMKG Sebut Tak Ada Gempa Susulan

POJOKSATU.id, JAKARTA- Gempa bumi tektonik mengguncang Kabuaten Malang, Jawa Timur pada Kamis (16/5), pukul 21.39 WIB. Sumber gempa tersebut berlokasi di laut, tepatnya 82 KM barat daya Kabupaten Malang, pada kedalaman 10 KM.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Yogyakarta, Dr. I Nyoman Sukanta menjelaskan, gempa bumi tersebut berkategori dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.
“Guncangan gempa bumi ini dilaporkan telah dirasakan di daerah Malang, Karangkates, Pandaan, Lumajang, Blitar dan Pacitan, dalam skala intensitas II-III MMI,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima, Jumat (17/5).
Lebih lanjut ia menjelaskan, monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya gempa bumi susulan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
“Belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” pungkasny.
(dhe/pojoksatu)

Categories
Gempa Bumi Nasional selat sunda Sunda Megathrust tsunami

Mengerikan, Ada Ancaman Megathrust, Kekuatannya 10 Tsunami Selat Sunda!

POJOKSATU.id, SLEMAN – Tsunami Selat Sunda ternyata bukan satu-satunya ancaman yang bisa saja kembali terjadi. Ada ancaman lain, yakni Megathrust.
Hal itu disampaikan perekayasa di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Widjo Kongko.
Widjo Kongko menyatakan, tsunami yang diakibatkan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau itu menambah daftar panjang potensi ancaman terjadinya bencana di Indonesia.
Selain itu, Wilayah tersebut juga rawan terdampak gempa besar yang berpotensi tsunami akibat pergerakan megathrust.
BACA:
Citra Satelit Jepang Gunung Anak Krakatau Membuktikan, Ternyata Ini Penyebab Tsunami Selat Sunda
Ini Kelemahan Pemerintah Tangani Tsunami, Anak Gunung Krakatau Selalu Diremehkan
Kepala Bidang Mitigasi Bencana Persatuan Insinyur Indonesia (PPI) itu menyebut, potensi terjadinya gempa yang menimbulkan tsunami di sekitar Selat Sunda sudah jelas.
Pertama yakni dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, yang belum lama ini terjadi.
“Iya potensi ancamannya ada 2, yang sudah jelas (dari) Anak Krakatau,” katanya ditemui di rumahnya, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Rabu (26/12).
Ancaman dari Gunung Anak Krakatau ini menurutnya merupakan fenomena yang langka.
Alasannya, bencana itu sangat jarang terjadi dan baru diketahui sekali ini di Indonesia.

Categories
berita terbaru BMKG Gempa Bumi lampung selatan Nasional Peringatan Dini Bencana Alam PVMBG tsunami anyer

Ini Alasan Tak Ada Peringatan Dini Tsunami Banten-Lampung, BMKG Tuding PVMBG

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebelum tsunami Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12/2018) tak ada peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Alasannya, tsunami terebut bukan disebabkan adanya gempa bumi seperti biasanya, melainkan dikarenakan adanya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kabid Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Tiar Prasetya mengatakan, peringatan tsunami tersebut merupakan tupoksi yang seharusnya dilakukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM.
Pasalnya, BMKG hanya memiliki alat pendeteksi tsunami yang disebabkan oleh gempa tektonik.
BACA:
Ternyata, Anak Gunung Krakatau Meletus Dulu, Disusul Tsunami Dahsyat
Biadab, Ada Orang Maling Alat Deteksi Gunung Krakatau, Penyebab Tsunami?
Usai Tsunami, Anak Krakatau Langsung Zona Merah, Banten dan Lampung Waspada!
“Kita kan biasanya di seismik kalau peringatan tsunami. Kita kerja sama dengan Badan Geologi ini ada longsoran di Anak Krakatau menyebabkan triger tsunami. (Tsunami akibat gempa) vulkanik itu kan tupoksi Badan Geologi,” ujar Tiar saat ditemui di kantor BMKG, Jakarta Pusat, Minggu (23/12).
Tiar mengaskan, pihaknya sudah memberikan peringatan adanya gelombang tinggi 1,5-2,5 meter yang akan terjadi pada Sabtu (22/12) hingga Selasa (25/12) mendatang.
Namun, upaya mitigasi itu hanya ditujukan untuk para nelayan agar tidak dulu berlayar, apalagi jika menggunakan kapal kecil.
“Peringatan hanya untuk nelayan dan pelayaran, tidak tsunami. Bukan untuk (masyarakat) di pantai. Untuk informasi supaya kapal kecil tidak berlayar,” tegas dia.

Categories
Daerah Gempa Bumi gempa polewali mandar Nasional Polewali Mandar. Sulbar Sulsel

Gempa Bumi 3,7 M Terjadi di Polewali Mandar Sulbar

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Badan Metereologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) merilis gempa bumi berkekuatan 3,7 magnitude terjadi di Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (1/10/2018) dini hari.
Lokasi titik gempa terjadi pada jarak 43 km di Barat Daya Polewali Mandar dengan kedalaman 10 km. Gempa ini terjadi pada pukul 01.53 WITA.
Getaran gempa ini dirasakan pada MMI III dirasakan di Pamboang, Kabupaten Majene, Sulbar. (muh fadly/pojoksulsel)

Categories
Gempa Bumi Gempa Donggala MAKASSAR Nasional Sulsel

GEMPA DONGGala: Peringatan Dini Tsunami Sulteng dan Sulbar

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gempa bumi berkekuatan 7.7 SR yang menggungcang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tenggara (Sulteng) pada pukul 18.02 WITA berpotensi tsunami.
Peringatan dini tsunami ini dikeluarkan BMKG untuk wilayah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tengah (Sulteng).
Titik gempa bumi terjadi di kedalaman 10 km pada jarak 27 km ke arah Timur Laut Kabupaten Donggala.
Getaran gempa bumi berkekuatan dahsyat itu dirasakan sampai ke Sulbar, seperti di Mamuju, Majene, dan Polewali Mandar (Polman). Begitu juga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan ikut merasakan getaran gempa bumi yang bepusat di Donggala itu.
(muh fadly/pojoksulsel)

Categories
Gempa Bumi Gempa bumi Donggala MAKASSAR Nasional Sulsel

Gempa 7,7 Guncang Donggala Sulawesi Tengah Berpotensi Tsunami

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gempa bumi dengan kekuatan 7,7 SR mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (28/9/2018).
Gempa ini berjaran 27 km ke arah Timur Laut Kabupaten Donggala dengan kedalaman 10 meter terjadi pada pukul 18.02 WITA.
Pasca Gempa dikeluarkan peringatan dini tsunami di Sulawesi TenggaraTengah (Sulteng) dan Sulawesi Barat (Sulbar).
(muh fadly/pojoksulsel)