Categories
Aksi Heroik Polisi berita viral ditlantas polda metro jaya Nasional

Viral, Polisi Terseret Kap Mobil Jadi Tontonan Warga

POJOKSATU.id, JAKARTA- Viral di media sosial, lagi lagi seorang anggota polisi lalu lintas terseret pengendara mobil Honda Mobilio berwarna abu-abu.
Dalam akun instagram jktinfo, terlihat anggota polisi itu terseret karena menempel di kap mobil.
Kejadian ini terjadi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan arah ke Tanjung Barat. Belum diketahui apa penyebab polisi itu terseret. Dalam video pintu kiri depan coba dibuka penumpang.
Entah apa maksud penumpang itu coba membuka pintu. Kejadian ini sendiri jadi tontonan pengendara sepeda motor yang melintas di sana.
Bahkan sempat terlihat ada warga yang melemparkan benda ke badan mobil agar laju mobil berhenti.
polisi membenarkan adanya kejadian itu. Namun, polisi belum bisa berkata banyak karena masih mengumpulkan data. Ia minta bersabar sampai data valid rampung dikumpulkan.
“Benar. Dicari dulu datanya,” ucap Kasar Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Lilik Sumardi saat dikonfirmasi, Senin (16/9)
Kasus serupa juga pernah terjadi belum lama ini di Pos Gatur Rajiman Jalan Pasirkaliki Bandung. Anggota Lantas yang terseret ialah Brigadir Natan Doris ES.
Dia merupakan anggota Unit Lantas Polsek Cicendo. Saat itu korban melihat kendaraan yang melanggar lampu lalu lintas.
Mobil tersebut bernomor Polisi B 1980 PRF. Semula kendaraan diberhentikan oleh anggota polisi lain, tapi tidak berhenti. Saat akan diberhentikan oleh Brigadir Natan, mobil tersebut malah memacu laju kendaraannya. Alhasil Brigadir Natan terseret sejauh 100 meter.
(dhe/pojoksatu)

View this post on Instagram

Senin (16/9) Seorang polisi nampak berpegangan pada bagian depan mobil yang sedang melaju di Pasar Minggu. Belum diketahui secara detail peristiwa yang terjadi pada siang hari ini. – info dari @imam_mirhan #jktinfo
A post shared by JAKARTA INFO (@jktinfo) on Sep 16, 2019 at 1:16am PDT

Categories
berita viral Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hti Nasional pemprov dki jakarta Ustaz Felix Siauw

Sudah Dua Kali Pemprov DKI Undang HTI, setelah Viral Dibatalkan, Terbaru Felix Siauw

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta lagi-lagi membuat heboh. Kali ini mengundang Felix Siauw untuk memberikan ceramah di Masjid Fatahilah, Balai Kota, Jakarta Pusat.
Setelah viral dan ramai dikecam di media sosial, anak buah Anies Baswedan itu lantas membatalkannya.
Rencananya, Felix Siauw akan memberikan ceramahnya dalam kajian bulanan di masjid tersebut pada Rabu (26/6) pukul 11.45 WIB.
Dikonfirmasi, Kepala Sekretariat Dewan Pengurus Korpri Provinsi DKI Jakarta Amiruddin menyatakan bahwa kegiatan tersebut sudah dibatalkan.
“Sudah kami batalin, dibatalin. Saya sudah diinstruksikan Kepala BKD,” ujar Amiruddin dikutip PojokSatu.id deri Tempo.co, Senin (25/6).
Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir membenarkan telah memberi intruksi untuk membatalkan acara kajian tersebut.
Akan tetapi, pihaknya membantah bahwa pembatalan kegiatan kajian bulanan itu setelah viral di media sosial, tapi mencari waktu yang lebih baik.
Tapi, Chaidir juga memastikan tidak akan lagi mengundang Felix Siauw dalam kegiatan kajian lainnya.
“Ya enggaklah (mengundang Felix Siauw). Kami nungguin dulu kepentingannya apa,” katanya.
Sebelumnya, kegiatan kajian bulanan yang digagas Pemprov DKI Jakarta sedianya mengundang Felix Siauw banyak dipertanyakan publik di media sosial.
Mereka pun beramai-ramai mempertanyakan keseriusan pemerintahan di bawah kepemimpinan Anies Baswedan itu.
Alasannya, Felix Siauw dianggap sebagai salah satu dedengkot Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang sudah dianggap sebagai ormas terlarang di Indonesia.
“Kemarin untuk rapat dengan Ormas Pemda ngundang perempuan HTI. Sekarang pengajian ngundang Felix Siauw. Mungkin ini yang dinamakan Jakarta berkhilafah….” tulis @eko_kuntadhi.
“Mamang dikasih undangan kajian bulanan bersama Felix Siauw di Masjid Balaikota Jakarta. Ustadzna terkenal ceunah, sampai diundang Pak Gub @aniesbaswedan,” kata @mang_jupri.
“FELIX SIAUW DIKASIH PANGGUNG OLEH @aniesbaswedan yang AKAN BERLANGSUNG BESOK HARI di MASJID FATAHILLAH BALAIKOTA. KEBERPIHAKAN untuk PENDUKUNG KHILAFAH. MIRIS. SURAM!!” sesal @TolakBigotRI.
“Kan ada @gusmusgusmu & @quraishihab yang lebih ulama dan adem,” saran @susiani1979.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemprov DKI juga membatalkan rapat membahas konten poster antikekerasan terhadap perempuan dan anak, pada 14 Juni 2019 lalu.
Kegiatan itu digagas Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) Pemprov DKI Jakarta.
Pasalnya, daftar undangan yang beredar, terdapat dua sayap HTI, yakni Muslimah HTI dan Indonesia Tanpa Feminis.
Dalam daftar undangan itu sendiri tertera tandatangan Kadis PPAPP Provinsi DKI Jakarta Tuty Kusumawati.
Setelah viral dan menuai protes publik, kegiatan itu juga akhirnya dibatalkan.
Kadis PPAPP DKI Jakarta Tuty Kusumawatu pun mengakui ada kesalahan karena organisasi sayap HTI dalam undangan.
Tuty mengakui bahwa dia tidak teliti saat menandatangani undangan itu. Menurutnya, undangan tersebut sudah diperiksa oleh jajarannya.
“Kami akui ada kesalahan. Saya juga tidak melihat secara detail daftar undangan saat menandatangani. Sebab, sudah melalui pemeriksaan Plt Kabid dan Sekretaris Dinas,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (13/6/2019).
(ruh/pojoksatu)

