Categories
cak imin Ketum PKB Muhaimin Iskandar Nasional PKB

Tak Ada yang Menolak, 34 DPW PKB Sepakat Cak Imin Ketum Lagi, Direspon Begini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sesuai dengan prediksi banyak pihak tentang Muktamar PKB, Muhaimin Iskandar kembali terpilih secara aklamasi jadi ketua umum.
Sebanyak 34 DPW secara kompak menyampaikan dukungan saat sidang pleno laporan pertanggungjawaban (LPJ) DPP dan pandangan umum di muktamar yang digelar di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8) dinihari.
Secara bergantian, para perwakilan DPW menyampaikan keinginan agar Cak Imin yang sudah 14 tahun memimpin kembali diberi amanah.
Usai LPJ DPP diterima seluruh DPW, Ketua Steering Committee Muktamar PKB Ida Fauziyah melanjutkan agenda sidang dengan menindaklanjuti permintaan pengurus DPW PKB tersebut.
Mantan cawagub Jateng itu kemudian menanyakan kesediaan Cak Imin yang kembali didorong memimpin partai hingga 2024.
Cak Imin kemudian memberi jawaban. Dia mengaku dapat memahami amanah semangat luar biasa pengurus dan ketua DPW se-Indonesia.
Atas alasan itu, dia kemudian menyatakan kesediaan untuk kembali jadi ketum PKB.
“Saya mengucapkan bismillah, saya bersedia memimpin kembali PKB 2019-2024. Semoga Allah memberi kekuatan kepada kita semua,” tegasnya.
(sta/rmol/pojoksatu)

Categories
cak imin Grace Natalie Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Nasional Romahurmuzy

Zulhas, Cak Imin, dan Romi Sering Blusukan, tapi Masih Kalah Ngetop Sama Grace Natalie

POJOKSATU.id, JAKARTA – Meski sering turun ke arus bawah, Ketum Parpol sekelas Zulkifli Hasan, Muhaimin Iskandar, dan Romahurmuzy ternyata masih kalah pamor di dunia maya.
Hasil riset lembaga Komunikonten terkait popularitas para ketum parpol berdasarkan pencarian Google Trends menunjukkan hasil menarik.
“Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Ketua Umum Parpol terpopuler di antara Ketua Umum Parpol peserta Pemilu 2019,” ujar Direktur Konten dan Data Komunikonten, M Samsul Arifin dilansir JawaPos.com, Sabtu (2/3/2019).
Sigi berdasar pada hasil penelusuran Google Trends, mulai periode 1 Januari-28 Februari 2019.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 
Terima kasih buat yang suka kepoin kami dan apa yang kami perjuangkan. Nomor 4 setelah Pak Prabowo, Pak SBY dan Ibu Megawati. Pak Prabowo capres yang sedang berkontestasi saat ini, Bu Mega dan Pak SBY mantan presiden RI. Alhamdullilah, puji Tuhan. Not bad at all. Semakin semangat berjuang. #menangkanjokowipilihpsi #psinomor11
Sebuah kiriman dibagikan oleh Grace Natalie (@gracenat) pada 2 Mar 2019 jam 8:02 PST

