Categories
Gempa luwuk banggai Nasional Sulawesi Selatan Sulawesi tengah

Gempa Susulan Guncang Sulteng, Terasa sampai Sulsel

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gempa berkekuatan 6,9 skala richter mengguncang, Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Jumat (12/4/2019).
Gempa itu sendiri terjadi sekitar pukul 18:40:49 WIB dengan pusat gempa di 1.90 LS 122.54 BT.
Atau berjrak 85 kilometer Barat Daya Banggai Kepulauan dengan kedalaman 10 kilometer.
Dalam informasinya, akun Twitter resmi BMKB menyebut bahwa gempat tersebut berpotensi tsunami.
BMKG bahkan mengimbau agar informasi tersebut diteruskan kepada masyarakat.
“#InfoGempa Magnitude: 6.9, 12-Apr-2019 Pkl. 18:40:49 WIB, Lokasi: 1.90 LS 122.54 BT (85 km BaratDaya BANGGAIKEP-SULTENG), Kedalaman: 10 Km, Potensi TSUNAMI utk dtrskn pd msyrkt #BMKG” tulis BMKG.
Dalam pemutakhirannya, BMKG Kabupaten Polman merilis ada dua gempa susulan yang mengguncang wilayah tersebut.
“Info Gempa Mag:5.0, 12-Apr-19 19:03:55 WIB, Lok:2.01 LS, 122.49 BT (98 km BaratDaya BANGGAIKEP-SULTENG), Kedlmn:10 Km,” tulis BPBD Kabupaten Polman.
Selenjutnya, hanya berselang delapan menit kemudian, gempa susulan kembali terjadi.
“Info Gempa Mag:5.2, 12-Apr-19 19:12:15 WIB, Lok:1.90 LS, 122.56 BT (84 km BaratDaya BANGGAIKEP-SULTENG), Kedlmn:10 Km,” lanjut pernyataan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum didapatkan informasi dan kerusakan akibat gempa tersebut.
Sementara, gempa pertama yang cukup kuat itu juga dirasakan warga di Sulawesi Selatan.
Getaran dirasakan di Morowali, Banggai dan Palu, Kolaka, Sumalata, Kotamobagu, Palopo, Kolaka, Toli-toli dan Kepulauan Konawe, Gorontalo dan Kendari , Manado.
Bahkan getaran gempa terasa di sejumlah wilayah di Sulsel. Bahkan, sejumlah karyawan pada perusahan yang berada di Graha Pena berusaha keluar dari gedung tersebut melalui tangga darurat.
(ruh/pojoksatu)

Categories
Gempa Nasional Sulawesi tengah tsunami

Gempa 6,9 Banggai Kepulauan Sulteng Berpotensi Tsunami!

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gempa berkekuatan 6,9 skala richter mengguncang, Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Jumat (12/4/2019).
Gempa itu sendiri terjadi sekitar pukul 18:40:49 WIB dengan pusat gempa di 1.90 LS 122.54 BT.
Atau berjrak 85 kilometer Barat Daya Banggai Kepulauan dengan kedalaman 10 kilometer.
Dalam informasinya, akun Twitter resmi BMKB menyebut bahwa gempat tersebut berpotensi tsunami.
BMKG bahkan mengimbau agar informasi tersebut diteruskan kepada masyarakat.
“#InfoGempa Magnitude: 6.9, 12-Apr-2019 Pkl. 18:40:49 WIB, Lokasi: 1.90 LS 122.54 BT (85 km BaratDaya BANGGAIKEP-SULTENG), Kedalaman: 10 Km, Potensi TSUNAMI utk dtrskn pd msyrkt #BMKG” tulis BMKG.
(ruh/pojoksatu)

