Categories
angin puting beliung Banten hujan deras Kota Serang Nasional

Kota Serang Porak Poranda Diterjang Hujan dan Angin Kencang

POJOKBANTEN.com, SERANG – Sejumlah bangunan di Kota Serang, khususnya di Kecamatan Curug, rusak dan porak poranda akibat hujan deras yang disertai angin kencang, Rabu (13/11/19).
Pantauan di lapangan, usai hujan disertai angin kencang tersebut, banyak bangunan bagian atap rumah warga yang hancur.
Bahkan ratusan pohon besar di tepi jalan dan baliho roboh menimpa kabel listrik maupun telepon.
Hal itu juga terjadi di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), dimana puluhan baliho dan pohon roboh serta kaca kantor rusak.
Bahkan hal itu menyebabkan jaringan listrik dan telepon sempat terputus.
Umar (18), salah seorang warga Boru, Kecamatan Curug, Kota Serang mengatakan, saat itu hujan tiba-tiba turun disertai angin kencang. Bahkan, atap dan jendela rumah miliknya mengalami kerusakan parah.

“Serem anginnya kencang banget. Pohon aja banyak yang roboh,” ujarnya usai hujan mereda.
Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfo) Provinsi Banten, Komari menjelaskan, hujan deras di sekitar KP3B terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.
Awalnya, tanda-tanda hujan deras sudah terlihat sejak 12.30 WIB berupa cuaca mendung dan gemuruh angin disertai kilat. Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 WIB terjadi hujan lebat diserati angin kencang.
“Akibatnya, pohon-pohon,beberapa mobil, kaca gedung, tiang listrik, baligho, dan tiang antene roboh,” kata Komari.
Komari mengungkapkan, usai terjadi hujan deras tersebut, ia bersama sejumlah pegawai meninjau gedung-gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Area KP3B.
Hampir di setiap gedung terdapat pohon tumbang yang menimpa pagar, areal parkir atau gedung. Di gedung Dinas Perhubungan dan Dinas Kominfo terdapat antene tumbang.

Selain di areal KP3B, Gedung Komisi Informasi Provinsi Banten di daerah Cipocok Jaya mengalami nasib serupa.
Petugas dari BPBD, PUPR, Satpol PP, Perkim, Kepolisian dibantu masyarakat menyingkirkan pohon tumbang dari badan jalan untuk mengurai kemacetan jalan serta membantu warga yang rumahnya terdampak hujan dan angin kencang.
“Petugas OPD Provinsi Banten juga telah membersihkan dan merapikan lingkungan kerjanya di KP3B akibat terdampak hujan dan angin kencang,” jelasnya.
(dinar/pojokbanten)

Categories
angin puting beliung Foto Nasional Pemkab Cianjur video viral

Ngerinya Angin Terjang Pendopo Cianjur, Pohon-pohon Bertumbangan, Ini Foto dan Videonya

POJOKSATU.id, CIANJUR – Angin kencang menerjang Pendopo Kabupaten Cianjur, Kamis (17/10/2019). Akibatnya, sejumlah pohon di Kantor Pemkab Cianjur itu bertumbangan menimpa sejumlah mobil dan motor yang terparkir.
Kejadian itu sendiri terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Dalam waktu setengah jam saja, sejumlah pohon-pohon di Pendopo Kabupaten Cianjur bertumbangan menimpa mobil dan motor yang diparkir.
Berdasarkan pantauan PojokSatu.id di lokasi, tak kurang dari tujuh mobil tertimpa pohon yang tumbang. Empat diantaranya mengalami rusak parah.
“Iya tadi gara-gara hujan, kang anginnya kenceng. Terus langsung aja itu pohon pada tumbang,” ujar Deni, salah seorang anggota Satpol PP Pemkab Cianjur.
Deni menyebut, hujan yang terjadi itu memang tak berlangsung cukup lama, sekitar 45 menit saja.
Namun angin yang berhembus cukup kencang, membuat pohon-pohon berukuran besar langsung bertumbangan.
“Gantian aja tadi tumbangnya. Sampai sejauh ini enggak ada korban. Cuma mobil sama motor aja,” tuturnya.
Sementara, tumbangnya pohon tak hanya terjadi di Pendopo Pemkab Cianjur saja.
Berdasarkan data yang didapat PojokSatu.id, tumbangnya pohon juga terjadi di sejumlah titik di Jalan Siliwangi.
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di BRI Cianjur Kota, parkiran Kantor KONI dan Kantor Kejaksaan Negeri Cianjur di Jalan DR Muwardi (Bypass).
Sampai berita ini ditulis, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur masih melakukan pendataan.
Berikut foto-foto dan video mengerikannya detik-detik angin kencang menerjang Pendopo Kabupaten Cianjur:



