Categories
Bohong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Lipsus Nasional Pemkot Bekas sampah sampah bantargebang

Mengurai Kisruh Sampah, Anies Baswedan Vs Pemkot Bekasi, Siapa Pembohong?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Permasalahan sampah Ibukota, membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhadap-hadapan langsung dengan Pemkot Bekasi.
Dalam perjanjian kerjasama pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantarbebang itu, kedua pihak sama-sama bersikukuh dengan klaim masing-masing.
Hal ini bermula dari dilarangnya puluhan truk sampah DKI masuk ke Bantargebang yang dipicu palanggaran perjanjian oleh Pemprov DKI kepada Pemkot Bekasi.
Kadishub Kota Bekasi, Yayan Yuliana menyatakan, bahwa sejatinya sudah ada perjanjian antara DKI dan Bekasi terkait sampah.
BACA:
Walikota Bekasi dan Wakilnya Kompak Menyerang Gubernur DKI Jakarta
Walikota Bekasi Beberkan ‘Borok’ Anies Baswedan, Ada 14!
“Cuma, dari perjanjian itu kan ada hak dan kewajiban-kewajiban dari DKI yang memang tidak dilaksanakan, tidak dipenuhi,” ujar Yayan.
Tak kalah garang, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi pun buka suara terkait perjanjian kerja sama yang tidak dilaksanakan Pemprov DKI.
Pepen, sapaan akrabnya mengatakan, Pemprov DKI harus menghormati Kota Bekasi sebagai mitra dan partner dalam menghadapi permasalahan sampah.
“Kota Bekasi itu mitra, rekanan. Jadi ada poin-poin kerjasama dalam bentuk perjanjian,” ucapnya.
BACA:
Kisruh Sampah dengan Pemkot Bekasi, Anies Baswedan Klaim Sudah Bayar Rp235 Miliar
Wakil Walkot Bekasi: Jokowi dan Ahok Jauh Lebih Baik Ketimbang Anies
Dengan adanya perjanjian tersebut, lanjutnya, seharusnya baik DKI maupun Bekasi sama-sama melaksanakan poin-poin yang tertuang dalam perjanjian tersebut.
“Jadi harus sama-sama punya tanggung jawab atas perjanjian itu. Tidak hanya satu pihak saja yang melaksanakannya, pihak lainnya cuek,” lanjut Pepen.
Pepen lantas menyindir Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies Baswedan. Menurutnya, Kota Bekasi bukan pembantu DKI yang bisa diatur seenaknya.