Categories
Cerita Mistis Nasional rumah pemuja setan

Ada Penampakan Rumah Jelangkung di Depok, Warga Sebut Ini Pemuja Setan

POJOKSATU.id, DEPOK- Anggota Tim Jaguar Polresta Depok menemukan rumah kosong di Jalan Tole Iskandar (Simpang Depok), Sukmajaya Kota Depok, Selasa (26/3) yang diduga kerap dijadikan tempat memuja setan dan buat nyari nomor judi toto gelap (Togel).
Menurut anggota Tim Jaguar Polresta Depok, Bripda Maslung kecurigaan berawal saat anggota sedang melakukan patroli malam melihat ada lima sepeda motor terparkir di pinggir Jalan Tole Iskandar, tidak ada pengemudinya. Ternyata pengemudi sepeda motor ini ada disebrang jalan menatap rumah kosong .
“Awalnya kita curiga dikira geng motor kelima pemuda langsung kita geledah namun tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan,”ujarnya .
Dikutip dari humaspoldametrojaya, Patroli rutin dipimpin Katim Jaguar Iptu Winam Agus ini melihat rumah kosong mencurigakan dianggap sebagian orang sebagai rumah angker.
“Kita mencoba masuk ke rumah terbagi menjadi lima ruangan. Hasil temuan kita di dalam rumah setiap ruangan ditemukan benda-benda mistis yang biasa digunakan k pemujaan setan dan santet,”katanya.
penampakan jelangkung
Benda-benda mistis yang ditemukan anggota itu yaitu kain kafan, selendang ijo, aksesoris perempuan, buku pensil buat rekapan nomor togel, sisa pembakaran dupa, banner dibalut wajah artis perempuan dibalut kain membentuk kerudung dibalut rok dan baju anak kecil.
“Semakin penasaran setelah menemukan benda-benda mencurigakan berbau mistis, kita menyusuri lebih jauh lagi ke ruangan lain dalam rumah setiap sudut pojokan rumah ada gantungan mengenakan baju dan rok setel perempuan berbentuk orang berdiri dan ditemukan jelangkung kayu setinggi 100 meter yang sudah dibalut rok anak SMA serta aksesoris jam tangan dan tas kardus wanita dengan kepala dibalut kain putih bentuk jilbab,”bebernya.
Bripda Maslung mengungkapkan rumah angker yang kerap kali disebutkan warga itu diketahui juga diduga dijadikan tempat pemujaan setan.
“Dari barang bukti yang kita dapatkan dari dalam rumah kosong bekas milik perusahan garmen dan pernah dijadikan gudang penyimpanan kayu ini suka dijadikan tempat pemujaan setan. Hal tersebut ditemukan benda-benda mistis,”tuturnya.
Hasil penelusuran anggota, asal usul rumah sebelumnya pernah dijadikan tempat perusahaan garmen yang sekarang sudah bangkrut. “Menurut kata penjaga rumah tersebut dulunya ini rumah digunakan buat tempat tinggal sementara pegawai perusahaan. lalu di sebelahnya ada gudang penyimpanan kayu dan rumah kontrakan yang juga sudah kosong sekarang,”tutupnya.
“Lantaran tidak ada barang bukti yang melanggar hukum , jadi kelima pengendara sepeda motor itu tidak kita amankan,” jelasnya.
(dhe/pojoksatu)

