Jangan Mengelak Lagi, Komnas HAM Minta Presiden Jokowi Turun Tangani Kasus Novel Baswedan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Untuk mengungkap penyerangan terhadap Novel Baswedan, satu-satunya jalan adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun ikut menangani kasus tersebut.
Jokowi, harus ikut mengawasi jalannya Tim Gabungan Pencari Fakta (TGP) kasus Novel Baswedan.
Demikian ditegaskan Wakil Ketua Bidang Eksternal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Sandrayati Moniaga dalam konferensi pers di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/12).
“Presiden RI harus memastikan terbentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta kasus Novel. Kapolri untuk mendukung, mengawasi pelaksanaannya,” ujarnya.
Peran serta aktif Jokowi itu, jelas Sandra, sebagai upaya mempercepat penyelesaian dan pengungkapan kasus yang menimpa penyidik senior KPK itu.
Komnas HAM Blak-blakan, Ada Pihak Halangi Penyelidikan Kasus Novel Baswedan, Ini Cirinya
“Itu untuk mempercepat upaya pengungkapan peristiwa penyerangan terhadap Novel,” tegasnya.
Hingga saat ini, tambah Sandra, kasus Novel belum menemui titik terang terkait siapa pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum.
“Sampai saat ini, kejahatan tersebut belum terungkap, belum ada satu pun pelaku yang dijadikan tersangka,” tandasnya.
Sementara, Komisioner Komnas HAM Chairul Anam memastikan adanya pihak-pihak tertentu yang sengaja menghalang-halangi proses penyelidikan kasus teror yang terjadi pada 11 April 2017 lalu.
“Pihak-pihak itu adalah perencana, pengintai dan pelaku kekerasan,” beber Chairul Anam.