Categories
anggota DPRD bangka belitung korban korban pesawat lion air lion air jt-610 Nasional pesawat lion air jatuh

Pesan Terakhir Anggota DPRD Babel Korban Lion Air JT-610, Titip Anak kepada Saudara

POJOKSATU.id, JAKARTA – Jatuhnya Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, menjadi tragedi kelam bagi Tanah Air.
Tragedi tersebut pun jelas meninggalkan luka mendalam, utamanya bagi keluarga korban. Seperti yang dirasakan keluarga anggota DPRD Bangka Belitung, Murdiman (40).
Nenek Murdiman, Siti Aminah awalnya tak percaya kalau cucunya berada dalam pesawat Lion Air nahas itu.
BACA:
Pengamat Asing pun Kebingungan Pesawat Baru Lion Air Bisa Jatuh
Pengamat Asing Soroti Kecelakaan Pesawat Lion Air, “Indonesia Memang Menonjol”
Ini Sosok 5 Pramugari Lion Air JT 610 dan Foto-foto Cantiknya
Pasalnya, sang cucu jika hendak bertugas ke Jakarta tak pernah memakai pesawat berlogo kepala burung itu.
Biasanya, lanjut Siti Aminah, cucunya itu selalu menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
“Saya tahu dari istrinya. Banyak korban anggota dewan, saya langsung cek. Ada nama itu (Murdiman) di Lion Air,” ucap Siti Aminah di RS Kramat Jati, Selas (30/10/2018).
BACA:
Pesawat Lion Air Jatuh, Menhub Budi Karya di Bawah Ancaman dan Tak Berdaya
Tidak Ada Tanda-tanda Pesawat Lion Air Jatuh Terbakar di Udara, Ini Temuan Basarnas
Penumpang Cerita Blak-blakan Kru Pesawat Kondisi Lion Air Gak Beres Tapi Dipaksakan Terbang, Mengerikan!
Meski begitu, Siti mengaku masih tak percaya dan ingin melihat langsung di Crisis Center.
“Terus saya langsung ke Cengkareng, lihat datanya. Ternyata ada namanya,” lanjutnya.
Siti mengungkap, dipilihnya Lion Air itu ternyata karena Murdiman tergesa-gesa.

Categories
anggota DPRD kalteng kasus korupsi kasus suap Nasional OTT KPK

OTT KPK Tangkap Anggota DPRD Kalteng, Transaksinya di Jakarta

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (26/10/2018).
Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sejumlah orang diantaranya adalah anggota DPRD Kalteng dan pihak swasta.
Total, lembaga antirasuah itu mengamankan 14 orang dalam operasi senyap tersebut.
Jurubicara KPK Febri Diansyah menyatakan, OTT tersebut dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat.
BACA:
OTT KPK Tangkap Anggota DPRD Kalteng, 14 Orang Diamankan
OTT KPK Amankan 14 Orang di Kalteng, Ini Kasusnya
OTT KPK Tangkap Anak Buahnya, Wakil Ketua DPRD Kalteng Beberkan Informasi Ini
Demikian disampaikan Febri Diansyah di gedung Merah Putih, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018) malam.
“Kami mendapat informasi dari masyarakat akan melakukan transaksi di Jakarta. Terkait di bidang perkebunan dan lingkungan hidup,” kata Febri.
Sementara, operasi senyap itu sendiri dilakukan sejak Jumat siang sampai dengan petang dari.
Akan tetapi, mantan aktivis ICW itu enggan menjelaskan secara rinci dimana lokasi transaksi suap dimaksud.

