Categories
Anak Disiram Air Panas Kekerasan Anak Nasional orang tua asuh

Kisah Pilu Anak Yatim Disiram Air Panas, Wajah dan Tangan Melepuh

POJOKSATU.id, DEPOK – Kasus anak yatim disiram air panas di Cinere, Depok, Jawa Barat mendapat perhatian publik.
Anak Yatim berinisial SA disiram air mendidih di dalam kamar mandi rumah kontrakan orang tua asuhnya di Jalan Haji Limun, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Depok.
Akibatnya, bocah perempuan berusia 10 tahun tersebut mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.
Kulit wajah, tangan dan kaki SA melepuh akibat tersiram air panas. Mata sebelah kiri SA juga bengkak.
Penyiraman air panas bermula saat korban membeli soto bersama ibu dari pelaku. Saat itu, ibunda pelaku tengah menggendong cucu (anak pelaku).
Korban bercanda dengan menempelkan plastik berisi soto kepada anak tersebut.
“Awalnya si korban ini nempelin kuah soto ke adik tirinya (anak kandung pelaku). Dia bilang cuma becanda,” ucap Ketua RW 02 Kelurahan Pangkalan Jati, Suryadi.
Anak disiram air panas di Cinere Depok menjalani perawatan di RS
Anak pelaku yang masih kecil menangis lantaran merasakan panas dari plastik berisi soto tersebut.
Ibu dari pelaku marah lantaran cucunya menangis usai ditempelkan plastik berisi soto. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pelaku.
Pelaku marah besar. Pelaku pergi ke dapur memasak air hingga mendidih. Selanjutnya, korban SA dibawa ke kamar mandi untuk disiram air mendidih.
“Jadi dia masak dulu tuh air. Pas air sudah mendidih, si korban dibawa ke kamar mandi. Diguyur dengan posisi tangan ke depan,” tambah Suryadi.
BACA: Anak Yatim Disiram Air Panas, Pasutri Ditangkap 
Setelah disiram air panas, korban masih dipukul dan ditampar.
Selain disiram air panas, korban juga pernah dipukul pakai sapu. Bahkan dia pernah dilempari power bank.
Kejadian itu tak diketahui tetangga lantaran korban tidak pernah menangis atau menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang lain.
Korban tak menceritakan penyiksaan yang dilakukan orang tua asuhnya lantaran takut tidak diberi makan dan diusir dari rumah.
“Saya tanya waktu disiram air panas nangis nggak? Dia (SA) jawab nggak. Kalau aku nangis ditambahi (siksaannya). Jadi diem”, ujar Tuti, tetangga korban.
Terduga pelaku siram air panas anak yatim. (istimewa)
Kasus penganiayaan yang dialami SA terbongkar saat tetangga melihat luka melepuh di bagian wajah, kaki dan tangan korban.
Korban dibawa ke puskesmas untuk menjalani perawatan. Namun pihak puskesmas angkat tangan lantaran lukanya cukup parah.
Korban kemudian dirujuk ke RS Fatmawati. Di rumah sakit ini lah korban didesak menceritakan kejadian yang dialaminya.
Setelah itu warga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Sejumlah saksi telah diperiksa polisi, termasuk orang tua pelaku.
BACA: Cantik tapi Biadab, Orang Tua Asuh Siram Anak Air Panas
Paur Humas Polresta Depok Ipda Made Budi membenarkan laporan tersebut. Ia menyebut kasus itu dilaporkan oleh tetangga korban ke PPA Polresta Depok.
Polisi pun langsung mendatangi rumah terduga pelaku. Namun ketika polisi datang, rumah terduga pelaku sudah dalam keadaan kosong.
“Anggota masih mencari pelaku diduga ibu angkatnya yaitu SN. Sampai saat ini pelaku masih terus dalam pencarian anggota PPA Polresta Depok masih terus dalam proses penyelidikan,” ucap Ipda Made Budi.
(one/pojoksatu)

