Categories
Deiver Ojol Kecelakaan Peristiwa

Melintasi Rel tanpa Palang Pintu, Ojol Tewas Ketabrak Kereta Api

POJOKSATU.id, SIDOARJO- Seorang ojol terkapar dan seketika tewas dalam perjalanan menuju RS, setelah sebelumnya ketabrak kereta api. Peristiwa itu terjadi Jumat (4/1) di Desa Sumokali, Candi, Sidoarjo.
Peristiwa itu disaksikan oleh seorang warga bernama Darno, kala itu dirinya tengah berada di depan rumah. Kebetulan tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Korban menaiki motor berwarna merah, dengan kondisi rusak di beberapa bagian. Dari kejauhan juga terlihat KA berhenti. Kejadian kira-kira pukul 11.00,” kata Darno.
Seketika  banyak warga yang keluar rumah setelah mendengar suara benturan tersebut. Melihat orang tergeletak, sejumlah orang bergegas mengevakuasinya ke RSUD Sidoarjo. “Dinaikkan pikap,” ujarnya.
Sejurus kemudian, polisi mendatangi lokasi. Mereka mengamankan kendaraan korban. Motor itu dibawa ke pos lantas Larangan.
Belakangan diketahui identitas pengemudi ojek online adalah Pudjiono. Korban tinggal di Desa Larangan, Candi. Korban mengendarai motor Honda Vario bernopol W 4684 SX.
“Tertabrak KA Jenggala yang melintas dari barat,” tutur Kapolsek Candi Kompol Fatahul Azmi.
Saat itu Pudjiono memacu motor dari utara. Dia tidak menyadari keberadaan KA. Imbas dari tabrakan itu, korban menderita luka di sekujur tubuh. Di antaranya, kaki dan tangan kiri patah. Pudjiono pun langsung dimasukkan IGD. Namun, takdir berkata lain. Beberapa jam setelah mendapat perawatan, pria 32 tahun itu tewas.
Berdasar pantauan, lokasi kejadian adalah lintasan tanpa palang. Ruang pandang pengendara yang mau melintas juga tidak banyak. Sebab, posisi lintasannya menikung. “Tidak ada yang menjaga,” ujar Indah, warga sekitar.
Dia berharap instansi terkait menjadikan insiden tersebut sebagai pelajaran. Warga meminta lintasan KA tersebut segera diberi palang agar tidak kembali memakan korban.
 
(jpnn/pojoksatu)