Categories
anggota DPRD kalteng kasus korupsi kasus suap Nasional OTT KPK

OTT KPK Amankan 14 Orang di Kalteng, Ini Kasusnya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kalimantan Tengah (Kalteg), Jumat (26/10/2018).
Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sejumlah orang diantaranya adalah anggota DPRD Kalteng.
Demikian disampaikan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018).
Basarian mengungkap, dari operasi senyap itu, pihaknya juga mengamankan 13 orang lainnya.
BACA: 
OTT KPK Lagi, Kali Ini Anggota DPRD Kalteng
OTT KPK Tangkap Anggota DPRD Kalteng, Dapat Ratusan Juta
Mereka dianggap mengetahui dan atau terlibat dalam dugaan dugaan korupsi dalam bentuk suap menyuap itu.
“Sampai malam ini ada 14 orang yang diamankan dari pihak DPRD Kalteng dan pihak swasta,” kata Basaria.
Saat ini, terangnya, ke-14 orang yang sudah diamankan itu tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.
Akan tetapi, lembaga antirasuah itu masih enggan membeberkan secara rinci siapa saja yang terjaring dalam operasi senyap itu.
“Mereka telah dibawa ke kantor KPK untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Basaria.

Categories
anggota DPRD identitas kalteng Nasional OTT KPK pelaku

OTT KPK Tangkap Anggota DPRD Kalteng, 14 Orang Diamankan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kalimantan Tengah (Kalteg), Jumat (26/10/2018).
Dalam OTT tersebut, lembaga antirasuah itu mengamankan sejumlah orang diantaranya adalah anggota DPRD Kalteng.
Demikian disampaikan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018).
Basarian mengungkap, dari operasi senyap itu, pihaknya juga mengamankan 13 orang lainnya.
BACA: 
OTT KPK Lagi, Kali Ini Anggota DPRD Kalteng
OTT KPK Tangkap Anggota DPRD Kalteng, Dapat Ratusan Juta
OTT KPK Tangkap Anak Buahnya, Wakil Ketua DPRD Kalteng Beberkan Informasi Ini
Mereka dianggap mengetahui dan atau terlibat dalam dugaan dugaan korupsi dalam bentuk suap menyuap itu.
“Sampai malam ini ada 14 orang yang diamankan dari pihak DPRD Kalteng dan pihak swasta,” kata Basaria.
Saat ini, terangnya, ke-14 orang yang sudah diamankan itu tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.
Akan tetapi, lembaga antirasuah itu masih enggan membeberkan secara rinci siapa saja yang terjaring dalam operasi senyap itu.
“Mereka telah dibawa ke kantor KPK untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Basaria.

Categories
anggota DPRD kalteng Nasional OTT KPK

OTT KPK Tangkap Anak Buahnya, Wakil Ketua DPRD Kalteng Beberkan Informasi Ini

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hanya berselang dua hari sejak menangkap Bupati Cirebon, Jawa Barat, OTT KPK kembali digelar, Jumat (26/10/2018) petang.
Kali ini OTT KPK berhasil menjaring seorang anggota DPRD Kalimantan Tengah.
Dikonfirmasi, Wakil Ketua DPRD Kalteng Heriansyah mengaku dirinya sama sekali belum mendapatkan informasi terkait kabar tersebut.
Politisi asal Partai Gerindra itu menyatakan, saat ini anggota DPRD Kalteng tengah melakukan kunjungan kerja keluar daerah.
“Semua anggota dari empat komisi saat ini masih kunker keluar daerah,”
“Tiga komisi di Jakarta dan satu komisi di Kalsel,” kata Heriansyah kepada Kaltengpos.co (grup pojosatu.id).
BACA: 
OTT KPK Lagi, Kali Ini Anggota DPRD Kalteng
OTT KPK Tangkap Anggota DPRD Kalteng, Dapat Ratusan Juta
Dia sendiri, menurut Heriansyah, saat ini berada di Palangka Raya.
Sebelumnya, kabar OTT KPK itu dibenarkan sumber JawaPos.com ketika dikonfirmasi, Jumat (26/10) sore.
“Anggota DPRD Kalteng yang di-OTT,” kata sumber.
Kebenaran kabar operasi tangkap tangan itu juga dibenarkan sumber yang lain.
“Iya anggota DPRD Kalteng (Yang diamankan),” imbuh sumber tersebut.

