Categories
bang nara Nasional pakde karwo Partai Demokrat Pemilu 2019

Pakde Karwo Pimpin Wilayah Timur, Bang Nara di Barat

pojoksatu.id, JAKARTA – Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menunjuk dua kader pilihan untuk memenangkan Pemilu 2019. Keduanya adalah Soekarwo alias Pakde Karwo dan Nachrowi Ramli atau Bang Nara.
Pakde Karwo akan bertanggung jawab dalam memenangkan Partai Demokrat (PD) di wilayah Timur, sementara Bang Nara di wilayah Barat.
BACA JUGA: Hasil Survei Roy Morgan, Jokowi Naik 5 Persen, Prabowo Turun 5 Persen
Pakde Karwo dan Bang Nara akan menjadi unjung tombak dalam setiap kampanye partai berlogo bintang mercy ini di wilayah masing-masing.
“Saya dalam hal ini dibantu secara penuh oleh koordinator wilayah Indonesia kita bagi dua wilayah timur dan wilayah barat,” ujar AHY dalam konfrensi pers di DPP Partai Demorat, Jalan Proklamasi, Sabtu (2/3).
AHY mengatakan wilayah timur ini meliputi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogjakarta, Jawa Timur, seluruh Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, Bali dan Nusa Tenggara secara keseluruhan.
BACA JUGA: Ini Video Panwaslu Remas Payudara Pendukung Prabowo, #Save Mak Susi
Sementara untuk wilayah barat meliputi Sumatera, Banten, Aceh, Lampung dan Jawa Barat.
AHY melanjutnya alasannya memilih Pakde Karwo dan Bang Nara karena dua tokoh ini memiliki segudang pengalaman yang mumpuni dalam segala bidang.
Soekarwo alias Pakde Karwo.
Pakde Karwo seperti diketahui adalah mantan Gubernur Jawa Timur, sementara Bang Nara merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
“Beliau tentunya adalah tokoh yang dihormati dan sangat berpengalaman,” katanya.
BACA JUGA: Dukung Prabowo Gak Ada Untungnya, Ini Instruksi AHY kepada Kader Demokrat
AHY yakin dua tokoh ini bisa menaikan elektabilitas Partai Demokrat untuk Pemilu 2019 ini. Sehingga nantinya Demokrat bisa berjaya kembali seperti di 2009 silam.
“Tentunya kita harapkan bisa membantu saya untuk meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat di wilayah barat Indonesia,” pungkasnya.
Kedua panglima tersebut dipilih karena dianggap berpengalaman dan kompeten dalam meningkatkan elektabilitas partai. Keduanya akan secara intensif berkoordinasi dengan AHY untuk melakukan konsolidasi di berbagai daerah.
(jpg/fat/pojoksatu)