Categories
Anak Disiram Air Panas Kekerasan Anak Nasional orang tua asuh

Anak Yatim Disiram Air Panas, Pasutri Ditangkap

POJOKSATU.id, DEPOK – Polisi gerak cepat mengusut kasus dugaan anak yatim disiram air panas oleh orang tua angkatnya di Cinere, Depok, Jawa Barat.
Tetangga korban, Anggar Asmaul Alfia mengatakan, pasangan suami istri (pasutri) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak yatim berinisial SA (10) telah ditangkap polisi.
Sedangkan anak pasutri yang diduga menyiram SA dengan air panas hingga kini masih buron.
“Nyokap dari si Cantika dan suaminya nyokapnya Cantika sudah ditahan di Polres Depok hari ini. Dan aku menyaksikan langsung sambil mau bikinin kopi buat Pak RT/RW kesayangan yuhuu,” kata Anggar melalui InstaStory, Rabu (29/5/2019).
Anggar Asmaul Alfia, tetangga korban. (Instagram)
Menurut Anggar, keberadaan Cantika sudah terlacak oleh polisi. Hal itu sesuai pengakuan orang tua Cantika saat diperiksa polisi.
“Dan katanya tadi si Cantika ini posisinya ada di daerah Pondok Labu karena sudah disadap oleh polisi terlacak gitu deh,” kata Anggar.
“Yang ditahan orangtuanya dulu buat dimintai keterangan baru nyokapnya Cantika suruh ngaku kalo anaknya ada dimana sekarang,” tandas Anggar.
BACA: Cantik tapi Biadab, Orang Tua Asuh Siram Anak Air Panas
Sebelumnya, kasus kekerasan anak yang menimpa SA dilaporkan ke Polres Depok pada Selasa, 28 Mei 2019.
Setelah mendapat laporan, penyidik kepolisian langsung mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi.
Terduga pelaku siram air panas anak yatim. 
Paur Humas Polresta Depok Ipda Made Budi membenarkan laporan tersebut. Ia menyebut kasus itu dilaporkan oleh tetangga korban ke PPA Polresta Depok.
BACA: Kronologi Anak Yatim Piatu Disiram Air Panas Orang Tua Asuh
Polisi pun langsung mendatangi rumah terduga pelaku. Namun ketika polisi datang, rumah terduga pelaku sudah dalam keadaan kosong.
“Anggota masih mencari pelaku diduga ibu angkatnya yaitu SN. Sampai saat ini pelaku masih terus dalam pencarian anggota PPA Polresta Depok masih terus dalam proses penyelidikan,” ucap Ipda Made Budi.
(one/pojoksatu)

Categories
Anak Disiram Air Panas Kekerasan Anak Nasional orang tua asuh

Anak Yatim Disiram Air Panas, Polisi Bilang Begini

POJOKSATU.id, DEPOK – Kasus anak yatim disiram air panas di Cinere Depok menggugah hati nurani tetangganya.
Bocah perempuan berisnisial SA (10) itu disiram air panas oleh orang tua asuhnya di dalam kamar mandi rumah kontrakan orang tua asuhnya di Jalan Haji Limun, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat.
Akibat kejadian itu, korban harus dilarikan ke RS Fatmawati untuk menjalani perawatan intensif.
Selain disiram air panas, korban juga berulang kali disiksa. Korban pernah dipukuli sapu hingga dilempari power bank oleh orang tua angkatnya.
Kasus kekerasan anak tersebut telah dilaporkan ke Polres Depok pada Selasa, 28 Mei 2019.
BACA: Kronologi Anak Yatim Piatu Disiram Air Panas Orang Tua Asuh
Setelah mendapat laporan, penyidik kepolisian langsung mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi.
Paur Humas Polresta Depok Ipda Made Budi membenarkan laporan tersebut. Ia menyebut kasus itu dilaporkan oleh tetangga korban ke PPA Polresta Depok.
Polisi pun langsung mendatangi rumah terduga pelaku. Namun ketika polisi datang, rumah terduga pelaku sudah dalam keadaan kosong.
“Anggota masih mencari pelaku diduga ibu angkatnya yaitu SN. Sampai saat ini pelaku masih terus dalam pencarian anggota PPA Polresta Depok masih terus dalam proses penyelidikan,” ucap Ipda Made Budi.
(one/pojoksatu)

Categories
Anak Disiram Air Panas Kekerasan Anak Nasional orang tua asuh

Kronologi Anak Yatim Piatu Disiram Air Panas Orang Tua Asuh

POJOKSATU.id, DEPOK – Bocah perempuan berusia 10 tahun berinisial SA disiram air panas oleh orang tua angkatnya di Jalan Haji Limun, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Depok.
Akibatnya, anak yatim piatu tersebut mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Korban terpaksa dilarikan ke RS Fatmawati untuk menjalani perawatan intensif.
Suryadi, Ketua RW 02 Kelurahan Pangkalan Jati mengatakan, korban disiram air panas di dalam kamar mandi rumah kontrakan orang tua asuhnya di Cinere, Depok.
BACA: Cantik tapi Biadab, Orang Tua Asuh Siram Anak Air Panas
Suryadi menceritakan kronologi kejadian yang menimpa SA. Awalnya, disuruh beli soto, kemudian dia bercanda dengan menempelkan kuah soto ke anak kandung pelaku.
“Awalnya si korban ini nempelin kuah soto ke adik tirinya (anak kandung pelaku). Dia bilang cuma becanda,” ucap Suryadi.
Kejadian itu membuat pelaku marah besar. Pelaku merasa anaknya dianiaya oleh SA.
Akhirnya, pelaku pergi ke dapur memasak air hingga mendidih. Selanjutnya, korban SA dibawa ke kamar mandi untuk disiram air mendidih.
“Jadi dia masak dulu tuh air. Pas air sudah mendidih, si korban dibawa ke kamar mandi. Diguyur dengan posisi tangan ke depan,” tambah Suryadi.
BACA: Anak Yatim Piatu Disiram Air Panas, Selamat Berkat Tetangga
Selain disiram air panas, korban juga pernah dipukuli sapu dan dilempari power bank.
Merasa prihatin dengan kondisi SA, Suryadi pun berjanji bakal mengambil alih hak asuh bocah nahas itu.
“Saya bilang kalau andai kata sembuh, sudah ikut bapak aja. Dia bilang dia sudah enggak punya bapak enggak punya ibu. Dia punya sudara empat, dua diantaranya di jalanan, dia punya adik dipungut orang. Nah katanya sekolah, tapi sekolah cuma Sabtu doang,” pungkas Suryadi.
(one/pojoksatu)