Categories
Cerita Mistis Nasional Universitas Muhammadiyah Surakarta

Merinding! Cerita Mistis Dosen UMS Mengajar Mahasiswa Gaib, 2 Hari di Dunia Lain

POJOKSATU.id, SURAKARTA – Cerita mistis dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengajar mahasiswa gaib viral di media sosial.
Cerita mistis itu pertama kali diposting oleh akun Twitter @rizkyananda_es. Ia memposting screenshot percakapan dosen UMS bernama Wahyudi dengan mahasiswanya.
Dalam percakapan itu, dosen yang akrab disapa Pak Yudi mengaku mengalami pengalaman mistis. Ia mengajar di dunia lain seolah-olah mengajar mahasiswanya sendiri di UMS.
“Maaf teman2, ini Pak Yudi baru dapat buka WA. Pak Yudi masuk ke wilayah lain. Insya Allah Kamis tak ceritakan mbak,” tulisnya melalui aplikasi WA.
Wahyudi adalah dosen mata kuliah Evaluasi Proyek (Epro) di UMS. Ia mengajar setiap hari Kamis.
Pemilik akun @rizkyananda_es menceritakan, pengalaman mistis yang dialami Wahyudi terjadi pada Kamis, 6 Desember 2018. Cerita mistis itu diceritakan Wahyudi kepada mahasiswanya pada perkuliahan berikutnya pada Kamis, 13 Desember 2018.
Wahyudi menceritakan bahwa dirinya baru masuk ke wilayah lain. Ia mengajar mahasiswa yang wajahnya mirip mahasiswa yang mengambil mata kuliah Evaluasi Proyek.

Menurut @rizkyananda_es, Wahyudi mengajar dua kelas di UMS. Jam kuliahnya berkesinambungan. Jika kelas pertama kosong, maka kelas berikutnya juga pasti kosong.
Sang dosen lantas menceritakan kejadian mengerikan yang dialaminya pada hari Kamis (6/12). Saat itu, Wahyudiberangkat dari rumahnya di Sragen untuk mengajar seperti biasa.
Di tengah jalan, Wahyudi menjumpai kecelakaan. Namun, dosen ini tidak berhenti, ia melanjutkan perjalanan.
Lama kelamaan, ia merasakan ada yang berbeda dari jalan yang dilewatinya. Meski merasakan ada yang berbeda, Wahyudi tetap melanjutkan perjalanan ke kampus UMS.
Setelah sampai di kampus, Wahyudi mengajar seperti biasa. Namun, perilaku mahasiswa dinilainya tak seperti biasanya. Para mahasiswa rata-rata lebih aktif dari biasanya.
Ketika dosen mengajukan pertanyaan, mereka pun mengangkat tangan serentak. Anehnya, muka mereka datar tanpa ekspresi. Wahyudi pun sempat heran, biasanya mahasiswa tidak mau jika disuruh bertanya.
Lagi-lagi, meski merasakan keanehan, Wahyudi tetap melanjutkan aktivitas mengajar sampai selesai. Setelah selesai mengajar, ia pun pulang ke rumah.
Sampai di rumah, sang istri menanti penuh kekhawatiran. Sebab Wahyudi baru tiba di rumah pada hari Sabtu, 14 Desember 2018. Padahal jadwal mengajarnya di UMS hanya hari Kamis.
Cerita mistis dosen UMS yang diposting @rizkyananda_es diretweet ribuan netter. Setelah cerita itu viral, postingan @rizkyananda_es pun langsung dihapus.
Ia mengaku menghapus semuanya cerita mistis itu lantaran Wahyudi keberatan. Wahyudi tidak ingin cerita mengerikan itu dibagikan ke publik.
“Mohon maaf untuk thread sebelumnya saya hapus, karena yang bersangkutan beliau memberi amanah hanya untuk di jadikan sebagai pengalaman pribadi beliau saja, jikalau pun ada kesalahan kata ataupun yang lainnya mohon maaf dan terimakasih banyak, sekian,” cuitnya, Jumat, 14 Desember 2018.

(one/pojoksatu)

Categories
Basarnas Cerita Mistis evakuasi jenazah Karawang korban pesawat lion air Nasional pesawat lion air jatuh saksi mata Warga

Kesaksian Mengerikan Warga Jatuhnya Lion Air JT-610, Habis Ledakan Besar Langsung Turun Hujan

