Categories
bandung Densus 88 Antiteror Nasional penggeledahan penusukan wiranto Teroris

Densus 88 Geledah Bengkel di Jalan Gunungbatu Bandung, Terkait Penusukan Wiranto?

POJOKSATU.id, BANDUNG – Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggeledahan di wilayah Kota Bandung.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi membenarkan penggeledahan tersebut.
Penggeledahan dilakukan di sebuah bengkel di Jalan Gunung Batu, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Kamis (10/10/2019), sejak siang tadi.
BACA: Hanum Rais Sebut Cuitan soal Penusukan Wiranto Terhapus: Rumah Bapakmu Ditembak Dulu Settingan juga yah
“Benar, ada penggeledahan oleh Densus (88 Antiteror),” kata Truno saat dihubungi, Kamis (10/10) malam.
Adapun penggeledahan dilakukan di tempat terduga teroris yang diketahui berinisial WBN.
Terudga teroris tersebut, diketahui sempat tinggal di bengkel yang digeledah oleh Densus 88.
“Dalam penggeledahan tersebut, ada beberapa barang bukti yang diamankan,” terang Truno.
BACA: Hanum Rais Sebut Cuitan Penusukan Wiranto Settingan Terhapus, Dibalas Telak Jubir PSI
Sejumlah barang bukti yang diamankan di antaranya tiga bungkus serbuk berwarna berbeda, satu bungkus gotri airsoftgun dan empat isi ulang gas airsoftgun.
Juga satu pisau belati, satu fotocopy berjudul ‘Hukum Seputar Baiat’, satu fotocopy berjudul ‘Revolusi Syiah, Konsep Rencana Amaliyah’.

Categories
bandung Ciwidey insiden kebakaran Nasional

Titik Api di Kawah Putih Sudah Padam

POJOKSATU.id, BANDUNG- Hutan di kawasan Obyek Wisata Kawah Putih, di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung terbakar sejak Senin (7/10).
Situasi hari ini, hutan yang terbakar mulai padam.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, hasil dari pemantauan malam kemarin, titik api diseputaran Kawah Putih.
“Hari ini sudah tidak terlihat sehingga kegiatan pendinginan menggunakan Pemadam Kebakaran dihentikan untuk sementara,” terang Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi, Rabu (9/10/2019).
Meski begitu, lanjut Trunoyudo, tim gabungan akan kembali melakukan patroli pemantauan titik api. Hal itu sebagai antisipasi jika aku kembali menyala.
“Selanjutnya tim gabungan melaksanakan patroli Sesuai pembagian 3 Grup di 3 Titik Api pasca kebakaran (Sunan Ibu, Cipanganten dan Sunan Rama),” terangnya.
Selain patroli, tim juga akan melakukan penyuntikan titik-titik asap atau pendinginan di lokasi seputaran Kawah Putih.
Luas lahan yang terbakar di Kawah Putih mencapai kurang lebih 15 hektare. Api menghanguskan pohon cantigi, pakis andam, dan alang-alang di kawasan wisata Bandung Selatan.
Belum diketahui apa penyebab kebakaran tersebut terjadi. Polisi pun tengah dalam penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.
(arf/pojoksatu)

