Categories
BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota Lippo Plaza Keboen Raya Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota Dukung Peluncuran Mal Pelayanan Publik

POJOKSATU.id, Bogor – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor secara resmi dibuka, Senin (26/8/2019), setelah dua pekan lamanya melakukan uji coba.
Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) berharap, pusat pelayanan publik yang berada di Lippo Plaza Keboen Raya Bogor ini bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat atas pelayanan publik secara tepat dalam satu titik.
Acara peresmian secara langsung dibuka Menteri PAN RB Syafruddin, didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya dan disaksikan Pendiri Lippo Grup Mochtar Riady, Senior Executive Lippo Grup Ginanjar Kartasasmita, CEO Lippo Grup John Riady, serta 14 Instansi yang melakukan penandatangan kerjasama, termasuk BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Kota.
Syafruddin dalam sambutannya menuturkan, MPP di Bogor merupakan MPP ke-17 di Indonesia dan pertama di Jawa Barat.
Ia pun berharap dengan adanya pelayanan publik di mal dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang terintegrasi dalam satu tempat.
“MPP merupakan salah satu inovasi program pemerintah kita sekarang. Guna mendukung akselerasi pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Di mana dengan sistem online, sehingga yang terlayani tidak perlu mengantre dan terpadu dalam satu titik,” ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, dalam lima tahun terakhir inovasi-inovasi pelayanan terus dikembangkan. Jumlah pelayanan mencapai 14.000 pelayanan publik. Hingga Agustus ini, mencapai 3.156 inovasi.
“Untuk MPP sendiri, kami berkomitmen untuk membangun 35 lagi. Sehingga MPP serupa menjadi 52 dan hanya Bogor yang menggunakan sistem aplikasi. Mungkin bisa menjadi pilot project untuk yang akan mengembangkan MPP,” kata Syafruddin.
Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bogor Kota sangat mendukung program pemerintah dalam melayani masyarakat secara luas.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bogor Kota, Chairul Arianto, setelah penandatangan kerjasama di acara peresmian MPP mengatakan, pihaknya perlu partisipasi di dalam perubahan-perubahan ini, terlebih dalam peningkatan pelayanan publik khususnya masyarakat pekerja agar lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan informasi maupun layanan yang lainnya.
Walikota Bima Arya menyebut, reformasi birokrasi saat ini berjalan dengan menitikberatkan kepada kecanggihan teknologi dan sistem komunikasi informasi.
Menurut Bima, pelayanan yang ada kini merupakan pelayanan publik yang memaksimalkan kecanggihan teknologi.
Di Graha Tiyasa ini dipadukan dua hal, pertama adalah layanan daring yang selama beberapa tahun terakhir sudah diimplementasikan oleh Pemkot Bogor. Kedua layanan langsung secara fisik melayani warga, karena tidak semua warga cukup familiar dengan daring.
Dua hal itu pulalah yang menurut Bima membedakan MPP Kota Bogor dengan daerah lainnya. Belum lagi ditambah dengan keleluasaan warga yang bisa mendaftar dahulu melalui daring.
“Jadi warga bisa mendaftarkan dulu via daring, memilih layanan di mana, menyiapkan dokumentasinya, jadi memudahkan warga,” katanya.
Berdasarkan kajian Pemkot Bogor di beberapa daerah, hal yang paling penting di MPP adalah sosialisasi. Hal ini lantaran MPP di beberapa daerah tidak terlalu ramai.
“Entah karena kendala geografis dengan rentang jarak yang jauh, atau warga yang tidak terlalu paham bagaimana mengunduh aplikasi,” pungkas Bima.
(adv/dia/pojoksatu)

Categories
Berkah Ramadhan BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota Chairul Arianto Nasional ramadhan takjil

Kejar Berkah Ramadhan, BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota Berbagi Takjil

POJOKSATU.id, Bogor – Sebagai implementasi dari nilai budaya organisasi berupa value Iman, di bulan Ramadhan 1440 H penuh berkah ini BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota  melakukan buka puasa bersama Serikat Pekerja yang berada di Kota Bogor serta dibarengi membagikan makanan berbuka puasa atau takjil secara cuma-cuma untuk masyarakat yang melintas di depan kantornya, Rabu (28/5/2019).
Takjil tak hanya diberikan kepada pengendara yang sedang berpuasa, akan tetapi masyarakat Kota Bogor non-muslim pun turut kebagian paket makanan ringan untuk berbuka puasa tersebut.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota, Chairul Arianto mengatakan, pembagian takjil tersebut bentuk kepedulian pihaknya terhadap sesama.
Tak sebatas itu, Kegiatan tersebut adalah cara BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota untuk hadir tidak hanya pada pekerja, tapi juga masyarakat khususnya masyarakat Kota Bogor.
“Ini sebenarnya inisiatif dari teman-teman ya, karyawan BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota. Kita memanfaatkan momen yang baik di Bulan Ramadhan ini, Kegiatan  ini akan menumbuhkan rasa persaudaraan, rasa kepedulian antar sesama pada diri kita,” ujar Chairul Arianto.
Chairul Arianto menyatakan, sebanyak 200 paket dibagikan dalam kegiatan tersebut. Selain pembagian takjil gratis, pihaknya juga telah menyelenggarakan sejumlah kegiatan sosial sepanjang Bulan Ramadhan 1440 Hijriah. Salah satunya pasar murah selama 3 hari (20-22 Mei) menjual paket sembako seharga Rp150 ribu dijual setengahnya.
(adv/dia/pojoksatu)