Categories
berita gempa malang Gempa gempa malang malang Nasional

Gempa 5 SR Guncang Malang, Tidak Berpotensi Tsunami

POJOKSATU.ID, MALANG – Gempa berkekuatan 5 skala richter (SR) mengguncang wilayah Malang, Jawa Timur pada Kamis (14/2/2019) dini hari. Getaran gempa terasa sampai Kota Blitar.
Dikutip dari pengumuman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun twitternya, gempa terjadi pada pukul 02.58 WIB.
BACA JUGA: Dewi Sriyati Bilang ke Jokowi, ‘Kami di Sini Kelaparan’, Iriana Menangis
Adapun pusat gempa berada di 123 KM arah barat daya Malang. Koordinat gempa berada di 9,34 derajat Lintang Selatan dan 112,53 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 10 km.
Dalam pengumuman itu BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
“Dirasakan (MMI) III Donomulyo, II-III Selopuro, II-III Wlingi, II-III Kota Blitar,” tulis akun Twitter BMKG, @InfoBMKG, Kamis (14/2/2019).
Gempa tersebut berkekuatan skala MMI II dan III. Skala II berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
BACA JUGA: Jelang Debat Pilpres 2019, Posisi Jokowi-Amin Tak Menguntungkan
Sementara skala III, artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Belum ada laporan lebih lanjut mengenai dampak gempa dan ada atau tidaknya korban. Pusat gempa berada di laut. “Tidak berpotensi tsunami,” cuit akun BMKG.
(fat/pojoksatu)

Categories
Gempa Nasional

Nias Barat Diguncang Gempa Berkekuaran 5,9 SR, Tak Berpotensi Tsunami

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gempa berkekuatan 5,9 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara pada Jumat (30/11) dinihari.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 03.21 WIB.
Gempa berpusat di 120 km arah barat daya, Nias Barat.
Titik koordinat gempa berada pada 0,13 derajat Lintang Utara (LU) dan 96,85 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 km.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
(ian/rmol/pojoksatu)

Categories
Gempa Nasional

Mamasa Terus Diguncang Gempa, Kali Ini Berkekuatan 3,1 SR

POJOKSATU.id, MAMASA – Gempa bumi terus mengguncang Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Setelah sempat diguncang pada pukul 17.42 WIB, Rabu kemarin (7/11) kali ini gempa susulan kembali terjadi.
Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, gempa terjadi di Mamasa sekitar pukul 03.54 WIB.
Kali ini, gempa susulan terjadi dengan magnitudo 3,1.
“Pusat gempa di darat 15 kilometer timur laut Mamasa,” tulis akun Twitter BMKG, sesaat lalu, Kamis (8/11).
Gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer. Dirasakan (MMI) II Mamasa.
(lov/rmol/pojoksatu)

Categories
Gempa gempa situbondo Nasional

Gempa 6,4 SR di Situbondo Terasa sampai ke Bali, Bikin Putri Gus Dur Panik

POJOKSATU.id, SITUBONDO- Gempa bumi berkekuatan 6,4 skala Richter terjadi di Situbondo, Jawa Timur, pada Kamis (11/10) dini hari.
Getaran gempa bahkan terasa hingga Bali.
Berdasarkan informasi BMKG gempa terjadi pukul 01.44 WIB.
Pusat gempa berada di laut di 61 kilometer timur laut Situbondo dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG memastikan gempa ini tak berpotensi tsunami.
“#Gempa Mag:6.4, 11-Oct-18 01:44:57 WIB, Lok:7.42 LS,114.47 BT (61 km TimurLaut SITUBONDO-JATIM), Kedalaman:10 Km, tidak berpotensi tsunami #BMKG” demikian dilaporkan akun Twitter resmi @infoBMKG, Kamis (11/10/2018).
“Di bali kerasa goyangnya beberapa detik, semoga saudara2 di situbondo dan sekitarnya baik2 saja,” ujar Alissa Wahid melalui akun Twitternya.
(sta/pojoksatu)

Categories
Gempa Nasional

Jalan Terbelah Hingga Rumah Porak-poranda Bukan Dampak Gempa Bulukumba

POJOKSATU.id, JAKARTA – Video jalan terbelah hingga bangunan porak-poranda viral di media sosial. Warganet menyebutkan bencana itu merupakan dampak dari gempa Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Dalam video tersebut, tampak jalanan terbelah dan bangunan hancur. Warga berlarian menyelamatkan diri.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menegaskan, video tersebut hoax alias tidak benar.
Sutopo mengatakan, gempa Bulukumba tidak terlalu keras, hanya berkekuatan 5,2 SR dan 4,8 SR. Gempa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa atau pun jalan terbelah.
Menurut Sutopo, video jalan terbelah dan bangunan porak-poranda merupakan dampak gempa di Donggala pada Jumat, 28 September 2018 lalu.
Video yang beredar itu, kata dia bukan kejadian di Bulukumba, melainkan di Donggala. Gempat tersebut terjadi pada 28 September dengan kekuatan 7,4 SR.
“Beredar banyak Hoax dampak gempa 5,2 SR di Palu dan 4,8 SR di Bulukumba. Kedua gempa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan rumah, jalan dan bangunan lain. Video ini adalah dampak gempa 7,4 SR di Donggala pada 28/9/2018. Jangan ikut menyebarkan hoax,” kata Sutopo di Twitter, Selasa (9/10/2018).
Berikut video jalan terbelah dan bangunan porak-poranda yang disebut Gempa Bulukumba, Sulawesi Selatan. Padahal gempa Donggala:

(one/pojoksatu)

Categories
anggota tni Gempa Nasional Palu tsunami uang

Reruntuhan Gereja Dibongkar, TNI Gak Nemu Korban Tsunami, tapi Uang 1 Miliar

POJOKSATU.id, SIGI – Proses evakuasi korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah hingga kini masih terus dilakukan.
Tim satgas dan relawan yang terjun ke lokasi pun menyasar setiap reruntuhan yang diguncang gempa disusul tsunami itu.
Selain Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi juga menjadi wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana tersebut.
Satuan Tugas (Satgas) Yonzipur-8/SMG Kodam XIV/Hasanuddin yang terjun ke lokasi pun menyasar sebuah reruntuhan Gereja GPI di desa Djono Oge, kecamatan Lagaleso, Sigi.
Namun, di reruntuhan yang nyarus rata dengan tanah itu, satgas pimpinan Kapten Czi Basor Hernawan itu tak menemukan adanya jenasah korban.
Melainkan sebuah brankas milik gereja yang berisi uang Rp1 miliar yang ditemukan dengan menggunakan peralatan seadanya.
“Personel Yonzipur berhasil menemukan satu buah brangkas milik GPI yang berisikan sertifikat gereja, dokumen penting lainnya,” kata Basor melalui keterangan resminya di Palu, Sulteng, Minggu (7/10).
Saat ditemukan, pada Sabtu (6/10) kemarin, uang masih tersimpan rapih di dalam brangkas di dalam gereja.
Tujuan utama untuk melakukan evakuasi membantu proses pencarian korban lainnya.

Categories
donggala Gempa gempa sigi indonesia Lipsus Nasional Palu

8 Gempa Diatas 7 SR yang Pernah Terjadi di Indonesia, Termasuk Palu

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rentetan gempa di Tanah Air terus terjadi. Belum hilang duka gempa Lombok, kini beralih ke Sulawesi Tengah.
Palu, Donggala dan Sigi diguncang gempa disusul tsunami.
Untuk diketahui, Indonesia sendiri terletak di atas pertemuan tiga lempeng besar bumi. Yakni Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.
Lempeng Pasifik sendiri menjadi lempeng yang paling aktif di dunia.
Kondisi ini pula yang menyebabkan Tanah Air kerap dilanda gempa. Mulai dari yang kecil sampai dengan kekuatan besar.
BACA:
Ancaman Gempa Sunda Megathrust 9 SR itu Ada, Jakarta Terancam
Ancaman Bahaya Mengintai di Balik Pembusukan Jenasah Korban Gempa yang Belum Dievakuasi
Ribuan Mayat Korban Gempa di Donggala Belum Dievakuasi, Baunya Menyengat
Lempeng Pasifik pula yang disebut-sebut memberikan kontribusi sebesar hampir 90 persen dari kejadian gempa di bumi dan hampir semuanya merupakan gempa besar di dunia.
Dalam prediksinya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi setidaknya ada 500 gempa terjadi tiap bulannya di Indonesia.
Tentu saja, sebagian besar gempa itu berkekuatan cukup kecil sehingga tak dapat dirasakan sama sekali getarannya.
Berikut 8 gempa diatas 7 SR yang terjadi di Indonesia sejak tahun 2000:
BACA:
Hari Keempat Gempa Palu dan Donggala Bau Mayat Menyengat, Begini Cara BNPB Mengatasinya
Ternyata, Korban Gempa juga Jarah Brankas Uang Toko
45 Pelaku Penjarahan adalah Warga Palu, Kena Pasal Ini
1. Aceh (2004)
Gempa yang terjadi pada Minggu, 26 Desember 2004 pukul 09.00 WIB itu menjadi gempa terbesar di Indonesia dalam kurun 18 tahun terakhir. Tercatat, kekuatan gempa itu mencapai 9,3 SR dan guncangannya bisa dirasakan sampai ke daratan India.
Gempa itu pula yang kemudian menciptakan gelombang tsunami dahsyat, 30 menit usai gempa dan merenggung lebih dari 160.000 jiwa.
Gelombang tsunami juga dicatat mencapai tinggi hingga 35 meter. Bukan saja meluluh-lantakkan Serambi Mekkah, melainkan juga menjangkau daratan Srilanka, Semenanjung India, Thailand dan Malaysia.