Categories
bandung demo mahasiswa Nasional

Dihalau Polisi, Mahasiswa Membakar di Depan Gedung Sate, TNI Turun Tangan

POJOKSATU.id, BANDUNG – Setelah dihalau polisi, mahasiswa Bandung tetap bertahan dan melanjutkan aksi demonstrasi.
Mahasiswa bertahan di depan gedung Sate Kota Bandung setelah dipukul mundur dari gedung DPRD Jawa Barat. Mereka melakukan pembakaran ban bekas.
Melihat itu, para anggota TNI dari Kodam Siliwangi terpaksa turun tangan. Anggota TNI yang berjumlah sekitar 40 orang berusaha memadamkan api.
Mahasiswa berusaha menghalangi TNI yang hendak memadamkan api, sehingga terjadi adu mulut. Namun demikian, situsasi masih kondusif.
Pasukan TNI berjaga-jaga di lokasi dan mengajak massa untuk tidak berbuat anarkis.
Di belakang pasukan TNI, terdappat pasukan Brimob Polda Jabar yang berjarak sekitar 250 meter dari kerumunan massa.
Sementara itu, tiga lokasi yang disekat polisi masih dijaga ketat. Tiga lokasi itu yakni Jalan Sulanjana, Jalan Dipenonegoro dan jalan di belakang Gedung Sate.
Sebelumnya, massa pengunjuk rasa dan polisi ricuh sekitar pukul 15.45 WIB.
Kericuhan bermula saat mahasiswa berhasil menjebol pagar gedung DPRD Jabar, baik yang ada di sisi kanan maupun kiri gedung.
Melihat hal itu, polisi langsung bertindak dengan menghalau ribuan mahasiswa.
Tidak hanya itu, polisi juga menembakkan gas air mata dan water canon untuk membubarkan massa.
Petugas pun terus memukul mundur massa aksi sampai ke jalan raya. Sementara mahasiswa berlarian menyelamatkan diri.
Sebagian yang lain, melawan dengan melemparkan batu maupun botol ke arah petugas.
Mereka terpecah di kedua arah. Yakni ke Gedung Sate dan Simpang Sulanjana, Kota Bandung.
(arf/pojoksatu)

Categories
Aksi Mahasiswa bandung demo mahasiswa kericuhan Nasional Video

Mahasiswa Bandung Pecah, Petugas Dilempari, Polisi Balas dengan Gas Air Mata

POJOKSATU.id, BANDUNG – Aksi ribuan mahasiswa di Bandung yang digelar di depan Gedung DPRD Jawa Barat, kembali ricuh, Selasa (24/9/2019).
Berdasarkan pantauan PojokSatu.id di lokasi, kericuhan teresbut terjadi sekitar pukul 15.45 WIB.
Kericuhan itu bermula setelah mahasiswa berhasil menjebol pagar gedung dewan tersebut, baik yang ada di sisi kanan maupun kiri gedung.
Melihat hal itu, polisi langsung bertindak dengan menghalau mundur ribuan mahasiswa.
Tidak hanya itu, untuk membubarkan massa, polisi juga menembakkan gas air mata dan water canon.
Petugas pun terus memukul mundur massa aksi sampai ke jalan raya. Sementara mahasiswa berlarian menyelamatkan diri.
Sebagian yang lain, melawan dengan melemparkan batu maupun botol ke arah petugas.
Mereka terpecah di kedua arah. Yakni ke Gedung Sate dan Simpang Sulanjana, Kota Bandung.
Selain itu, belum bisa juga dipastikan jumlah korban, baik dari mahasiswa maupun dari petugas.
Sampai berita ini ditulis, massa aksi masih terus bertahan dan melakukan pelemparan ke arah petugas.
Sementara, tembakan gas air mata kepolisian juga masih terus dilakukan untuk memecah konsentrasi massa.



(arf/pojokastu)

Categories
Aksi Mahasiswa bandung DPRD Jawa Barat Nasional Revisi UU KPK RUU KUHP

Cuma Dua Anggota DPRD Jabar Temui Ribuan Mahasiswa di Bandung

POJOKSATU.id, BANDUNG – Dua orang anggota DPRD Jabar, dari Fraksi PAN dan Fraksi Golkar menemui ribuan mahasiswa yang menggear aksi di depan Gedung DPRD Jabar, Senin (23/9/2019).
Dari Fraksi PAN diwakili Hasbullah dan dari fraksi Golkar diwakili oleh Ace.
Mahasiswa yang sejak siang hari berada di depan DPRD Jabar, menuntut adanya persetujuan dari anggota DPRD Jabar.
Namun belum ada pernyataan resmi dari kedua anggota DPRD Jabar tersebut.
Aksi mahasiswa sendiri sempat memanas, dimana mahasiswa sempat merangsek maju menuju ke pagar DPRD Jabar.
Namun aksi tersebut tak berlangsung lama.
Pasukan huru hara Polrestabes Bandung dan Polda Jabar siaga menggunakan helm, tameng dan pentungan.
Berdasarkan pengamatan PojokSatu.id di lapangan, hingga Pukul 17.00 WIB, aksi masih berlangsung dan situasi masih berlangsung kondusif.
Dalam aksinya, mahasiswa yang berasal dari berbagai Universitas di Bandung itu menuntut pembatalan RUU KPK Dan RUU KUHP yang dibahas di DPR RI.

