Categories
Andy William Sinaga Nasional Pilpres 2019

Banyak Buruh Tak Dapat Undangan Mencoblos, Kenapa?

POJOKSATU.id, JAKARTA – Labor Institute Indonesia atau Institut Kebijakan Alternatif Perburuhan Indonesia menghimbau agar para pengusaha meliburkan pekerjanya pada saat Pemilu 2019.
Pengusaha harus menaati Keputusan Presiden No 10 Tahun 2019 Tentang Hari Libur Nasional Pemilu, 17 April 2019 dan Surat Edaran Menaker Hanif Dhakiri tentang pemberian hari libur bagi pekerja untuk untuk mencoblos pada saat Pemilu.
Sekretaris Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga mengatakan, belajar dari pengalaman Pilkada tahun lalu, masih ada perusahaan atau pengusaha yang “memaksa” buruhnya untuk bekerja pada saat hari pencoblosan.
Selain itu, Labor Institute Indonesia menghimbau agar KPU khususnya di daerah yang terpencil seperti Buruh Perkebunan dan Pertambangan untuk memastikan para buruh menunaikan hak pilihnya, terutama penyedian Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Wilayah industri sawit di pelosok Kalimantan dan Papua menurut pemantauan Labor Institute masih banyak buruh yang belum mendapatkan undangan untuk memilih,” kata Andy.
Ia meminta penyelengara Pemilu untuk aktif jemput bola agar hak suara para buruh dapat tersalurkan dalam Pemilu 2019 yang tingga beberapa hari lagi.
“Panitia Pemilih Kecamatan di Papua dan Kalimantan harus segera bergerak jemput bola 6 hari sebelum hari “H” Pemilu,” tandas Andy.
(one/pojoksatu)