Siti Aisyah Pingsan Saat Tiba di Kampung Halaman

POJOKSATU.id, JAKARTA – Siti Aisyah pingsan saat baru tiba di kampung halamannya di Kampung Rancasumur, Desa Sindang Sari, Pabuaran, Kabupaten Serang, Selasa (12/3).
Siti Aisyah tiba pada pukul 21.35 WIB. Tapi bukan kediaman kedua orang tuanya yang disasar, melainkan singgah terlebih dahulu ke kediaman keluarga besarnya. Kediaman yang dituju adalah milik Kepala Desa Sindangsari, Indra Mutai.
Siti Aisyah tiba dengan menumpang mobil Kijang Innova berplat merah dengan nomor polisi B 1279 PQQ.
Iring-iringan musik rebana dan salawat menyambut kedatangan Aisyah. Sementara warga sekitar berjubel berdiri di depan rumah Indra. Mereka tidak beranjak pergi sekalipun hujan gerimis mengguyur daerah Pabuaran.
Namun begitu, Siti Aisyah tidak memberi sambutan kepada warga. Dia juga tidak memberi keterangan kepada awak media yang menunggu.
Siti Aisyah (tengah) bersama Kedubes RI untuk Malaysia dan Menkumham Yasonna Laoly
Siti Aisyah, sebagaimana dituturkan Indra, datang dalam keadaan yang sangat lemah. Bahkan pertama masuk rumah, Siti Aisyah pingsan.
“Keadaan sekarang dia pingsan jadi tidak bisa berbuat apa-apa dari kemarin sudah lelah. Dari Jakarta sudah lelah, oleh karena itu saya mohon maaf Siti Aisyah tidak bisa diwawancarai,” ucap Indra kepada awak media, sebagaimana dikutip RMOLBanten.
Indra selaku perwakilan pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan kementerian terkait dan pihak-pihak yang telah membantu pembebasan Aisyah.
“Kami juga ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan semuanya,” tandas Indra.
Siti Aisyah
Siti Aisyah dibebaskan dalam kasus dugaan pembunuhan Kim Jong Nam, kakak Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un di Malaysia.
Siti Aisyah bebas setelah jaksa mencabut dakwaan pembunuhan terhadapnya dalam sidang yang berlangsung di Malaysia, Senin (11/3/2019) pagi.
Siti Aisyah dan Doan Thi Huong mengaku mereka diperdaya orang yang mirip orang Jepang atau Korea. Orang itu membayar mereka RM400 atau sekitar Rp1,2 juta untuk melakukan perintah orang tersebut. Siti Aisyah mau melakukannya karena menyangka sebagai acara kelakar untuk televisi.
Bersama dengan warha negara Vietnam, Doan Thi Huong, Siti dituduh membunuh Kim Jong Nam dengan mengusapkan zat beracun VX pada wajah cucu pendiri Korea Utara itu saat dia tengah menunggu pesawat di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Februari 2017.
(one/pojoksatu)