Categories
Aksi Mahasiswa bandung DKI Jakarta DPR RI Nasional Presiden Jokowi RUU KUHP Tolak Revisi UU KPK

Ribuan Mahasiswa Kepung DPR RI, Desak Presiden Jokowi

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, dikepung ribuan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (23/9/2019).
Humas aksi, M Fuad Dzulqornain mengatakan, ada lebih dari 1.500 mahasiswa ikut dalam aksi tersebut.
“Sekitar 1500-an mahasiswa. Kami dari Dewan Mahasiswa Universitas (Dema-U) UIN Jakarta,” katanya dikutip PojokSatu.id dari RMOL.
Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan tiga tuntutan.
Di antaranya menolak RUU KUHP yang dianggap ngawur dan menolak RUU KPK
Selain itu, mereka juga mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat Perppu untuk membatalkan Revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
“Menuntut anggota DPR yang telah membuat ‘RUU Jalur Cepat’ padahal tidak masuk prolegnas,” tegasnya.
Awalnya, ribuan mahasiswa UIN Jakarta ini melakukan orasi di depan fakultas masing-masing.
Kemudian mereka berorasi di depan Halte UIN Jakarta sebelum bergerak ke DPR.
Mahasiswa UIN Jakarta berangkat bersama dengan rombongan mahasiswa dari Universitas Pamulang (Unpam).
Mereka berangkat menggunakan berbagai kendaraan, mulai dari motor, bus dan truk.

Categories
aksi demo Aksi Mahasiswa bandung jakarta Nasional RRU KUHP ruu kpk

Ribuan Mahasiswa Bandung Turun ke Jalan, Malam Ini Siap ke Jakarta

POJOKSATU.id, BANDUNG – Ribuan Mahasiswa Bandung menggelar aksi demo di depan gedung DPRD Jawa Barat, Senin (23/9/2019) siang.
Dalam aksinya, mahasiswa yang berasal dari berbagai Universitas di Bandung itu menuntut pembatalan RUU KPK Dan RUU KUHP yang dibahas di DPR RI.
Mahasiswa meneriakan yel-yel yang berisi hujatan kepada DPR RI.
Situasi di depan gedung DPRD Jabar sendiri dipadati ribuan Mahasiswa.
Petugas Kepolisian dari Polrestabes Bandung Dan Polda Jabar menjaga gedung DPRD Jabar.
Mahasiswa meminta agar Pemerintah mengeluarkan Perpu untuk menolak RUU KPK Dan KUHP tersebut.
Salah satu Presiden BEM dari Universitas Telkom, Yusuf mengatakan bahwa Mahasiswa akan bergerak dengan adanya RUU oleh DPR RI.
“Kami akan bergerak ke Jakarta dan akan konsolidasi malam ini, ” jelas salah seorang orator.
(arf/pojoksatu)