(ruh/pojoksatu)

Categories
angin puting beliung kota sukabumi Nasional video viral

Video Detik-detik Angin Puting Beliung Robohkan Panggung Acara Satu Muharram di Sukabumi

POJOKSATU.id, SUKABUMI- Lapangan Merdeka Kota Sukabumi dihebohkan dengan fenomena alam angin puting beliung pada Sabtu (31/8/2019) .
Angin puting beliung tersebut terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Hal tersebut diketahui lewat unggahan video berdurasi 2 menit 39 detik yang direkam secara amatir oleh warga yang kebetulan berada di lokasi.
Kebetulan, lokasi pengambilan video berada di dekat Gedung Olahraga (GOR) atau dekat dengan panggung acara 1 Muharam yang akan diselenggarakan sore hingga malam nanti.
Angin berputar di tengah-tengah lapangan dari frekuensi kecil hingga besar. Angin lantas membuat tenda acara 1 Muharram serta gerobak para pedagang sekitar Lapdek menjadi roboh.
“Kejadiannya cepat banget. Ya saya kaget lah. Langsung nyelamatin diri ke GOR. Saya lihat juga para pedagang berhamburan. Terus kan ada panggung acara nanti malam, itu juga saya lihat roboh,” kata Umar, salah seorang warga sekitar.
Namun demikian, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja angin puting beliung ini sempat membuat warga sekitar menjadi panik dan ketakutan.

View this post on Instagram

DETIK2 PUTING BELIUNG MENERJANG KAWASAN LAPANG MERDEKA #lapdek #sukabumi tadi siang _ Nampak dalam gambar , Pusaran Angin Menerbangkan Debu dan sampah. Dengan pusat pusaran berada di tengah2 Lapang Merdeka ,sukabumi siang tadi pukul 14.00. _ Lapang Merdeka adalah salah satu Ikon Sukabumi , berada di pusat kota, tepat berada di depan Gedung Juang 45 Sukabumi. _ " aduh.. ieu angin puyuuhh. Bieu pisan di lapdek.. karak ge beres kahuruan geus aya deui ieu angin puyuh " ucap Ibu Dini , warganet Sukabumi yang tadi melaporkan kebakaran di wilayah nya , #net2netcomm #anginputingbeliung #sukabumi #lapdek #gedungjuang45sukabumi #lapdeksukabumi #jakjour810
A post shared by shoot n record (@jakjour810) on Aug 31, 2019 at 3:48am PDT

(dhe/pojoksatu/jpr)
 