POJOKSATU.id, KARAWANG – Jatuhnya Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, menjadi tragedi kelam bagi Tanah Air.
Tragedi tersebut pun jelas meninggalkan luka mendalam, utamanya bagi keluarga korban.
Selain itu, peristiwa itu juga menjadi kali kesekian maskapai tersebut mencatatkan kecelakaan.
BACA:
Upadate Korban Lion Air JT-610 Rabu Sore, Sudah 49 Jenazah
Pastikan Bodi Pesawat Lion Air JT-610, 100 Penyelam ‘Obok’obok’ Lima Lokasi
Diduga Lion Air, Ditemukan Benda Besar Panjang 20 Meter di Dasar Laut, Tim Khusus Diturunkan
Berdasarkan catatan, kecelakaan pesawat yang melibatkan Lion Air ini menjadi yang ke-20 sejak 16 tahun terakhir.
Tragedi itu pun meninggalkan cerita mengerikan bagi warga sekitar.
Seperti yang diungkap Mahfudin, pemilik salah satu warung di Pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Rabu (31/10/2018).
BACA:
Badan Pesawat Lion Air Ditemukan, Ternyata di Sini Lokasinya
Menhub Ditantang Sanksi Perusahaan Lion Air, “Kok Berhentikan Direktur Tekniknya Aja?”
Identifikasi DNA Korban Lion Air, Pusdokkes Polri Akui Banyak Temui Kendala Ini
Ia mengaku, saat kejadian, dirinya sempat mendengar suara ledakan yang cukup keras.
Tak hanya itu, sesaat setelah suara ledakan tersebut, hujan langsung turun tiba-tiba tanpa diawali mendung.
“Besar sekali ledakannya. Setelah di atas meledak, tiba-tiba hujan turun, tapi tidak besar. Sepertinya pesawat menabrak awan,” ungkap Mahyudin.

Categories
Cerita Mistis gempa palu Lipsus Nasional palu nomoni tsunami palu

Palu Nomoni, Festival Budaya atau Ritual Pemuja Setan Pemicu Gempa dan Tsunami? (2)

POJOKSATU.ID, PALU – Bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) sudah hampir sebulan berlalu.
Pada 28 September lalu, Kota Palu, Donggala dan Sigi diguncang gempa, diterjang tsunami dan ditelan lumpur likuifaksi, saat Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) akan dibuka.
Pemerintah Kota Palu didukung Pemprov Sulteng dan Kementerian Pariwisata awalnya berencana menggela FPPN pada 28-30 September.
Ini merupakan event tahunan (edisi ketiga) yang digelar sejak era walikota Hidayat dan wakilnya, Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu memimpin pemerintahan di Palu.
Acara ini rencananya dipusatkkan di Sepanjang Pesisir Teluk Palu, dimulai dari ujung Hotel Wina Pantai sampai ujung menuju belokan menuju Swiss Bell Hotel.
BACA: Cerita Mistis Uentira, Dipercaya Warga Palu sebagai ‘Kota Jin’, Emas Berserakan Dimana-mana (1)
Bagi Pemkot Palu, hajatan Palu Nomoni ini untuk mengungkap kembali kearifan budaya masa lalu yang sudah ratusan tahun tenggelam.
Target utamanya adalah mempromosikan pariwisata Sulteng, khususnya Palu hingga ke mancanegara.
Beragam kegiatan sudah disiapkan untuk meramaikan FPPN ini, dengan konsep acara sesuai namanya, Palu Berbunyi (ramai).
Salah satu sudut kawasan Kebun Kopi yang disebut Uentira dan dipercaya warga Palu merupakan kota jin yang penuh misteri. Foto: Medil/PojokSatu.id
Mulai atraksi tarian, pertunjukan seruling tradisional kolosal lalove dan panggung gimba di sepanjang teluk Palu.
Ada juga, lari maraton, lomba paralayang dan lainnya.
Sebenarnya keinginan Pemkot Palu mempromosikan budaya dan adat setempat ke kancah internasional sudah berada di jalur yang tepat.

Categories
Cerita Mistis gempa palu jin Lipsus Nasional tsunami palu

Cerita Mistis Uentira, Dipercaya Warga Palu Sebagai ‘Kota Jin’, Emas Berserakan Dimana-mana (1)

