Categories
Adi Wiryatama Bali Ketua DPRD Bali Nasional

Didoakan Stroke dan Cepat Mati, Ketua DPRD Lapor Polisi

POJOKSATU.id, BALI – Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama, mendatangi Polda Bali, Selasa sore (7/5). Politisi senior PDIP ini melaporkan pemilik akun yang mendoakannya stroke dan cepat mati.
Adi Wiryatama mengaku terhina, difitnah dan tak terima dengan postingan buruk yang diungah di sebuah grup Facebook.
Ketua DPRD Bali periode 2014-2019 ini melapor ke Polda Bali dengan diwakili tim kuasa hukumnya I Gede Wija Kusuma dkk.
Ditemui usai melapor di SPKT Polda Bali, Wija Kusuma menyatakan bahwa kedatangannya ke Polda Bali itu untuk melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Semeton Rai Santini di akun grup media sosial Facebook.
Dijelaskan, hingga pihaknya melaporkan Semeton Rai Santini itu bermula dari postingan ke grup facebook Info Tabanan pada Minggu (5/5) sekitar pukul 15.00 lalu.
Sesuai postingan kata Wija Kusuma, akun ini mengupload foto Adi Wiratama dengam tulisan “Selamat atas terpilihnya kembali bapak I N Adi Wiratama sebagai anggota DPR Provinsi Bali. Tyang doakan agar segera kena OTT KPK, lalu stres, struk, mati dan dinasti Tabanan hancur. Itu doa terbaik tyang. Astungkara.”
Menurut Wija Kusuma, kliennya keberatan dengan postingan tersebut karena merasa nama baiknya telah dicemarkan oleh pemilik akun tersebut.
“Beliau juga merasa terhina dan difitnah serta nama baiknya dicemarkan oleh terlapor,” kata Wija Kusuma, sebagaimana dilansir Radar Bali, Selasa (7/5).
Karena merasa keberatan dengan postingan tersebut, kliennya pun melaporkan hal itu ke Polda Bali.
“Beliau merasa keberatan ada akun yang menyatakan bahwa ada ucapan selamat tetapi di balik ucapan selamat itu ada penghinaan dan fitnah,” katanya.
“Oleh karena itu sebagai warga negara yang sadar hukum dan sadar akan haknya beliau melaporkan ke Reskrimsus tentang perbuatan tidak menyenangkan dan fitnah berdasarkan Pasal 27 ayat (3) Undang Undang RI tentang ITE juncto Pasal 310 KUHP,” pungkasnya.
(rb/mar/pra/mus/jpr)