Categories
angin puting beliung Nasional

Rumah Hancur Diterpa Puting Beliung, Alhamdulilah Satu Keluarga Selamat

POJOKSATU.id, JATENG- Sebuah rumah di Kampung Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Sabtu (2/3) roboh akibat diterjang puting beliung. Beruntung, tiga penghuni rumah berhasil keluar dan selamat dari reruntuhan.
Rumah milik Jumadi, rata dengan tanah dan hanya menyisakan beberapa perabotan. Hujan deras disertai angin yang terjadi sejak Jumat (1/3) malam, mengakibatkan rumah semi-permanen miliknya roboh.
Saya bersama anak istri sedang tidur di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar suara kayu yang retak, langsung saya tarik anak istri untuk keluar rumah. Begitu berada di luar, rumah langsung roboh,” ujar Jumadi, dilansir dari rmol jateng.
Bahkan, kencangnya angin juga membawa atap rumah beberapa meter. Mengetahui rumah Jumadi roboh, warga sekitar langsung mendatangi dan membantu mengevakuasi barang barang milik Jumadi yang berserakan.
Untuk sementara, Jumadi mengungsi di rumah orang tuanya. Jumadi berharap, Pemerintah Kota Semarang dapat membantu memperbaiki rumah yang sudah belasan tahun ditinggalinya.
(dhe/pojoksatu)

Categories
angin puting beliung Nasional rumah rusak

Ratusan Rumah Rusak Akibat Diterpa Hujan dan Amukan Angin di Tulungagung

POJOKSATU.id, TULUNGAGUNG- Hujan disertai angin kencang kembali menimbulkan kerusakan di Tulungagung. Diperkirakan 11 desa di enam kecamatan porak-poranda akibat peristiwa tersebut sekitar pukul 15.30 Jumat (1/3). Selain pohon tumbang, ratusan rumah rusak di bagian atap setelah amukan angin kencang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Tulungagung, bencana di Kecamatan Sumbergempol menerjang Desa Trenceng, Sambijajar, dan Mirigambar; di Kecamatan Pakel menimpa Desa Gebang, Gempol, dan Gesikan; di Kecamatan Gondang menimpa Desa Bendo dan Tawing; di Kecamatan Ngunut menimpa Desa Sumberingin Kulon; di Kecamatan Campurdarat menimpa Desa Palem; serta di Kecamatan Boyolangu menimpa Desa Ngranti.
Menurut Andi Kristianto, Warga Desa Mirigambar, Kecamatan Sumberempol, mengatakan, awal kejadian angin kencang sekitar pukul 14.15.
Akibatnya, beberapa pohon tumbang dan atap rumah hilang terbawa angin. “Angin terlalu kencang. Beberapa rumah atapnya terbang dan pohon tidak sedikit yang tumbang,” jelasnya.
Berita Terkait
Embusan angin kencang sekitar 15 menit melintas disertai dengan hujan lebat.
Tidak jarang, benda-benda dilintasi angin mengalami porak-poranda. Seperti asbes, ranting, dan dedauanan. “Informasi yang saya terima di lingkungan kami tidak ada korban luka-luka maupun meninggal,” ungkpanya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung Soeroto mengatakan, dari kerusakan yang diakibatkan angin kencang tersebut, belum bisa diketahui berapa totalnya.
Namun hingga kemarin sekitar pukul 20.00, ada 11 desa dari 6 kecamatan yang terdampak. Di Kecamatan Sumbergempol menerjang Desa Trenceng, Sambijajar, dan Mirigambar; di Kecamatan Pakel menimpa Desa Gebang, Gempol, dan Gesikan; di Kecamatan Gondang menimpa Desa Bendo dan Tawing; di Kecamatan Ngunut menimpa Desa Sumberingin Kulon; di Kecamatan Campurdarat menimpa Desa Palem; serta di Kecamatan Boyolangu menimpa Desa Ngranti. “Masih terus melakukan pendataan,” ungkapnya.
Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung Rakidi mengaku, setelah dapat informasi angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan rumah rusak, lantas mendatangi lokasi. “Informasi yang kami terima, beberapa rumah tertimpa pohon,” ungkapnya.
(dhe/pojoksatu)

