Categories
bos tekstil bandung korban mutilasi malaysia Nasional

Ungkap Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Bos Tekstil, Ini Kata Polisi

POJOKSATU.id, JAKARTA- Kasus mutilasi bos tekstil asal Bandung akan segera terungkap. Terbaru, polisi Diraja Malaysia mengamankan kembali tiga orang pelaku yang diduga sebagai eksekutor terhadap Nuryanto.
Tak hanya itu, lewat penjelasan Kepolisian Indonesia, aktor intelektual pembunuhan dua warga Indonesia itu sedang diburu.
Demikian disampaikan, Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/3).
“CID Polisi Diraja Malaysia masih mengejar satu orang diduga aktor intelektualnya pembunuhan ini,” tutur Dedi.
Menurut Dedi, hingga saat ini pihak Polisi Malaysia masih terus mendalami kasus pembunuhan sadia itu.
“Kasus masih terus berjalan, saat ini ditangani CID Polisi Malaysia,” beber Dedi.
Sebelumnya, Pengacara almarhum Nuryanto, Deki mengatakan bahwa pasca dibebaskannya Iqbal dan Abbas, Polisi Malaysia langsung mengamankan tiga orang tersebut.
“Tiga orang ini, menurut penyidik di Malaysia, sesuai yang ada di CCTV, dimana sejak tanggal 19-23 Januari wajah tiga orang ini terpantau CCTV,” papar Deki, Selasa (12/3).
Kendati sudah diamankan, polisi Malaysia belum bisa mengungkap identitas ketiga pelaku.
“Kami sendiri hanya diberi tahu bahwa tiga pelaku diamankan, namun identitasnya tidak dibuka. Apakah warga Malaysia atau warga keturunan lain itu masih disamarkan,” paparnya.
Tak hanya itu, pihak pengacarapun menilai, dengan ditangkapnya tiga terduga pelaku ini. Maka masalah Nuryanto diduga murni pembunuhan.
“Dengan dilepasnya Iqbal dan Abbas, dugaan mengenai adanya persaingan usaha itu tidak terbukti sepertinya,” terangnya.
Seperti diketahui, dua WNI itu berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia pada 17 Januari. Kedua orang itu tidak bisa dihubungi oleh keluarganya sejak tanggal 24 maka pada 26 Januari keluarganya melapor ke Polda Jawa Barat dan pada 28 Januari keluarga juga lapor ke PDRM.
Dari hasil temuan Polisi Diraja Malaysia, kedua potongan jasad dua WNI itu ditemukan di Sungai Buloh, Selangor pada 26 Januari 2019 sekitar pukul 23.00 waktu setempat.
Pada kantung pertama isinya paha kanan laki-laki, dan dua tangan laki-laki, kantong kedua bodi laki-laki, kantong ketiga bodi perempuan tapi tanpa kepalanya.
(fir/pojoksatu)