Dua Pengurus PA 212 Tersangka Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng, Ini Identitasnya

POJOKSATU.id, JAKARTA – Polisi telah menetapkan 13 tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap buzzer dan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.
Dipastikan, dua diantara para tersangka itu adalah pengurus DPP Persaudaraan Alumni (PA) 212.
Demikian disampaikan Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif kepada wartawan dalam konferensi pers di Sekretariat PA 212, Jalan Condet Raya, Jakarta Timur, Rabu (9/10/2019).
BACA: Penuhi Panggilan Penyidik Kasus Ninoy Karundeng, Sekretaris FPI Ogah Ladeni Wartawan
“Informasi yang didapat dari pengacara, ada dua aktivis PA 212 (jadi tersangka),” tuturnya.
Diantaranya adalah Sekretaris Umum PA 212, Bernard Abdul Jabbar.
“Ada juga salah satu wakil bendahara kami yang kebetulan memang pengurus DKM Al-Falah, Bapak Supriadi. Itu juga sudah menjadi tersangka,” lanjut Slamet.
Slamet menuturkan, Masjid Al-Falah di Pejompongan, Jakarta Pusat itu digunakan tempat bantuan medis bagi korban yang terkena gas air mata.
BACA: Polisi Tak Bertaring Ungkap Kelompok Buzzer di Belakang Ninoy Karundeng
Ketika demo mahasiswa dan pelajar yang menggelar demo di kawasan Senayan itu berakhir dengan kerusuhan.
Untuk diketahui, polisi telah menetapkan 13 tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan Ninoy Karundaeng.