Categories
anggota DPRD kalteng kasus korupsi kasus suap Nasional OTT KPK

OTT KPK Tangkap Anggota DPRD Kalteng, Dapat Ratusan Juta

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hanya berselang dua hari sejak menangkap Bupati Cirebon, Jawa Barat, OTT KPK kembali digelar.
Kali ini OTT KPK berhasil menjaring seorang anggota DPRD Kalimantan Tengah.
“Anggota DPRD Kalteng yang di-OTT,” kata sumber Jawapos.com, ketika dikonfirmasi Jumat (26/10) sore.
Kebenaran kabar operasi tangkap tangan itu juga dibenarkan sumber yang lain.
“Iya anggota DPRD Kalteng (Yang diamankan),” imbuh sumber tersebut.
BACA: OTT KPK Lagi, Kali Ini Anggota DPRD Kalteng
Selain salah seorang wakil rakyat, tim penindakan lembaga antirasuah itu juga mengamankan enam orang lainnya.
Selain anggota DPRD, tim juga mengamankan sebanyak enam pihak lain.
Lebih lanjut, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti uang suap yang menjadi ‘pelicin’ bagi wakil rakyat tersebut.
“Ada duit ratusan juta yang diamankan,” papar sumber tersebut.
Diduga, mereka ikut mengetahui dan terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi dan suap menyuap yang dilakukan wakil rakyat itu.

Categories
anggota DPRD kalteng Nasional OTT KPK

OTT KPK Lagi, Kali Ini Anggota DPRD Kalteng

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hanya berselang dua hari sejak menangkap Bupati Cirebon, Jawa Barat, OTT KPK kembali digelar.
Kali ini OTT KPK berhasil menjaring seorang anggota DPRD Kalimantan Tengah.
“Anggota DPRD Kalteng yang di-OTT,” kata sumber Jawapos.com, ketika dikonfirmasi Jumat (26/10) sore.
Kebenaran kabar operasi tangkap tangan itu juga dibenarkan sumber yang lain.
“Iya anggota DPRD Kalteng (Yang diamankan),” imbuh sumber tersebut.
Selain salah seorang wakil rakyat, tim penindakan lembaga antirasuah itu juga mengamankan enam orang lainnya.
Diduga, mereka ikut mengetahui dan terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi dan suap menyuap yang dilakukan wakil rakyat itu.
Belum diketahui secara jelas kasus apa yang melatari operasi senyap tersebut.
Begitu juga dengan jumlah orang yang ditangkap serta barang bukti yang didapat.
Dikonfirmasi, Jurubicara KPK Febri Diansyah belum juga memberikan jawaban.
Begitu juga dengan sejumlah pimpinan lembaga antirasuah itu yang juga belum merespon konfirmasi kabar terkait.
(JPG/ruh/pojoksatu)

Categories
anggota DPRD demokrat Nasional pesta sabu

Anggota DPRD Fraksi Demokrat Pesta Sabu, Polisi Incar Pejabat Lain

POJOKSATU.id, JAKARTA – Polisi masih terus melakukan pengembangan atas ditangkapnya anggota DPRD Sumba Barat Daya dari Fraksi Demokrat.
Tidak menutup kemungkinan, bakal ada pejabat lain yang ikut teseret dalam kasus narkoba jenis sabu itu.
Usai penangkapan terhadap anak buah SBY itu, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat akhirnya behasil menangkap bandar narkoba berinisial IY.
IY adalah bandar yang menyuplai sabu kepada tersangka UR.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, tersangka UR ini yang menjual barang haram tersebut kepada oknum anggota DPRD fraksi Demokrat berinisial OH.
“Tersangka UR ini mendapatkan sabu dari YI. Kemudian UR jual ke OH,” katanya, Kamis (27/9/2018).
Hengki menambahkan, saat ditangka, YI sama sekali tak melakukan perlawanan.
“YI kita tangkap saat berada di dalam angkot di kawasan Mangga Besar Raya,Jakarta Barat,” jelasnya.
Hingga kini, kata Hengki, penyidik masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan besarnya.
Selain itu, penyidik juga terus melakukan penyelidikan terkait ada atau tidaknya pejabat-pejabat lain yang terlibat.
“Kami masih lakukan pengembangan ya,” jelasnya.