POJOKSATU.ID, PALU – Bagi sebagian besar warga Kota Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya, Uentira bukanlah nama yang asing.
Menyebut nama tersebut spontan mereka akan mendeskripsikannya sebagai kota tak kasat mata dan kerap disebut kerajaan atau kota jin.
Uentira diyakini berada di Kebun Kopi. Kawasan pegunungan yang harus dilalui untuk masuk Kota Palu dari arah Kabupaten Parigi Moutong.
Meski namanya Kebun Kopi, jangan harap bisa menemukan sebatang pun pohon kopi di kawasan ini. Hanya hutan belantara.
Dari arah Parigi kita akan melewati ratusan tikungan tajam nan menanjak.
Di sisi kiri tebing dan sisi kanannya jurang yang curam.
Kawasan yang oleh warga Palu dipercaya sebagai wilayah Uentira, kota jin tak kasat mata. Foto: Medil/PojokSatu.id
Puncaknya berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.
Suasananya sejuk. Sejauh mata memandang hanya jajaran pegunungan yang tampak.
Lalu di mana Uentira?
Pintu gerbang memasuki kota jin itu dipercaya berada di bawah jembatan di kawasan Kebun Kopi yang menurut warga sekitar sangat angker.
Konon, pengendara yang ingin melintasi jembatan itu harus membunyikan klakson minimal tiga kali, jika ingin selamat.

Categories
Cerita Mistis donggala gempa palu gempa sigi korban Nasional tsunami

Merinding, Warga Kerap Dengar Teriakan Minta Tolong Tengah Malam di Kota Palu

POJOKSATU.id, PALU – Ada kisah mistis yang kini jadi perbincangan warga Palu pasca gempa 28 September lalu.
Sejumlah kejadian aneh dialami warga. Terutama di titik-titik yang mengalami kerusakan parah atau banyak korban meninggal.
Sekadar diketahui, hingga 12 hari pasca gempa, masih ada ratusan bahkan mungkin ribuan warga yang masih hilang atau tertimbun tanah, reruntuhan bangunan.
Mereka sampai saat ini juga masih belum dievakuasi.
BACA:
Mukjizat, Korban Gempa dan Likuifaksi Sigi Dibungkus Kantong Mayat Hidup Lagi
Relawan Bogor Temukan Fakta, Gempa Sulteng Picu Hirpetensi
Gempa Sulawesi Tengah Sudah Telan 2.010 Jiwa, Masih Terus Bertambah
Menurut seorang warga kelurahan Buluri Kecamatan Ulujadi Kota Palu, Inton (39), dirinya dan warga lain sudah sering mengalami kejadian aneh setelah bencana dahsyat itu.
Misalnya ketika melintas di pesisir Pantai Buluri, di sepanjang Jalan Diponegoro, Kota Palu.
Ia bertutur, dirinya dan warga lainnya kerap mendengar suara-suara aneh.
Terlebih jika sudah memasuki tengah malam dimana suara-suara itu lebih sering terdengar.
“Di sini (posko pengungsi) tidak ada yang berani melintas di sepanjang pesisir pantai itu kalau sudah tengah malam,” bebernya.
BACA:
11 Oktober, Evakuasi Korban Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah Dihentikan
Jalan Terbelah Hingga Rumah Porak-poranda Bukan Dampak Gempa Bulukumba
Pengungsi Masih Terlelap Saat Diguncang Gempa Beruntun, Langsung Lari Terbirit-birit
Biasanya, lanjutnya, warga penghuni posko pengungsi kerap mendengar suara teriakan minta tolong.
“Soalnya kami sering mendengar ada suara perempuan atau anak kecil berteriak minta tolong,” kata Inton.
Inton menambahkan, suara-suara aneh itu makin terdengar jelas saat malam hari.
“Suara aneh itu terdengar jelas jika melintas pada malam hari, apalagi saat suasana jalan raya sepi,” katanya lagi.

