Categories
Banjir Baleendah Banjir Bandung bupati bandung Nasional

Ini Kata Bupati Bandung Soal Solusi Banjir di Tiga Kecamatan

POJOKSATU.id, BANDUNG- Banjir merendam tiga kecamatan yang menjadi langganan daerah banjir,saat hujan turun. Tiga kecamatan tersebut yakni Bojongsoang, Dayeuhkolot dan Baleendah.
Bupati Bandung, Dadang Naser mengatakan bahwa solusi banjir di kecamatan ini adalah pengendalian banjir dan air baku.
“Jadi begini, aspirasi dari masyarakat Setu Andir dan juga beberapa orang teknisi agar dibuatkan pengendalin banjir dan air baku,” terang Bupati Bandung Dadang Naser, Saat ditemui di lokasi banjir, Senin (8/4)
Dirinya menilai, masyarakat kota maupun Kabupaten Bandung berharap pembangunan Curug Jompong baru selesai hari ini.
“Kolam retensi Cieunteung bisa selesai, nah semoga Curug jompong bisa menjadi solusi banjir di Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang. Berdasarkan analisa teksnis, air akan mengalir  ke Saguling,” katanya.
Bupati berharap, sinergitas dengan seluruh Ktakeholder di Jabar, kabupaten Bandung tak henti-hentinya melakukan upaya jangka pendek, menengah dan panjang mengatasi solusi banjir ini.
“Kita sudah melakukan upaya, dan mudah-mudahan segera jalan keluar banjir Bandung selatan ini, ” jelasnya.
(arf/pojoksatu)

Categories
Banjir Baleendah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Nasional pemprov jabar pompa air

Ridwan Kamil Tinjau Banjir Baleendah, Bawa Enam Pompa Air dan Solusi Jangka Panjang

POJOKSATU.id, Kab. Bandung –  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau banjir dan kolam retensi Cieunteung di Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (26/2/19).
Untuk mengurangi genangan air khususnya di Kelurahan Andir, Gubernur pun memboyong enam pompa ke lokasi agar genangan air bisa mengalir ke kolam retensi Cieunteung.
Ini merupakan solusi jangka pendek yang dilakukan Pemda Provinsi Jawa Barat. Kata Emil, apabila pompa tersebut belum bisa mengurangi genangan air maka pihaknya akan mencari solusi lain.
“Tadi saya wawancara dengan warga, ternyata memang sekarang posisi sungainya sudah agak turun, tapi ini (genangan air banjir) ngga bisa hilang karena elevasinya tidak bisa diselesaikan secara gravitasi,” kata Gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut.
“Maka hari ini saya bawa kompa ada enam — nanti diatur oleh Pak Camat (Baleendah), diawai oleh warga. Kita lihat mudah-mudahan sekian hari berkurang. Kalau setelah ada pompa masih ada masalah nanti saya pikirkan lagi,” sambungnya.
Lebih lanjut, Gubernur juga menuturkan bahwa pihaknya terus memikirkan solusi besar untuk menangani masalah rutin banjir di Baleendah dan sekitarnya.
Dia juga mengaku bahwa meskipun kolam retensi Cieunteung sudah selesai, namun hal itu belum menyelesaikan masalah banjir di lokasi lain. Untuk itu, Emil mengungkapkan masih ada sekitar empat kolam retensi yang harus dibangun.