Categories
angin puting beliung cirebon Nasional Video

Kumpulan Video Puting Beliung di Cirebon, Seperti Naga Meraung di Langit

POJOKSATU.id, JAKARTA – Angin puting beliung menerjang Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Pangurugan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (30/12/2018) sore sekitar pukul 16.15 WIB.
Akibat terjangan angin puting beliung tersebut, tercatat ratusan rumah warga mengalami kerusakan.
Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
Berdasarkan data sementara yang didapat dari BPBD Kabupaten Cirebon, tercatat 165 rumah warga rusak.
“Juga ada dua musalah rusak,” ujar Sutopo, Minggu (30/12).
Selain merusak rumah warga, angin puting beliung itu juga menelan korban jiwa.
“1 balita meninggal dunia dan sembilan orang lainnya mengalami luka-luka,” bebernya.
Sampai saat ini, lanjut Sutopo, BPBD setempat masih terus melakukan pendataan dan penanganan.
“Kami masih terus melakukan pendataan terdampak di sekitar lokasi kejadian,” demikian Sutopo.
Dari video yang beredar, tampak sangat jelas detik-detik angin puting beliung di Cerebon itu mulai terbentuk sampai dengan memporak-porandakan rumah-rumah warga.

Categories
angin puting beliung menteri jonan Nasional

Resmikan SPLU di Jaksel, Menteri Jonan Dihadang Badai, Lihat Video Mengerikannya, Atap-atap Terbang

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bersama Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati meresmikan Pilot Project Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) 31.129.02 Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, (10/12).
Acara dimulai tepat waktu meski diiringi hujan deras dan petir yang bersahut-sahutan. Saat ini, Pemerintah tengah memfinalisasikan regulasi khusus guna mempercepat program Kendaraan Bermotor Listrik untuk transportasi jalan yang merupakan melalui Rancangan Peraturan Presiden (Perpres).
Saat menyampaikan sambutan ditengah-tengah Jonan harus berhenti bicara. Hal itu karena gangguan teknis pada microphone. Hujan pun semakin lebat diiringi oleh angin kencang.
“Ini kalau acara hujan gini biasanya penyelenggaranya pelit nih biar orang-orang gak pada datang,” canda Jonan seraya melanjutkan sambutannya.
Adapun, rancangan regulasi ini mencakup pengaturan kendaraan bermotor listrik yang penggerak utamanya menggunakan Motor Listrik dan mendapat pasokan sumber tenaga listrik dari Baterai atau Media Penyimpanan Energi Listrik lain secara langsung di dalam kendaraan maupun dari luar, sedangkan untuk kendaraan bermotor jenis hybrid mengikuti kebijakan Low Carbon Emmission Vehicle (LCEV).
Penyediaan infrastruktur SPLU nantinya dilaksanakan oleh badan usaha bidang energi yang memiliki Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) dimana untuk pertama kali diberikan penugasan kepada PT PLN (Persero) dan dapat bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara bidang energi lainnya.
Mengenai tarif SPLU telah ditetapkan dalam Permen ESDM No. 28/2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero) melalui pengaturan Tarif Tenaga Listrik Untuk Keperluan Layanan Khusus yang bisa dipertimbangkan menjadi tarif tenaga listrik antara PT Pertamina (Persero) atan PT PGN (Persero) untuk SPLU.

(uji/jpc/pojoksatu)

Categories
angin puting beliung angkot badai Bogor Foto Nasional Video

Video Angkot Terobos Badai Bogor, Warga Langsung Teriak ‘Allahu Akbar!”

