Categories
cawapres daya beli debat ketiga debat pilpres 2019 lapangan pekerjaan Nasional Pilpres 2019

Lapangan Kerja dan Daya Beli Masih Jadi Sorotan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Persoalan ekonomi dan lapangan kerja masih menjadi sorotan utama masyarakat.
Hal ini diungkapkan Analis Ekonomi Politik dari Fine Institute Kusfiardi jelang debat pilpres putaran ketiga.
Untuk diketahui, debat pilpres ketiga akan digelar pada 17 Maret 2019 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.
Debat ini hanya akan diikuti oleh dua cawapres saja, Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno.
Adapun tema debat cawapres ini adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.
Kusfiardi menuturkan, pemerintah gagal menjaga stabilitas harga atau daya beli masyarakat. Padahal menurutnya, faktor konsumsi masyarakat masih menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi.
Pada 2018, misalnya, pertumbuhan konsumsi berkontribusi sebesar 55,74 persen.
Dirinya menjelaskan, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) terjadi penurunan harga pada sejumlah komoditas pangan yang mendorong deflasi 0,08 persen pada Februari 2019. Namun tidak serta merta memperbaiki konsumsi yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, survei konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan sejak Desember lalu, optimisme konsumen berada dalam tren menurun. Terakhir, indeks keyakinan konsumen pada Februari 2019 turun dari 125,5 pada Januari menjadi 125,1. Kondisi ini menunjukkan gejala lesunya permintaan masyarakat.
“Namun, meski terjadi penurunan harga, tetapi tidak mendorong konsumsi. Kondisi ini mengarah pada daya beli masyarakat yang melemah. Penyebabnya tentu berkaitan dengan lapangan pekerjaan dan tingkat penghasilan masyarakat,” paparnya.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan, ketersediaan lapangan pekerjaan belum memadai untuk bisa memberikan penghasilan yang cukup bagi masyarakat. Kondisi ini yang kemudian mempengaruhi konsumsi.
“Kegiatan produktif yang tersedia saat ini, tidak mampu memperkuat daya beli masyarakat,” pungkasnya.
(jpc/pojoksatu)