Categories
DKI Jakarta Gempa Nasional potensi pulau jawa Sunda Megathrust

Ancaman Gempa Sunda Megathrust 9 SR Itu Ada, Jakarta Terancam

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rentetan gempa di Tanah Air terus terjadi. Belum hilang duka gempa Lombok, kini beralih ke Sulawesi Tengah.
Palu, Donggala dan Sigi diguncang gempa disusul tsunami.
Akibat bencana yang terjadi pada Jumat (28/9/2018) jelang Maghrib itu, ribuan warga tercatat menjadi korban meninggal.
Sedangkan puluhan ribu lainnya dipaksa menjadi pengungsi ke wilayah lain yang dianggap aman. Makassar, Sulawesi Selatan, salah satunya.
Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, korban tewas sampai dengan Selasa (2/10/2018) pukul 17.00 WIB, sudah mencapai setidaknya 1.347 orang.
BACA:
Ancaman Bahaya Mengintai di Balik Pembusukan Jenasah Korban Gempa yang Belum Dievakuasi
Ribuan Mayat Korban Gempa di Donggala Belum Dievakuasi, Baunya Menyengat
Hari Keempat Gempa Palu dan Donggala Bau Mayat Menyengat, Begini Cara BNPB Mengatasinya
Data tersebut didapat dari Palu, Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Selatan.
Angka itu sudah termasuk 34 pelajar yang ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan gereja di Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, pada Selasa (1/10).
Sementara, 133 orang lainnya sampai saat ini belum ditemukan dan masih dianggap hilang.
Selain itu, diyakini juga masih banyak korban lainya tertimbun di bawah reruntuhan bangunan dan belum terevakuasi.
Bencana itu kembali membuka ingatan pada ancaman gempa yang disebut-sebut mengancam penduduk di Pulau Jawa.
BACA:
Ternyata, Korban Gempa juga Jarah Brankas Uang Toko
45 Pelaku Penjarahan adalah Warga Palu, Kena Pasal Ini
45 Korba Gempa Palu Penjarah Toko Tetap Diproses Hukum, Ini Penjelasan Polri
Khususnya di Ibu Kota Negara, DKI Jakarta.
‘Ancaman’ itu bernama Sunda Megathrust yang disebut-sebut memiliki kekuatan guncangan hingga 9 SR.
Hal itu diakui sendiri oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Dwikorita Karnawati kepada BBC Indonesia, Jumat (2/3).
Akan tetapi, kekuatan gempa Suna Megathrust itu sampai kini masih menjadi perdebatan.
Para pakar menyebut, potensi tersebut berasal dari zona kegempaan atau seismic gap yang ada di sekitar Jakarta.
BACA:
BNPB Hentikan Pengiriman Bantuan Korban Gempa di Kabupaten Sigi, Ini Penyebabnya
Hari Keempat Gempa Palu dan Donggala Bau Mayat Menyengat, Begini Cara BNPB Mengatasinya
Ini Perintah Jokowi kepada Anak Buahnya Terkait Gempa Palu dan Donggala
“Belum ada kepastian kekuatannya. Kekuatannya masih perdebatan di antara para pakar. Diperkirakan antara 8,1 SR hingga 9 SR,” katanya.
Menurut Dwikorita, megathrust atau patahan lempeng naik menjadi ancaman besar bagi ibu kota negara dilanda gempa.
Ia lantas mencontohkan dua gempa terakhir yang pernah menguncang Jakarta pada Januari 2018 lalu.
Gempa berkekuatan 6,1 SR yang berpusat di Samudera Hindia, 61 kilometer dari Lebak, Banten itu Gempa itu bahkan sempat menimbulkan kepanikan warga Jakarta.