Categories
bencana asap cucu jokowi majalah tempo Nasional

Nyinyiran Kasar Netizen ke Jokowi: Unggah Foto Salaman dengan Monyet dan ‘Bocah Asap’

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali jadi sorotan warganet.
Netizen nyinyir menanggapi video postingan Jokowi yang memperlihatkan dirinya jalan-jalan pagi bersama cucunya Jan Ethes di Istana Bogor, Sabtu (21/9/2019).
“Pagi ini saya berjalan-jalan dengan Mas Jan Ethes,” kata Jokowi sambil tertawa.
Dalam video terlihat Jokowi berlari-lari kecil bersama Jan Ethes. Ia juga menyempatkan diri memberi makan rusa.
“Nih pagi-pagi memberi makan rusa sama Jan Ethes,” tambah Jokowi.
Postingan Jokowi ditanggapi nyinyir warganet. Mereka menilai Jokowi tidak peka dengan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera.
Warganet lantas mengunggah foto bocah yang berjalan di tengah kabut asap yang cukup pekat.
Foto ‘bocah asap’ itu disandingkan dengan foto Jokowi dan cucunya yang tengah menikmati udara segar sambil memberi makan rusa di Istana Bogor.

Selain itu, warganet juga membagikan cover Majalah Tempo edisi Senin, 23 September 2019.
Sampul depan Majalah Tempo itu bergambar Jokowi salaman dengan orang hutan. Jokowi dan orang utan tampak terbakar.
Berita utama Majalah Tempo edisi 23-29 September 2019 ini diberi judul “Berjibaku Menggantang Asap”.
Cover majalah Tempo tersebut dibagikan di media sosial dan warganet dan menjadi perbincangan ramai.
Cover Majalah Tempo dipuji warganet, terutama bagi mereka yang nyinyir kepada Jokowi.
Seminggu sebelumnya, cover Majalah Tempo edisi 16-22 September 2019 dipersoalkan pendukung Jokowi.
Mereka menilai cover Majalah Tempo bergambar banyangan wajah Jokowi dengan hidung panjang mirip pinokio merupakan bentuk penghinaan kepada presiden.

Kelompok pendukung Jokowi pun melaporkan majalah Tempo ke Dewan Pers karena diduga menghina Presiden Jokowi.
“Kami ajukan keberatan ke Dewan Pers adalah karikatur yang terdapat di cover depan Majalah Tempo, yang dibuat Kendra Paramita,” ujar Ketua Umum Negeriku Indonesia Jaya (Ninja), C Suhadi di Jakarta, Senin (16/9/2019).
Redaktur Eksekutif Majalah Tempo Setri Yasra mengatakan sampul depan Majalah Tempo edisi 16-22 September 2019 bukan menggambarkan Jokowi sebagai pinokio.
Cover pada edisi dengan judul “Janji Tinggal Janji” tersebut metafora atas dinamika masyarakat, yaitu tudingan sejumlah penggiat antikorupsi bahwa Presiden ingkar janji dalam penguatan KPK.
“Tempo telah memuat penjelasan Presiden dalam bentuk wawancara,” ucap Setri, sebagaimana dilansir Tempo, Selasa (17/9).
(one/pojoksatu)