Categories
bandung gunung tangkuban perahu Nasional tangkuban perahu erupsi

SAR Bandung Terjunkan Tim Rescue di Wilayah Gunung Tangkuban Perahu

POJOKSATU.id, BANDUNG- Sehubungan dengan Erupsi Gunung Tangkuban Perahu, kantor SAR Bandung meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaaan.
Untuk itu, Basarnas Bandung memberangkatkanTim Rescue menuju Gunung Tangkuban Perahu untuk melakukan Pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait.
Kepala Kantor SAR Basarnas Bandung Deden Ridwansyah mengatakan,bahwa tim yang berada dilokasi
guna memberikan pelayanan SAR yang optimal.
“Kantor SAR Bandung telah berkoordinasi dengan PVMBG Bandung, BPBD Prov Jawa Barat, Pos Pantau Gunung Tangkuban Perahu, SAR Pasundan, unsur TNI serta Polri,” jelasnya, Jumat (26/7) malam.
Situasi di lokasi setempat bahwa saat ini kondisi sudah normal.
“Pengunjung wisata tangkuban perahu, pendaki gunung tangkuban perahu dan masyarakat sekitar sudah dievakuasi,” jelasnya.
Berdasar informasi dari Polsek Lembang Aiptu Suharso sampai saat ini per pukul 19.33 WIB tidak ada korban jiwa dan para pengunjung sudah berhasil di evakuasi, dan untuk keadaan gunung berada di LEVEL 1
“Kantor SAR Bandung berfokus pada pencarian dan pertolongan, oleh karenanya siaga tim di lokasi sangat diperlukan untuk menunjang kesiap siagaan tim jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.
(arf/pojoksatu)

Categories
bandung Nasional sistem satu arah Warga

Tanggapan Warga Bandung Soal Rekayasa Satu Arah Sukajadi-Setiabudi: Dikaji Lagi Aja

POJOKSATU.id, BANDUNG – Sejumlah warga Bandung meminta penerapan sistem satu arah Sukajadi-Setiabudi yang mulai diujicobakan Kamis (11/7/2019) dikaji ulang.
Seperti dituturkan H Taufik, Warga Setiabudi yang mengaku sangat kaget ketika pagi hari jalan sudah jadi satu arah.
“Kaget karena sistem jalan searah pas mau berangkat kerja, biasanya kalau ke Gedung Sate lewat Sukajadi,” jelas Taufik, kamis (11/7).
Warga lainnya, Fredi menuturkan, sistem one way di Sukajadi dan Setiabudi itu sebaiknya dikaji ulang.
“Ini kan ujicoba, baiknya dikaji kembali karena sekarang jika melihat week end kepadatan luar biasa, bisa macet parah. Saat ini saja sudah macet,” jelasnya.
Ia meyakini, kemacetan parah itu akan semakin bertambah parah saat berakhirnya libur sekolah.
“Harus dipikir ulang sistem one way ini,” terang Fredi, yang juga warga Sukajadi.
Sementara itu Rian Warga Setiabudi berpendapat, mengatasi kemacetan di Kota Bandung bukan dengan menerapkan sistem satu arah, melainkan membenahi sistem kemacetannya.
“Kalau memutar jalan sudah susah, karena jalan di Bandung segitu-gitunya. Kecuali ada jalan layang atau flyover baru yang mengubungkan satu kawasan ke kawasan lain,” jelasnya.
Titik kemacetan di kawasan Sukajadi dan Setiabudi, ada di Ciwalk dan kawasan Sukajadi.
“Baiknya dikaji ulang karena berdampak kemana-mana. Pemerintah jangan mengorbankan kepentingan umum demi kepentingan segelintir orang,” harapnya.
Pantauan PojokSatu.id di lapangan, arus kendaraan yang mengarah ke Jalan Setiabudi, diberlakukan satu arah yang dimulai dari Jalan Sukajadi.
Rekayasa jalur juga di berlakukan di kawasan Jalan Cipaganti. Dimana arus kendaraan diberlakukan satu arus menuju hingga ke Flyover Pasupati.
Beberapa ruas jalan ditutup. Pengguna jalan nampak kebingungan dengan adanya rekayasa jalan ini.
Beberapa diantaranya nampak saling menanyakan ke warga.
Pasalnya, hanya sedikit petugas dari Dishub Kota Bandung dan Satlantas Polrestabes Bandung yang berjaga di tiap simpangan penutupan.
Bahkan beberapa diantaranya terdapat plang penutupan, namun tak dijaga petugas. Seperti penutupan kendaraan yang akan berbelok ke Jalan Jurang.
Tak ada petugas yang menjaga. Terlihat petugas berjaga di belokan yang mengarah ke Jalan Cipaganti.
Akibat dari diberlakukan rekayasa arus lalu lintas ini, kemacaten trrjadi di beberapa titik.
Diantaranya jalur dari Gunung Batu hingga dengan simpang Sukajadi terjadi kemacetan panjang.
Kemudian di Simpang Cipanganti bawah pun, laju kendaraan tersendat hingga dengan Simpang Sukajadi.
(rif/pojoksatu)