Puncak popularitas Prabowo terjadi pada hari debat pertama Pilpres tanggal 17 Januari 2019 dan debat kedua Pilpres tanggal 17 Februari 2019.
Menurutnya publik mencari kata kunci Prabowo Subianto, SBY, dan Megawati di mesin pencari Google bukan lantaran ingin mencari tahu sosoknya.
Melainkan memperbaharui isu terkini seputar aksi politik mereka.
Menariknya, urutan keempat Ketum Parpol terpopuler Google Trends dicapai Ketum PSI Grace Natalie.
“Adapun tokoh-tokoh lainnya dicari karena kepiawaian yang bersangkutan atau tim medianya mencarikan isu-isu yang menarik perhatian,” terang Samsul,” kata Samsul.
Direktur Eksekutif Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria menambahkan, politisi sekelas Ketum Partai adalah pemeran utama.
Ia tak sekadar mampu riding the issues, namun memberikan pencerahan terhadap isu yang berkembang, bahkan membuat isu baru yang mendorong perbaikan.
Saat ini, kata dia, penonton Youtube jumlahnya 53 persen dari pengguna internet di Indonesia, hampir menyaingi televisi.
Namun Ketum Partai masih sangat bergantung pada media konvensional yang minim dialog.
“Media konvensional penting untuk menyampaikan gagasan, sementara media sosial penting untuk menguji gagasan. Keduanya harus dikombinasikan,” pungkas Hariqo.
Berikut peringkat Ketum Partai peserta Pemilu 2019 terpopuler di Google Trends:
1. Prabowo Subianto (Ketum Partai Gerindra)
2. Susilo Bambang Yudhoyono (Ketum Partai Demokrat)
3. Megawati Soekarnoputri (Ketum PDI Perjuangan)
4. Grace Natalie (Ketum PSI)
5. Yusril Ihza Mahendra (Ketum PBB)
6. Hary Tanoesoedibjo (Ketum Partai Perindo)
7. Tommy Soeharto (Ketum Partai Berkarya)
8. Oesman Sapta Odang (Ketum Partai Hanura)
9. Surya Paloh (Ketum Partai Nasdem)
10. Zulkifli Hasan (Ketum PAN)
11. Muhammad Romahurmuziy (Ketum PPP)
12. Muhaimin Iskandar (Ketum PKB)
13. Airlangga Hartarto (Ketum Partai Golkar)
14. Diaz Hendropriyono (Ketum PKPI)
15. Sohibul Iman (Presiden PKS)
16. Ahmad Ridha Sabana (Ketum Partai Garuda)
(sta/jpc/pojoksatu)

Categories
cak imin Nasional

Kritik Pedas Cak Imin buat Menteri Nasdem, “Kita Sebut Pengkhianat Bangsa”

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengkritik impor yang dilakukan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
Meski secara eksplisit tidak menyebut nama Enggar, namun secara implisit maksud kritik yang disampaikan Cak Imin dalam acara Konsolidasi dan Deklarasi PKB “1kan 1ndonesia” di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/9), benar-benar dimaksudkan untuk Enggar.
“Saya serukan setop impor bahan pangan, impor itu kita sebut pengkhianat bangsa,” kata Cak Imin di hadapan kader PKB seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim.
Kritik Cak Imin beralasan. Akhir-akhir ini Indonesia diserbu barang-barang impor pangan. Seperti impor garam, impor 1,8 juta ton beras, impor Gula dan impor daging. Izin impor dikeluarkan Kementerian Perdagangan Enggartiasto Lukita. Hasil audit BPK, impor dilakukan tidak sesuai prosedur mulai dari ijin, tidak adanya koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya, dan terjadi kelebihan kebutuhan.
Cak Imin menegaskan impor membahayakan, merusak harga dan tidak menyejahterakan rakyat. PKB, kata Cak Imin, akan konsisten memperjuangkan nasib rakyat kecil khususnya petani.
“Insya Allah kalau PKB mendapat 100 kursi di DPR, kita akan setop impor pangan. Kalau kita punya kursi mayoritas di parlemen, maka kita bisa menentukan warna bangsa kita,” ujar pria asli Jombang ini.
(jto/rmol/pojoksatu)

Categories
cak imin Nasional PKB

Abdul Kadir Karding Dicopot dari Sekjen PKB, Ini Penjelasan Cak Imin

POJOKSATU.id, JAKARTA – Rotasi kepengurusan terjadi di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa , termasuk kursi Sekjen yang dijabat Abdul Kadir Karding.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, rotasi ini karena ada pembagian tugas di internal partai. Pembagian tugas itu ditetapkannya untuk menghadapi Pemilu 2019.
“Pembagian tugas saja. Abdul Kadir kita konsentrasikan di Tim Kampanye Nasional (Joko Widodo – Ma’ruf Amin),” ujarnya saat ditemui di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (30/9).
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menambahkan, selain Karding, ada juga sejumlah kader PKB yang ia tugaskan khusus untuk mengawal suara di Pileg 2019.
“Tim kampanye khusus yang menangani internal PKB,” tambahnya.
Pembagian tugas ini, kata Cak Imin, merupakan hal yang biasa dilakukan para parpol ketika menghadapi Pemilu 2019.
“Tour of Duty, setiap saat bisa berganti,” tukas Imin.
(jto/rmol/pojoksatu)