Categories
Anak Disiram Air Panas Kekerasan Anak Nasional orang tua asuh

Anak Yatim Piatu Disiram Air Panas, Selamat Berkat Tetangga

POJOKSATU.id, JAKARTA – Anak yatim piatu disiram air panas oleh orang tua asuhnya di Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.
Bocah perempuan berinisial SA alias CA itu berhasil diselamatkan tetangganya. Ia langsung dibawa ke puskesmas, kemudian dirujuk RS Fatmawati.
SA mengalami luka di sekujur tubuhnya lantaran dianiaya orang tua asuh. Wajahnya melepuh akibat tersiram air panas.
Selain disiram air panas, SA juga pernah dipukuli gagang sapu dan dilempari power bank.
Meski berulang kali disiksa, SA tak berani menceritakan kejadian yang dialaminya ke orang lain karena takut diusir oleh orang tua asuhnya.
BACA: Cantik tapi Biadab, Orang Tua Asuh Siram Anak Air Panas
SA sempat dibawa ke puskesmas untuk menjalani perawatan medis. Namun pihak puskesmas angkat tangan.
Akhirnya SA dirujuk ke RS Fatmawati untuk menjalani perawatan intensif. Setelah menjalani perawatan, SA akhirnya diperbolehkan pulang ke Depok.
CA, korban penyiraman air panas menjalani perawatan
Untuk sementara waktu, SA tinggal di rumah salah satu ketua RW di Kelurahan Pangkalan Jati, Depok.
“Kata dokter, Caca sudah boleh pulang. Ternyata lukanya cepat sekali mengering dan gak jadi dioperasi,” kata tetangga SA, Anggar Asmaul Alfia di InstaStory, Rabu (29/5).
“Senangnya kalau sekiranya ada yang mau nemuin Caca kalau udah di sini aja ya kakak-kakak, kl di rumah sakit kan ribetnya poulll, harus steril lah kita kan pada buluk-buluk bgt ini wkwkwk,” imbuhnya.
(one/pojoksatu)

Categories
Anak Disiram Air Panas Kekerasan Anak Nasional orang tua asuh

Cantik tapi Biadab, Orang Tua Asuh Siram Anak Air Panas

POJOKSATU.id, JAKARTA – Foto dan video anak korban penyiksaan orang tua asuh viral di media sosial.
Korban berinisial CA, anak yatim piatu. Korban diasuh oleh orang tua angkatnya di Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.
Kronologi penyiksaan CA diceritakan oleh tetangganya, Anggar Asmaul Alfia. Pemilik akun @anggarasmaull memposting video CA yang mengalami beberapa luka di tubuhnya.
Anggar menyebut CA pernah disiram air panas, dipukul gagang sapu, dan dilempari power bank. Akibatnya, wajah CA melepuh.
“Dilempari power bank? Sudah Caca rasain. Dipukul pakai gagang sapu? Suda Caca rasain. Disiram air panas? Sudah caca rasain,” kata Anggar, Selasa (28/5).
CA, korban yang disiram air panas orang tua asuh
Menurut Anggar, pelaku kekerasan berjumlah tiga orang, termasuk orang tua asuhnya sendiri.
Orang tua asuh CA memiliki paras cantik dan masih muda. Namun dia sangat kejam.
Ia menyebut CA sempat dilarikan ke puskesmas, tetapi pihak puskesmas angkat tangan. Sebab luka yang diderita bocah perempuan itu sangat parah. Akhirnya, CA dirujuk ke RS Fatmawati.
“Ini sudah cukup parah sebelumnya, luka yang ada di Caca gak bisa ditanganin oleh pihak puskesmas di sini dan dilarikan ke RS Fatmawati,” tambahnya.
Terduga pelaku kekerasan anak
Anggar menceritakan, awalnya CA tidak mengakui jika dia disiram air panas oleh orang tua asuh. Ia tetap membela orang tua asuhnya meski sudah berulang kali telah disiksa.
Dikatakan Anggar, korban enggan menceritakan kondisi yang dialaminya kepada orang lain.
Menurutnya, CA adalah anak yang baik, cantik, ramah, dan rajin. Setiap hari dia menyapu di pekarang rumah.
“Dia tinggal di Pangkalan Jati. Satu gang sama aku,” kata Anggar seraya meminta kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) agar turun tangan menginvestigasi kasus kekerasan yang dialami CA.
(one/pojoksatu)