Categories
bandung Hari Buruh Internasional 2019 jurnalis kericuhan kerusuhan Nasional pelaku Wartawan

Kapolri Ungkap Identitas Biang Kerusuhan Aksi May Day di Bandung, Anarcho Syndicalism

POJOKSATU.id, JAKARTA – Peringatan Hari Buruh se-Dunia (May Day) di Bandung diwarnai dengan kericuhan antara polisi dan sejumlah massa. Selain itu, juga diwarnai intimidasi kepada jurnalis.
Kapolri mengungkap, dalang dan penyebab kericuhan tersebut adalah sebuah kelompok yang bernama Anarcho Syndicalism.
Demikian disampaikan Tito Karnavian di Ruppatama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2019).
“Ada satu kelompok, namanya Anarcho Syndicalism dengan (simbol) huruf A. Ini bukan kelompok fenomena lokal tapi fenomena internasional,” ungkap Tito.
Tito menjelaskan, kelompok tersebut memang kerap membuat aksi-aksi tidak terpuji.
Sedangkan prinsip yang dianut adalah, pekerja tidak boleh dikekang aturan dan semua harus berjalan susuai kemauan diri sendiri.
“Ada semacam doktrin di luar negeri mengenai masalah pekerja, diantaranya adalah pekerja jangan diatur. Jadi pekerja lepas dari aturan, mereka menentukan sendiri,” jelasnya.
Mantan Kepala BNPT itu menyebut fenomena kelompok Anarcho Syndicalism sudah lama berkembang disejumlah negara Eropa, seperti Rusia.
Di negara-negara Amerika Selatan kelompok ini juga eksis. Tak hanya sampai di situ, Anarcho Syndicalism mulai masuk ke wilayah Asia.
Di Indonesia sendiri mulai berkembang beberapa tahun belakangan.
Tahun lalu, mereka pernah muncul pula di Jogjakarta dan Bandung. Tahun ini terlihat muncul di beberapa kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
“Mereka sayangnya melakukan kekerasan aksi vandalisme, coret-coret simbol A, ada yang merusak pagar jalan,” tambah Tito.
Demi mencegah kejadian ini terulang, Tito sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pemetaan keberadaan kelompok ini.
Nantinya, mereka akan diberikan pembinaan supaya tidak lagi merusak fasilitas publik.
“Polri menghadapi situasi itu kita pasti tindak tegas, tapi saya sudah perintahkan melakukan pemetaan kelompoknya dan melakukan pembinaan kepada mereka,” pungkasnya.
Sebelumnya, aksi May Day di Bandung sempat diwarnai kericuhan antar kelompok yang memakai baju hitam dengan aparat yang diawali perusakan fasilitas umum.
Nahasnya, insiden ini juga turut menyeret dua orang jurnalis sebagai korban.
Di DKI Jakarta, aksi vandalisme juga terjadi di kawasan Patung Kuda Monas, Jakarta Pusat.
Saat orasi tengah berlangsung, seorang laki-laki menggunakan jaket berwarna hitam mendadak mencoret-coret separator jalur busway di depan kantor Kementerian Pariwisata.
Coretan tersebut bertuliskan ‘Rakyat Anti Kapitalis May Day. Rezim Fasis’.
Tulisan tersebut ditulis dengan cat semprot warna hitam. Namun, belum diketahui pelakunya merupakan bagian buruh yang berdemo atau bukan.
Pasalnya pelaku menggunakan masker untuk menutupi mukanya serta tudung dari jaketnya menutupi bagian atas kepalanya.
Selain itu, tak ada atribut kelompok buruh manapun.
(jpc/ruh/pojoksatu)