Categories
berita viral marah-marah Nasional viral

Viral, Pengemudi Fortuner Marah-marah Sambil Nginjak Kap Mobil Pengendara Lain

POJOKSATU.id, JAKARTA- Seorang pengemudi Toyota Fortuner warna putih dengan nomor polisi B 1592 BJK mengamuk di tengah kemacetan Tol Pancoran, Jakarta Selatan.
Terlihat pria berkemeja putih itu memaki dan menginjak kap mesin serta atap mobil Honda Brio milik pengendara lain di sana yang melintas layaknya seorang jagoan.
Kejadian ini viral di media sosial instagram. Peristiwa ini terjadi kemarin, Senin (15/4)  sekitar pukul 09.00 WIB pagi.
Pria arogan itu mengamuk karena tak terima mobilnya tak bisa menyalip mobil Honda Brio didepannya. Saat itu, mobil Fortuner hendak menyalip lewat bahu jalan, namun tak diberi celah oleh mobil Brio.
Akhirnya, mobil Fortuner tak bisa nyalip dan malah dihentikan polisi. Namun, polisi tak menilang karena ternyata mobil Fortuner sudah ditilang sebelumnya.
Terkait hal ini, Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol M Nasir membenarkan adanya kejadian ini. Namun, terkait kejadian pria itu menginjak-injak mobil milik orang lain masuk ke pidana umum bukan lalu lintas, dia hanya menyayangkan masih ada pengendara mengambil bahu jalan.
“Penggunaan bahu jalan hanya untuk petugas dan keadaan darurat atau prioritas dengan pengawalan Polri,” kata Nasir saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (16/4)
Nasir menegaskan sekali lagi kalau menggunakan bahu jalan adalah pelangggaran lalu lintas. Hanya beberapa mobil yang boleh lewat bahu jalan.
Diantaranya adalah mobil petugas Polri dan ambulan dan mobil yang diperuntukan bagi pelayan masyarakat. Pengendara yang melintas lewat bahu jalan akan dikenakan Pasal 287 Ayat (1) pidana 2 bulan atau denda Rp500ribu.
“Bahu jalan diatur oleh Undang-Undang sebagai tempat darurat dan insidentil,” ujarnya.
Berikut ini link videonya:
(dhe/pojoksatu)

View this post on Instagram

Repost- Senin, 15 April 2019, sekitar jam 9:05 pagi di tol pancoran. . Kronologis : Jalan tol macet parah, kebetulan saya di jalur 1 (jalur pelan). Kemudian ngeliat didepan ada mobil lg ditilang karena jalan di bahu jalan. Tiba2 ada mobil dengan nomor polisi B 1592 BJK mau nyalip dari arah bahu jalan juga ke jalur satu. Saya hadang karena posisi juga lg macet dengan harapan polisi didepan ngeliat dan nilang mobil itu. Mobil itu akhirnya di stop polisi tapi ga sampai 5 detik tancap gas lagi, entah anak pejabat entah anggota dia lolos dan tiba2 mepet ke mobil saya kemudian dia buka kaca dan nyiramin air ke mobil saya. Tidak puas dengan siramin air, dia cegat mobil saya dan turun dari mobilnya kemudian mencoba melakukan perusakan ke mobil saya. Perusakan adalah naik ke atas mobil dan menendang, dan jg memukul kaca bagian sisi kanan pengendara. . NOTE: strobo, roator atau semacamnya tidak digunakan di mobil saya. plat biasa bukan anggota.
A post shared by Ridho Laksamana J.U (@ridholaksamana) on Apr 14, 2019 at 10:02pm PDT