Categories
Cerita Mistis donggala gempa palu gempa sigi Nasional

Cerita Mistis ‘Penguasa’ Teluk Palu, Ikan Raksasa Melebihi Kapal

POJOKSATU.id, PALU – Usai diterjang gempa dan Tsunami, Palu, Donggala, Sigi dan sejumlah wilayah terdampak mulai berbenah.
Sedikit demi sedikit sendi-sendi kehidupan yang lumpuh total usai bencana, mulai bangkit.
Di sisi lain, masih banyak korban yang diyakini masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan dan belum bisa dievakuasi.
Seperti halnya kebanyakan masyarakat Indonesia, cerita mistis pun berkembang berdasarkan penuturan dari mulut ke mulut.
BACA:
Cerita Mistis Sehari Sebelum Gempa Palu, 7 Orangtua Aneh Sudah Berikan Peringatan
Mistis! 7 Orang Tua Aneh Peringatkan Gempa Palu Sehari Sebelumnya, “Bo Masadia Mami Komi Maile”
7 Orang Tua Ingatkan Sehari Sebelum Gempa Palu, Berasal dari Kota Hilang, Mistis
Demikian juga masyarakat di pesisir pantai Sulawesi Tengah yang juga mempercayai adanya makhluk gaib pdi sepanjang pesisir laut tersebut.
Makhluk tak kasat mata itu sendiri dipercaya masyarakat mendiami Teluk Palu.
Lalu seperti apa ‘penguasa’ Teluk Palu yang dipercaya warga setempat?
Teluk Palu terletak di pantai barat Pulau Sulawesi. Di ujung teluk ini terdapat Pantai Talise yang merupakan salah satu ikon wisata Kota Palu.
BACA:
Banyak Kejadian Aneh Sebelum Gempa dan Tsunami, Langit Palu jadi Hitam
Masih Banyak yang Hilang, Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan
Fahri Hamzah: Prabowo Jangan Banyak Diam, Ngomong Dong Soal Bencana
Lihat Nih, Warga Korban Gempa Kesulitan Terima Bantuan Gara-gara Terhambat KTP
Sebagian masyarakat Palu percaya bahwa teluk ini dihuni makhluk yang bentuknya sangat aneh.
“Memang dari dulu saya sudah sering mendengar cerita orangtua tentang penguasa Teluk Palu ini,” kata Ketua Lembaga Adat Palu, Badri Masyut Yutji (57) kepada Pojoksatu.id, Senin (8/10/2018).
Menurut Badri, dari berbagai cerita yang pernah ia dengar, ada makhluk yang bentuknya menyerupai ikan tapi berukuran sangat besar.
“Besarnya mungkin lebih besar dari kapal laut,” tutur Badri.

Categories
Cerita Mistis donggala gempa palu gempa sigi Nasional

Banyak Kejadian Aneh sebelum Gempa dan Tsunami, Langit Palu Jadi Hitam

POJOKSATU.id, PALU – Gempa yang mengguncang Palu, Donggala, Sigi dan sejumlah wilayah lain dan disertai tsunami itu kini meninggalkan sejumlah kisah.
Salah satunya adalah cerita kodisi dan situasi beberapa saat sebelum bumi di wilayah itu seperti digetarkan dengan cukup hebat.
Hal itu diakui Ketua Lembaga Adat Palu, Badri Masyut Yutji (57) yang mengaku mendapat beragam cerita aneh terkait gempa dan tsunami.
Salah satunya adalah kondisi langit di atas Kota Palu yang jauh daripada biasanya.
BACA:
7 Orang Tua Ingatkan Sehari Sebelum Gempa Palu, Berasal dari Kota Hilang, Mistis
Mistis! 7 Orang Tua Aneh Peringatkan Gempa Palu Sehari Sebelumnya, “Bo Masadia Mami Komi Maile”
Cerita Mistis Sehari Sebelum Gempa Palu, 7 Orangtua Aneh Sudah Berikan Peringatan
Saat itu, sere hari menjelang gempa, banyak burung-burung beterbangan. Menjadi tidak biasa karena jumlah burung yang menurutnya jutaan.
Burung-burung itu, sebutnya, berputar-putar tak tentu arah.
“Mereka (burung-burung) itu seperti berkumpul di atas langit kota Palu,” bebernya kepada Pojoksatu.id, Senin (8/10/2018).
Akibat teramat banyaknya burung yang beterbangan tak tentu arah itu, langit saat itu seperti berubah warna.
BACA:
Masih Banyak yang Hilang, Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan
Fahri Hamzah: Prabowo Jangan Banyak Diam, Ngomong Dong Soal Bencana
Lihat Nih, Warga Korban Gempa Kesulitan Terima Bantuan Gara-gara Terhambat KTP
Bukanlagi biru dan putih, melainkan hitam.
“Pokoknya sore itu memang langit jadi hitam karena banyak sekali burung beterbangan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mendapat cerita aneh dari salah seorang sopir angkot yang mengaku mengangkut tujuh penumpang aneh, hanya sehari sebelum gempa dan tsunami.
Diduga, tujuh orang tua itu berasal dari Kebun Kopi yang oleh warga setempat kerap disebut sebagai Kota Hilang.