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hujan deras yang disertai angin kencang, petir dan badai, meluluh-lantakkan Kota Bogor dalam sekejab.
Hujan badai itu sendiri terjadi pada Kamis (6/12/2018) sore sekitar pukul 15.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang didapat PojokSatu.id, badai tersebut melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Bogor Selatan.
Seperti Sukasari, Cipaku, Lawang Gintung, Pamoyanan serta Batu Tulis.
BACA:
Badai Bogor, Berikut Deretan Daerah Terdampak, Bikin Merinding
Badai Luluh-lantakkan Bogor dalam Waktu Singkat, Ini Penjelasan BMKG
Badai di Bogor Makan Korban, Enny Reno Meninggal Tertimpa Pohon
Dalam video yang diterima PojokSatu.id, sebuah angkot tampak berusaha menghindari badai yang awalnya belum terlalu kencang.
Angkot tersebut memacu kecepatan cukup tinggi diantara hujan yang sudah cukup deras.
Sesaat setelah angkot tersebut tak lagi tampak dalam video, angin badai yang cukup kencenga pun menerjang.
Diikuti berbagai benda-benda yang ikut berterbangan akibat badai tersebut. Entah seperti apa nasib angkot berwarna hijau muda itu.


Categories
angin puting beliung badai BMKG Bogor Nasional penyebab

Badai Luluh-lantakkan Bogor dalam Waktu Singkat, Ini Penjelasan BMKG

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bogor diluluh-lantakkan oleh badai. Hujan deras disertai angin kencang pun membuat Kota Hujan itu porak-poranda dalam sekejab.
Bandai tersebut melanda wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Koto Bogor, Jawa Barat, Kamis sore (6/12) sejak pukul 15.30 WIB.
Kabag Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Harry Tirto pun membeberkan penyebabnya.
Menururnya, akhir-akhir ini daerah Bogor memang rentan dengan angin kencang disertai petir dan kilat.
BACA:
Merinding! Seperti Ini Penampakan Dampak Badai di Bogor
Ini Warga yang Tewas Akibat Puting Beliung di Bogor, Tertimpa Pohon di Dalam Mobil
Ngeri, Angin Puyuh Menyebar Ke Wilayah Lain di Bogor, Warga Langsung Takbir, Ini Videonya
“Benar, hujan lebat di Bogor terpantau disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat,” jelasnya. Kamis (6/12).
Harry menambahkan, dari bentuk angin yang menggulung dan menghancurkan beberapa tempat, angin ini benar disebut puting beliung.
Hal itu diketahui dari bentuk angin yang menyerupai corong.
“Kalau dilihat dan disimak dengan secara seksama terlihat seperti corong atau belalai,” katanya.
“Jadi itu hujan lebat disertai angin kencang yang masuk kriteria puting beliung,” jelas Harry.
Sesuai informasi, angin puting beliung tersebut melanda wilayah Sukasari, Lawang Gintung, Pamoyanan serta batu tulis.


Categories
angin puting beliung bencana angin puting beliung Nasional

Ini Warga yang Tewas Akibat Puting Beliung di Bogor, Tertimpa Pohon di dalam Mobil

POJOKBOGOR.com – Satu orang meninggal dunia akibat mobil yang dikendarainya tertimpa pohon di kawasan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Korban sendiri atas nama Enny Renny Reno (45) belum diketahui identitasnya alamatnya.
Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Riyanto mengatakan saat kejadian puting beliung sedang menpora-porandakan waliyah Lawang Gintung dan sebagai wilayah Bogor Selatan.
“Sekira jam 15.00 WIB telah terjadi bencana alam berupa angin puting beliung disertai hujan deras dan pohon tumbang diwilayah keluraha Cipaku, batutulis, Pamoyanan dan lawanggintung,” ujarnya kepada pojokbogor melalui keterangan tertulis, Kamis (06/12/2018).
Riyanto mengungkapkan ada empat mobil yang tertimpa pohon saat peristiwa terjadi. Dari empat tersebut dua diantaranya adalah mobil pribadi dengan flat nomor f 1577 rj merk Ayla hitam dan f 1618 EY merk Avanza.
“Dan yang meninggal ada di mobil Avanza” ucapnya.
Sedangkan, masih kata Riyanto, dua mobil lainnya berjenis angkutan Kota (Angkot).
“Satu angkot jurusan 14 berflat nomor F 1909 AZ dan Angkot 02 dengan flat nomor F 1932 AF,” imbuhnya.

(adi/pojokbogor)