Emak-emak Cecar Santri yang Demo di Depan Bawaslu, “Mas, dari Pesantren Mana? Bayaran?”

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebuah video yang memperlihatkan aksi yang dilakukan oleh massa mengatasnamakan Aliansi Santri Bersatu di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI pada Jumat (10/5) kemarin viral di sosial media.
Bukan karena orasi maupun aksinya, video tersebut justru viral lantaran membongkar asal-usul peserta aksi yang mengklaim berasal dari kalangan santri.
Dalam video berdurasi hampir satu menit yang diunggah di media sosial itu terlihat seorang emak-emak yang mengenakan kerudung biru cukup berani dengan menghampiri peserta.
“Pak dari pesantren mana? Aliansi pesantren, pesantren mana?” tanya emak-emak kepada orator.
Alih-alih memberi jawaban, sang orator yang berada di atas mobil komando tetap melanjutkan orasinya meski sempat menengok emak-emak tersebut.
Beberapa peserta yang berada di atas mobil komando pun terlihat diam saat ditanya hal serupa.
Tak cukup sampai di situ, emak-emak berkerudung biru itupun kembali melanjutkan pertanyaannya kepada para peserta yang berada di bawah mobil komando.
“Ini loh ngakunya aliansi santri bersatu. Mas dari pesantren mana mas?” lanjutnya bertanya.
Belasan peserta aksi yang memakai baju koko putih, kopyah hitam, dan memakai masker hijau pun tampak kebingungan dengan pertanyaan yang dilontarkan secara spontan itu. Beberapa di antaranya justru saling tatap dan melempar muka saat ditanya.
“Ayo, enggak tahu kan? Bayaran. Namanya aliansi santri bersatu, tapi enggak tahu dari pesantren mana,” lanjut emak-emak.
Di akhir video, seorang peserta akhirnya buka suara saat ditanya soal jumlah peserta yang menggelar aksi dan membawa beragam spanduk dukungan kepada Bawaslu dan KPU RI itu.
“Langsung tanya ke korlapnya mbak,” balas salah seorang peserta.

(dik/rmol/pojoksatu)

Mengapa Kasus Buku Merah Luput dari Perhatian TGPF Kasus Novel Baswedan?
Wednesday July 17, 2019

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian diminta memasukkan daftar kasus yang tengah dibidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat Novel Baswedan belum diserang orang tak dikenal. Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum Novel Baswedan, Alghifari Aqsa dalam menanggapi hasil investigasi TGPF yang menyebut insiden penyerangan kliennya berkaitan dengan 6…

Read the full article

The post Mengapa Kasus Buku Merah Luput dari Perhatian TGPF Kasus Novel Baswedan? appeared first on M88bet.