Categories
berita viral Jokowi-Ma'ruf Lampung menikah Nasional palembang pendukung Pilpres 2019 prabowo-sandi

Kisah Pendukung Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi Putuskan Menikah, Bagai Romeo dan Juliet

POJOKSATU.id, LAMPUNG – Pernikahan Abul Hasan Al-Asy Ari dan Lisa Novita Sari mendadak ramai diperbicangkan publik. Pasalnya, Abul adalah pendukung Jokowi-Ma’ruf, sedangkan Lisa adalah pendukung Prabowo-Sandi.
Kisah cinta keduanya pun bak roman Romeo dan Juliet yang kesohor. Kisah cinta dua kubu yang bertentangan dan terlibat ‘permusuhan’ satu sama lain. Kubu 01 dan kubu 02.
Tak seperti yang mengemuka selama ini, perbedaan pandangan dan pilihan politik keduanya sama sekali tak membuat Abul dan Lisa bermusuhan.
Malah, keduanya seperti ingin membuktikan bahwa perbedaan itu sama sekali tak menghalangi cinta mereka.
Hal itu seperti yang tertuang dalam surat undangan pernikahan Abul dan Lisa. Dimana keduanya tampak berpose dengan acungan jari yang selama ini identik dengan masing-masing kubu.
Abul berpose dengan jempol, sedangkan lisa berpose dua jari.

Malah, undangan pernikahan itu juga dilengkapi dengan simbol masing-masing kubu. ‘Jokowi-Amin Indonesia Maju’ dan ‘Adil Makmur Bersama Prabowo-Sandi’ yang diletakkan bersebelahan, tepat di atas foto Abul dan Lisa.
Abul mengungkap, undangan itu memang sengaja didesign sedemikian rupa. Akan tetapi, ada pesan mendalam yang ingin disampaikan keduanya dari undangan tersebut.
“Kami ingin sampaikan ke seluruh rakyat Indonesia, meski berbeda pilihan kami tetap bersatu,” kata Abul saat ditemui di Palembang, Sabtu (13/4/2019).
Abul mengisahkan, pertemuan dengan perempuan pujaan hatinya itu kali pertama terjadi lima tahun lalu.
Yakni saat keduanya bersama-sama menuntut ilmu di Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Palembang.
Hubungan asmara itu pun berjalan serius sampai awal 2019 lalu, dirinya memantapkan langkah dengan meminang putri bungsi pasangan Darkoni dan Mahdalena itu.
Segala persiapan pun sudah mulai dilakukan. Termasuk mendesaign undangan dan foto.
Awalnya, bukan foto Adul dan Lisa yang dipampang di undangan tersebut. Melainkan foto kedua orangtua calon istrinya.
Apalagi, keduanya akan melangsungkan pernikahan di Lampung, di kediaman orangtua Lisa.
“Semula rencananya foto kedua orangtua Lisa yang akan dipasang di undangan, karena kalau di daerah itu kalau tidak dipasang foto takutnya tamu gak bakalan datang,” jelasnya.
Berbarengan dengan persiapan pernikahan keduanya, Abul mengaku jengah dengan kondisi dan situasi politik saat ini.
Menurut Abul, ‘perang’ antara pendukung 01 dan 02 saat ini dinilainya sudah melewati batas.

Segala hal yang bersangkutan dengan pilpres, selalu dijadikan candaan, cemooh, lelucon, sampai lahirnya istilah ‘cebong’ untuk pendukung Jokowi dan ‘kampret’ untuk pendukung Prabowo.
Sebagai ‘pelampiasan’, putra pasangan Nurmawi dan almarhumah Jumiati yang sering berkecimpung dan terlibat dalam organisasi kemahasiswaan ini pun sengaja membuat design undangan dengan mencantumkan logo kedua paslon capres-cawapres.
Design tersebut dimaksudkan sengaja mengangkat tema, beda pilihan tapi tetap satu.
Karena itulah kami membuat konsep seperti ini. Untuk mengingatkan jika rakyat Indonesia tetap bersatu meski berbeda pilihan. Contohnya kami,” terangnya.
Kini, foto undangan pernikahan keduanya pun viral di media sosial. Bahkan, Abul dan Lisa sendiri sama sekali tak menyangka hal itu.
Bahkan, pasangan kekasih itu juga diganjar dua penghargaan tentang perdamaian pada Pilpres. Mereka di daulat menjadi Duta Perdamaian 2019.
Ia berharap, dengan konsep ini dapat menyampai kepada masyarakat Indonesia seara luas, untuk tidak saling bertengkar, apalgi hingga menyebabkan kematian.
“Saat ini saya pantau banyak sekali yang bertengkar dari daerah,” tutupnya.
(jpg/ruh/pojoksatu)