Categories
aceh besar ladang ganja Nasional

BNN Musnahkan Ladang Ganja Seluas 1,5 Hektare di Aceh

POJOKSATU.id, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional (BNN) dibantu TNI dan Polri memusnahkan tanaman ganja yang ditanam di lahan seluas 1,5 hektar di Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Total ada 15 ton ganja basah yang dimusnahkan.
Pemusnahan lahan ganja itu langsung dipimpin Kasubdit Narkotika Sintetis Deputi Bidang Pemberantasan BNN Kombes Pol Iwan Eka Putra.
Kombes Pol Iwan Eka Putra mengatakan, penemuan lahan ganja 1,5 hektar ini berawal dari informasi masyarakat, kemudian ditindaklanjuti oleh petugas BNN.
“Proses penyelidikan kurang lebih 1-2 minggu untuk kemudian dimusnahkan,” ungkap Kombes Pol Iwan Eka dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/2).
Menurut Eka, dari hasil penyelidikan tim, ladang ganja tersebut mempunyai tingkat kerapatan tanaman sekitar ± 1 – 4 batang per meter persegi dan berada di ketinggian sekitar ± 286 MDPL.
Di mana 1 batang tanaman ganja tersebut dapat menghasilkan ganja basah sebanyak 650 gram. Tak hanya itu, pertama kalinya BNN juga memusnahkan ladang ganja seluas 1,5 hektar.
“Ganja basah sebanyak15 ton itu siap dipanen. Dengan begitu, tim gabungan ini berhasil memusnahkan tanaman ganja itu,” ungkapnya.
Karena itu, BNN menghimbau agar seluruh masyarakat di Indonesia khususnya Aceh Besar untuk tidak lagi menanam tanaman ganja, karena ganja mempunyai kandungan zat THC (Tetra Hydro Cannabinol) yang sangat berbahaya.
“Ini merupakan tanaman yang dilarang, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Oleh karena itu, bagi siapa saja yang masih menanam maka akan dipidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Eka.
(fir/pojoksatu)